Record of Youth Ep. 13.2

Gyeong Jun kembali membalas komentar negatif tentang Hye Jun. Ia memberi tahu pada Hye Jun, kalau Tae Su datang. Pembicaraan mereka menjadi pertengkaran. Hye Jun merasa Gyeong Jun berpihak pada Tae Su. Sementara, Gyeong Jun tidak tahu kelicikan Tae Su, karena Hye Jun tak pernah cerita.

Hae Hyo menganggap Yi Yeong telah mengambil semua yang ia perjuangkan dengan keras, dengan membeli followers bagi Hae Hyo. Itu sangat memukul harga diri Hae Hyo. Yi Yeong menyalahkan Tae Kyeong yang dianggapnya membuat anak-anak mereka tidak bisa diatur.

Hae Hyo datang minta ditemani Jeong Ha duduk di taman bermain. Setelah diam-diaman selama 30 menit, akhirnya Jeong Ha tidak tahan. Hae Hyo ngambek pada Jeong Ha, tapi itu justru membuatnya melupakan kemarahannya. Mereka pergi sambil tertawa,

Jang Man menemui kakek Min Ki. Alasan sebenarnya ia tidak memperkejakan Yeong Nam adalah ia tak mau sahabat karibnya cacat. Kakek Min Ki punya ide, ia akan menjadikan Yeong Nam sebagai managernya.

Hye Jun mampir ke kantor Tae Su. Hye Jun minta Tae Su tidak lagi mendekati dirinya, atau keluarganya. Tae Su berkata kalau Hye Jun salah paham, Gyeong Jun tidak menerima hadiah yang ia berikan. Hye Jun menelpon, meminta maaf pada Gyeong Jun.

Min Jae dan Hye Jun pergi ke kantor pengacara ternama, tak disangka Ji A bertugas mengurus masalah pencemaran nama baik Hye Jun.

Yi Yeong tidak mau keluar kamar dan tidak mau makan. Hae Na minta tolong Ae Suk membujuknya.

Gyeong Jun bertemu dengan Min Ja dan Ji A, ia dituntut balik oleh orang yang menjelekkan Hye Jun.

Hae Ji, artis yang dikenalkan pada Jeong Ha, ternyata penonton setia live-show Jeong Ha. Ia langsung setuju bekerja sama dengan Jeong Ha. Jeong Ha berterima kasih pada Hae Hyo. Ia titip pesan pada Hae Hyo untuk menyamapaikan ke Hye Jun, ia akan telpon Hye Jun secepatnya.

Yi Yeong bertanya kenapa Ae Suk masih kerja? Ae Suk menjawab kehidupannya adalah miliknya, kehidupan Hye Jun adalah milik Hye Jun. Yi Yeong yang sekarang, berusaha memahami jalan pikiran Ae Suk.

Kakek Min Ki memberikan semua uang penghasilannya hari ini ke Yeong Nam. Sekarang, ia punya kesempatan untuk membantu Yeong Nam. Kakek Min Ki minta Yeong Nam menjadi managernya.

Jeong Ha minta Hye Jun tidak sering datang ke rumahnya. Ia tidak mau Hye Jun terkena gosip lagi. Hye Jun justru ingin membuka hubungan mereka pada publik. Jeong Ha tidak setuju, bagaimana kalau mereka pisah? Juga, apakah Hye Jun bahagia, setelah karirnya melonjak dengan pesat? Pertanyaan yang tak terjawab.

Di tempat shooting drama, Tae Su menelpon Hye Jun dan berkata ia punya kesempatan membela Hye Jun. Headline gosip besok; ‘Apakah Hye Jun adalah orang terakhir yang bicara dengan Charlie Jung’. Semua heboh membicarakannya.

Bersambung

Komentar aku: hmm… ini pasti editing separuh lagi. Alias adegan itu akan keluar di setengah episode 14. Argh…

Record of Youth Ep. 13.1

Jeong Ha mengajak Hae Hyo masuk rumahnya. Hae Hyo berterima kasih karena Jeong Ha menghubunginya saat ia perlu bantuan. Hye Jun menelponnya dari Singapore, Jeong Ha menyuruhnya istirahat saja. Hae Hyo minta Jong Ha tidak merasa sungkan meminta bantuan padanya.

Min Jae membaca gosip terbaru, ‘Jin Seo U dan Sa Hye Jun berpacaran saat main di drama komedi romantis.’ Ia pusing menghadapi gosip-gosip yang terus berdatangan. Sementara, Su Man justru ditegur dan disuruh menggali berita tentang Hye Jun dan tidak mempedulikan fakta.

Hye Jun mampir ke salon Jeong Ha, khawatir penerimaan Jeong Ha atas gosip dirinya.  Jeong Ha mengaku tidak lagi membaca gosip. Ia percaya pada Hye Jun. Ia juga tidak ingin Hye Jun terpengaruh gosip,

Ae Suk memberi tahu Yeong Nam, kalau semua orang menyuruhnya menggunakan uang Hye Jun, untuk buka toko, beli rumah, tidak bekerja, dll… Ae Suk ingin memastikan kalau mereka tetap bisa mandiri. Yeong Nam setuju, meski sebenarnya Jang Man sudah tidak lagi memberinya pekerjaan.

Yi Yeong kesal karena drama-drama Hye Jun terus di rerun. Hae Hyo heran ibunya tidak semangat seperti dulu. Hae Hyo minta Yi Yeong mempercayai putranya. Yi Yeong juga tidak suka Hae Hyo bertemu Do Ha, karena mengingatkannya pada Tae Su.

Tae Su makan siang bersama Su Man. Su Man akan memperlihatkan foto Hye Jun bersama make-up artistnya. Su Man minta masukkan dari Tae Su. Su Man lalu pergi ke kantor polisi. Sayangnya, detektif yang mengurus kasus Charlie Jung justru membuat Su Man berpikir Hye Jun ada hubungan dengan Charlie.

Tae Su mendatangi Min Jae, ia memberi tahu kalau Su Man punya foto Hye Jun – Jeong Ha. Sebagai balasan, ia minta Min Jae membujuk Hye Jun agar mau bekerja sama dengan Tae Su lagi. Tak berhasil dengan Min Jae, Tae Su mendatangi tempat kerja Gyeong Jun, berusaha mempengaruhi agar Hye Jun kembali padanya.

Do Ha mengatakan ia menyelidiki account IG Hae Hyo dan punya bukti kalau followers Hae Hyo palsu. Kalau Hae Hyo tidak tahu menahu tentang itu, apa artinya Yi Yeong yang membeli followers Hae Hyo?

Hye Jun bertemu Min Jae setelah shooting, untuk memperbaharui kontrak kerja mereka.

Hae Hyo tidak berhenti memikirkan ucapan Do Ha. Di dalam hatinya, ia tahu kalau Do Ha benar. Sementara, Hae Na justru senang menggoda ibunya. Ia sengaja pamit ke Yi Yeong untuk pacaran dengan Jin Wu.

Hye Jun senang pulang ke kamarnya dan disambut Ae Suk. Ae Suk senang Jeong Ha menerima undangan makan bersama. Hye Jun disuruh memilih tanggalnya.

Jeong Ha menyirami tanaman dari Hye Jun, mengucapkan salam, mematikan lampu dan mengunci pintu salon.

Bersambung

Komentar aku: hahaha… muka Ae Suk waktu Hye Jun berkata dua wanita yang mengubah nasibnya adalah Min Jae dan jeong Ha. Sabar bu… Hye Jun sayang berat kok sama ibu Ae Suk.

Itu ya atasan Su Man, kenyataan tergantung dari sudut pandang. Oh, oh, oh… Dunia entertainment sama dunia politik sepertinya 11-12.

18 Again Ep. 08.2

Il Kwon menyebutkan nama-nama mereka yang masuk team, Ja Sung, Shi Woo dan Woo Young, semua masuk dalam team basket SMA Serim. Kepala sekolah setuju dengan keputusan Il Kwon dan menepuk bahu Il Kwon.

Da Jung mengirim pesan pada orang tua murid mengenai suap yang diminta Il Kwon dan mengajak bertemu. Yang hadir hanya Woo Young, mewakili ayahnya yang sibuk bekerja.

Woo Young menyuruh Da Jung menunggu, membelikan obat pencernaan dan memijat telapak tangan Da Jung. Membuat Da Jung teringat perlakuan Dae Young kalau ia sedang stress. Di rumah In Ja juga mengingatkan, ia akan selalu ada untuk Da Jung.

Woo Young berkunjung ke makam ibunya. Joo Man minum-minum dan menjadi abusive setelah mengetahui istrinya terkena kanker. Ibunya memeluk Dae Young dan berkata ia sangat mencintainya, sebelum Dae Young pergi bertanding. Saat memenangkan pertandingan, ibunya meninggal.

Dae Young ingat, ia pergi dari rumah karena menganggap Joo Man tidak berbuat apa-apa selain minum-minum, menyembunyikan penyakit ibunya dari Dae Young, bahkan menyuruh Da Jung melakukan aborsi.

Dae Young bertemu Joo Man yang juga datang ke pemakaman. Joo Man mengakui ia salah tidak memberi kesempatan pada Dae Young untuk berpamitan dengan baik pada ibunya.

Dae Young melihat Joo Man duduk di kursi senior. Ia tidak ingin tumbuh menjadi ayahnya. Tapi, kenyataan berbicara lain. Shi Woo pernah berkata ia sudah terbiasa dikecewakan ayahnya yang mementingkan diri sendiri. Dae Young perlahan berubah menjadi Joo Man, di mana alkohol menjadi pelarian.

Setiap kali dunia menekannya, setiap kali itu pula ia berteriak pada kedua anaknya. Makin lama, jarak antar mereka menjadi semakin jauh. Dae Young tidak bisa menahan tangis.

Dae Young mengundang Joo Man datang menonton, ia dan Shi Woo akan bermain. Joo Man berjanji akan datang.

Il Kwon membuat keputusan baru Ia mendudukkan Shi Woo dan Woo Young di bangku cadangan. Kepala sekolah melihat itu dan mengatakan kalau mereka kalah, ia akan mengganti pelatih, segera!

Di babak kedua, Il Kwon terpaksa memasukkan Woo Young dan Shi Woo.

Joo Man memperhatikan Woo Young, dan merasa seolah ia menonton Dae Young bersama istrinya. Di detik terakhir, SMA Serim menang 1 angka. Hasil bidikan Woo Young. Shi Woo berlari memeluk Woo Young, mengingatkan Woo Young akan Shi Woo kecil yang memeluknya.

Woo Young mengirimkan bahasa isyarat pada Joo Man. Membuat Joo Man menangis. ‘Aku sayang padamu, yah’. Mereka berpelukan di luar arena.

Epilogue… Da Jung berjalan menuju arena. Ia teringat saat Dae Young berlari mengejarnya dan berkata kalau Da Jung adalah pilihan masa depan Dae Young. Ia menangis terkenang saat itu.

Di depan arena, Woo Young berjalan menghampiri Da Jung.

Bersambung

Komentar aku: nyaris menangis. Ha! Waktunya memaafkan… Kenapa, ya, ungkapan dunia selalu berputar cocok juga menjadi peribahasa yang menunjukkan kalau sejarah sering berulang lagi. Huhuhu…

18 Again Ep. 08.1

Saat Woo Young masuk, Il Kwon mengatakan pertemuan guru-orang tua murid telah selesai. Da Jung menyuruh Woo Young pulang, saat Ae Rin menelpon Da Jung. Dia tidak mengatakan apa-apa pada Woo young.

Episode 8: Cerita yang Hanya Aku yang Tak Tahu

Il Kwon menceritakan kalau Dae Young meski tidak terpilih sebagai anggota team di tahun 2009, tapi kegigihannya meluluhkan hati pelatih. Sayang, saat itu Shi Woo masuk RS karena sakit asma.

Sehingga, saat Il Kwon datang mengajak masuk team, Dae Young menolak. Ia butuh uang untuk pengobatan Shi Woo. Il Kwon bertanya, apa sekarang Da Jung, yang sudah memiliki uang, akan membuat Shi Woo tidak bisa masuk team?

Woo Young mengikuti Da Jung yang menangis sambil minum soju. Ia baru menyadari kenapa Dae Young selama ini selalu minum-minum. Dae Young memilih menggunakan tenaga dan waktu untuk menghidupi keluarga, daripada meraih mimpinya.

Ji Hoon mengadakan temu wartawan. Ia memberi tahu kondisi keluarganya. Ji Hoon berkata daripada pensiun, ia ingin menunjukkan tanggung jawabnya pada Seo Yeon dengan terus bermain, untuk Seo Yeon dan dirinya sendiri.

Il Kwon menyuruh Woo Young – Shi Woo membereskan dan membersihkan ruang latihan, karena mereka masih masa percobaan. Woo Young menyuruh Shi Woo pulang lebih dulu.

Ja Sung mengintip ayahnya memberi uang pada Il Kwon. Ayah Ja Sung menamparnya dan berkata kalau ia mampu mendapatkan beasiswa karena permainannya, ia tak perlu menyuap Il Kwon. Woo Young melihat itu semua.

Dae Young memberikan bir pada Ja Sung. Dae Young pun selalu dipukuli ayahnya, bermula sejak ibunya meninggal. Dae Young berkata, Ja Sung mampu bermain basket dengan baik. Jadi, jangan berbuat hal yang kamu akan sesali, karena hanya membawa kesedihan lebih dari yang kamu kira.

Ji Hoon langsung menerima tawaran iklan lagi, juga ajakan minum bersama teman-teman. Ia pergi karena melihat Da jung. Ae Rin yang sedang makan dengan Da Jung, tiba-tiba dilarikan bekas pacarnya. Ji Hoon datang dan menemaninya makan malam.

Ji Hoon hendak mengantar Da Jung pulang, tapi ditolak. Tetap saja, Ji Hoon memeluk Da Jung, sebelum ia ditabrak orang naik sepeda.

Hye In menegur Deok Jin, ia menolak Deok Jin bukan karena berpacaran dengan Il Kwon. Il Kwon menuduh Hye In yang seolah ‘mengundang’ pria-pria mendekatinya. Deok Jin memukul Il Kwon, lagi.

Kepala sekolah memanggil Il Kwon. Ia memperingati Il Kwon tidak bersikap seperti SMA lawan yang kena kasus karena memilih pemain team basket berdasarkan suap. Ia juga menegur karena prestasi team yang terus menurun. Kepala Sekolah memutuskan akan hadir saat pemilihan anggota team.

Bersambung

Komentar aku: Ha! Aku pikir Il Kwon termakan kata-kata Ae Rin saat mabuk. Dae Young – Da Jung memang dua-duanya memilih tidak mengatakan apa yang ada di hati mereka, ya. Akibatnya, tidak hanya saling salah mengerti, si kembar pun salah menduga tentang ayah mereka.

18 Again Ep. 07.2

Shi Woo – Woo Young bertemu dengan Da Jung – Ae Rin. Da Jung sudah mendengar dari Ae Rin kalau Shi Woo main basket lagi. Shi Woo memberi tahu khabar gembira kalau ia masuk team sekolah.

Woo Young minta maaf pada Ae Rin. Tapi, kenapa Ae Rin tidak memberi tahu Da Jung kalau ia adalah Woo Young?

Ae Rin ingin memberi tahu Da Jung. Tapi, saat ditanya tentang Woo Young, Da Jung merasa bersyukur Woo Young sering ada bersamanya di saat ia sedang kesulitan. Kali ini mungkin Woo Young benar.

Il Kwon mengajak Da Jung bertemu para pembina basket universitas di bar ‘Underground’. Da Jung menolak menuangkan minuman, ia meminta maaf, tapi untuk pergi meninggalkan mereka. Il Kwon berkata inilah dunia basket, bahkan minta ditransfer uang untuk memastikan karir Shi Woo.

Il Kwon mencoba memeras Deok Jin juga. Tapi, Deok Jin menolak membayar. Deok Jin memberi tahu hal itu pada Woo Young. Juga, kalau Da Jung bertemu dengan Il Kwon sebelum Deok Jin.

Woo Young pergi ke rumah Da Jung, dan menemukannya di tempat Da Jung biasa sembunyi. Woo Young mengatakan ia tidak akan menghakimi Da Jung apa pun keputusan yang Da Jung ambil, tapi, ia harap Da Jung tidak menyesali keputusan itu.

Da Jung menelpon Il Kwon untuk memberi tahu ia telah mengambil keputusan. Saat Woo Young lewat, ia memanggilnya dengan nama Dae Young. Da Jung meminta saran ke Ae Rin tentang perbuatan Il Kwon. Ae Rin merasa itu terlalu berbahaya dan memberi tahu Woo Young.

Il Kwon melarang Da Jung memberinya uang cash ke depannya, ia minta Da Jung mengirim transfer. Tapi, Il Kwon melihat ponsel Da Jung. Il Kwon merebutnya dan tahu kalau Da Jung merekam pembicaraan mereka. Ia menghapusnya. Il Kwon melihat Dae Young berusaha menelpon Da Jung. Ia bertanya apa Da Jung mau tahu tentang Dae Young?

Woo Young masuk dan melihat Da Jung menangis.

Epilogue… Dae Young hendak memperbaiki barang, saat ia melihat Da Jung di lokasi shooting dimarahi PD. Dae Young ingin membantu tapi tak bisa.

Malamnya ia ia menemui Da Jung di tempat persembunyiannya. Dae Young tidak akan mengungkit masalah Da Jung. Jadi, Dae Young hanya berkata Da Jung telah bekerja dengan sangat baik hari ini dan semuanya akan baik-baik saja. Senang mengetahui ada seseorang yang mengerti dan mendukungnya.

Itu hal yang Da Jung rasakan saat Woo Young menemuinya malam itu.

Bersambung

Komentar aku: ‘Senang mengetahui ada seseorang yang mengerti dan mendukung kita.’ Ouch! Percaya sich… By the way, itu pelatih universitas yang minta dituangkan minuman, sudah bagus Da Jung minta maaf dan pergi. Kalau aku cenderung menuangkan minuman, ke kepalanya… Itu kasus ‘Burning Sun‘ sudah selesai belum? Kan juga berhubungan dengan club malam dan prostitusi. Para pelatih universitas punya anak/tidak? Bagaimana kalau posisi mereka terbalik? Osmosis aku.

18 Again Ep. 07.1

Prologue… Nanny memberi tahu, wartawan mengerubuti Seo Yeon waktu ia pulang dari TK. Hari ini Seo Yeon bisa ditenangkan, tetapi bagaimana hari-hari selanjutnya? Ji Hoon menerima banyak text, tapi hanya dari Da Jung yang berisikan simpati.

Ae Rin tidak bisa memberi tahu Da Jung kalau Woo Young adalah Dae Young tanpa terlihat gila. Setelah Da Jung pergi, baru Woo Young mengakui kalau ia adalah Dae Young. Woo Young minta Ae Rin tidak memberi tahu Ja Dung.

Da Jung bertemu Ji Hoon. Ji Hoon memberi tahu kalau Seo Yeon adalah putri kakaknya, yang ia adopsi. Kakak Ji Hoon membesarkannya saat orang tua mereka meninggal. Bahkan kakaknya putus dari pacarnya agar bisa menyokong Ji Hoon.

Saat Ji Hon diterima di Seum Wolves, saat itulah Seo Yeon masuk ke kehidupan mereka. Tapi, kakaknya meninggal saat Ji Hoon training di US. Ia memutuskan untuk mengadopsi dan membesarkan Seo Yeon. Ji Hoon mempertimbangkan pensiun dari dunia baseball.

Da Jung minta Ji Hoon tidak berhenti bermain baseball atau menjadi ayah Seo Yeon. Kalau itu terasa berat, teruslah berusaha. Demi Ji Hoon dan juga Seo Yeon. Ucapan Seo Yeon persis dengan apa yang diucapkan kakak Ji Hoon.

Episode 7: Seseorang yang Memberikan Keberanian Untuk Ku

Ae Rin yang mabuk mendengar kalau Il Kwon adalah pemilik bar ‘Underground’. Ae Rin berteriak kalau Woo Young adalah Dae Young, lalu jatuh tertidur.

Pengunjung taman mengenali Ji Hoon. Ji Hoon langsung memakaikan topinya ke Da Jung dan menarik Da Jung agar berdiri di belakangnya. Pengunjung itu langsung bergosip kalau mereka berpacaran.

Woo Young dan Deok Jin menemui Ae Rin. Woo Young mengaku ia sekarang menyadari semua kesalahannya dan sedang berusaha memperbaiki diri. Tapi, kalau Da Jung mengetahui ia adalah Dae Young, suasana akan tidak nyaman. Ae Rin akan mempertimbangkannya.

Ja Sung sengaja telat dan dihukum bersama Shi Ah, berlari keliling lapangan. Ji Ho ikut berlari dan membawakan tas Shi Ah, Ja Sung – Ji Ho kembali berebut tempat pensil Shi Ah yang tertinggal. Tapi, Shi Ah balik ke kelas dan mengambilnya.

Hari ini adalah test terakhir masuk regu basket, aturannya 1 lawan 1. Woo Young mendapat kesempatan pertama, Shi Woo kedua. Keduanya berhasil. Il Kwon akan bicara dengan kedua orang tua mereka.

Shi Woo mengajak Woo Young ke rumah Joo Man, untuk menggantikan Da Jung bicara dengan guru. Ia tidak mau anak-anak meledek ibunya. Joo Man mau menemani Shi Woo, asalkan ia sudah izin terlebih dulu pada orang tuanya.

Woo Young minta Shi Woo memberi tahu ibunya, kalau ibunya tahu dari orang lain, ia akan sakit hati.

Bersambung

Komentar aku: Hua… di satu sisi, Dae Young super beruntung. Ia bisa melihat ‘kehidupannya’ dari sisi ‘orang luar’. Sehingga benar-benar mengerti apa yang dulu ia pikirkan dan perbuat, dan bisa memperbaiki atau menyempurnakannya. Tapi, kalau aku disuruh balik, belum tentu aku sanggup. Memikirkan kembali ke SMA… oh!

18 Again Ep. 06.2

Bis yang disupiri ayah Dae Young, Joo Man, zig-zag tajam karena ada motor menyelip, membuat seorang penumpang marah. Woo Young membela Joo Man. Joo Man mentraktir Woo Young makan malam. Tapi, Woo Young yang membayar dan mengucapkan selamat ulang tahun.

Da Jung menerima text ucapan terima kasih dari Joo Man untuk hadiahnya. Da Jung ingat dulu Joo Man lah yang terlebih dahulu mendatangi, meminta maaf padanya, juga selalu membantunya, di belakang Dae Young.

Dae Young menelpon Da Jung. Da Jung menjelaskan kenapa ia masih berhubungan dengan Joo Man, tapi sekarang tidak lagi. Sekarang adalah tugas Dae Young untuk memperhatikan dan mengurus ayahnya. Da Jung menutup telpon.

Da Jung melihat Woo Young basah kehujanan, ia menawarkan Woo Young menggunakan payungnya. Tapi Woo Young memilih mengantarkan Da Jung dahulu. Woo Young berterima kasih, meski sebetulnya untuk perhatian Da Jung pada ayahnya.

Shi Woo mengajak Woo Young ke rumahnya mengerjakan tugas matematika. Tapi, Woo Young malah mencuci piring. Ia ingat saat ia menjadi Dae Young, yang suka membuat rumah kotor, berantakan, dan sibuk sendiri minum sambil nonton TV.

Woo Young mau marah saat melihat Shi Ah dan Bo Bae mengidolakan Ji Hoon. Ji Hoon terlalu tua untuk mereka. Tapi, ia tidak bisa berkata apa-apa saat Shi Ah balik bertanya memang siapa Woo Young? Ayahnya?

Woo Young panik saat ibu mertuanya, In Ja, menelpon dan berkata ia masih ada di Busan. In Ja masuk ke rumah Da Jung. In Ja kaget saat melihat Woo Young, Woo Young pun demikian dan langsung berlari pulang.

Seseorang masih mengutit Woo Young dan mengambil foto-fotonya di depan rumah Da Jung.

Da Jung datang ke stadium untuk mengembalikan sneakers. Tapi, Ji Hoon menyuruh Da Jung memakainya dan menemaninya berlatih. Ji Hoon menyuruhnya untuk terus berusaha, meski sulit. Da Jung berterima kasih, situasi di kantor memang tidak menyenangkan. Ji Hoon berkata ia fan pertama Da Jung. Oh?

Ji Hoon menerima telpon dan terburu-buru pergi, Seo Yeon menghilang. Ji Hoon pergi ke kantor polisi yang menemukan Seo Yeon pergi ke RS mencari ibunya. Wartawan yang kebetulan berada di sana langsung mengambil kesempatan itu.

Esok paginya, gosip tentang Ji Hoon yang ketahuan punya anak langsung menjadi heboh. Mi Young melihat berita itu di TV dan saat suaminya keluar kamar, ia buru-buru menyuruh suaminya pergi.

Deok Jin mengajak Hye In kencan, tapi ditolak. Il Kwon, yang juga ditolak Hye In, mengaku pada Deok Jin kalau Hye In adalah pacarnya.

Ae Rin mengaku ke Da Jung, kalau ia punya teman yang berusia 30 tahun tergila-gila pada anak SMA. Da jung mengatakan itu tidak benar. Da Jung lalu keluar, karena Ji Hoon menelpon dan mengajaknya bertemu.

Deok Jin yang patah hati menangis di restoran yang sama dan ditemui Woo Young. Deok Jin tidak bisa mendapatkan Hye In, Woo Young tidak bisa pada Da Jung. Ae Rin menghampiri mereka dan bertanya, apa ia benar-benar sudah gila?

Deok Jin dan Woo Young panik saat Da Jung menghampiri mereka. Ae Rin berkata ada hal yang ingin ia sampaikan pada Da Jung.

Epilogue… Woo Young memilih sepatu dan meminta pegawai toko mengirimkan ke Da Jung. Ia juga yang mengganti lampu di depan rumah Da Jung yang mulai korslet. Mencuci piring kotor dan membelikan makanan kecil kesukaan Da Jung. Bukan hal besar, tapi perhatian-perhatian kecil seperti itu yang membuat Da Jung tersenyum, Dae Young terlambat menyadari itu semua.

Terlambat untuk menyampaikan betapa perasaan Dae Young, tapi selama Da Jung bisa tersenyum, Dae Young akan baik-baik saja.

Bersambung

Komentar aku: hua… apa Ae Rin bisa yakin ya kalau Woo Young benar-benar adalah Dae Young? Ramai dong kalau iya. Tapi, episode kali ini, fillernya banyak, jadi agak membosankan.

18 Again Ep. 06.1

Pagi hari Da Jung menemukan hadiah di meja kerjanya, yang berisi sepatu, dari fan pertama. Sepatu itu muat dengan sangat pas di kaki Da Jung

Episode 6: Ketulusan Hati Fan Pertama

Woo Young dan Ji Hoon berhadapan, Da Jung melihat mereka berdua dengan heran. Da Jung menolak diantar Ji Hoon. Tiba-tiba Da Jung keseleo dan ia menerima uluran tangan Ji Hoon. Untung tidak ada yang patah.

Ji Hoon membelikan sneakers dan memasangnya di kaki Da Jung. Woo Young yang memperbaiki sepatu Da Jung juga membelikan sandal, tapi ia telat. Da Jung meminta maaf dan berterima kasih karena Woo Young menggantikan Dae Young di pengadilan, lalu pulang bersama Ji Hoon.

Deok Jin memberikan kaos bertanda tangan Ji Hoon, membuat Woo Young mengamuk. Dan,,, pertengkaran mereka yang banyak disensor didengarkan oleh staff Deok Jin.

Ji Hoon tinggal bersama seorang anak perempuan, Seo Yeon. Saat tiba di rumah, Seo Yeon telah tertidur lelap.

Woo Young memberikan sandal yang ia beli pada Ae Rin, setelah menyelamatkannya saat nyaris terjatuh karena tali sandal putus. Membuat Ae Rin tersenyum lebar semalaman.

Ji Ho menahan box yang nyaris menimpa Shi Ah di ruang guru, saat Shi Ah memaksa membuka lemari guru untuk menyelipkan tugas yang sudah lewat batas waktu. Mereka bersembunyi di dalam lemari saat guru masuk.

Ji Na, senior di JBC, menganggap prestasi Da Jung adalah keberuntungan, bukan kerja keras, Dan, dengan pongahnya menasehati Da Jung untuk meningkatkan kemampuan, saat tahu Da Jung tidak kuliah. Da jung hanya bisa mengiyakan.

Terjadi ledakan di kota. Ji Na dan Da Jung langsung menuju lokasi. Situasi heboh saat mereka di sana. Ji Na terlalu sibuk berdandan, sehingga akhirnya Da Jung disuruh menyiarkan langsung. Bagusnya, Da Jung telah menyiapkan diri sebelum siaran langsung yang berakhir dengan baik.

Melihat siaran langsung Da Jung mengingatkan Woo Young / Dae Young saat Da Jung bersungguh-sungguh berusaha menjadi penyiar yang baik. Woo Young tahu Da Jung telah berhasil.

Tapi Sang Hwi marah, karena komentar penonton adalah tentang perceraian Da Jung, bukan berita yang berhasil ia bawakan. Di depan semua orang dan pembesar JBC Sang Hwi memarahi Da Jung, menyuruhnya membersihkan gudang. Tugas-tugasnya dialihkan ke Yu Mi. Satu persatu departemen di JBC menghindari bekerja sama dengan Da Jung.

Bersambung

Komentar aku: hmm… orang lebih suka membahas perceraian seorang figur dibanding hasil kerjanya. Itu bukan rahasia lagi. Itulah dunia dan begitulah manusia.

Tale of the Nine-Tailed Ep. 04.2

Lee Rang menemui pria yang diberinya bayi. Pria itu dulu pernah menyelamatkannya saat ia tertebas pedang Lee Yeon. Di jari pria itu muncul cincin kasat mata, nasib yang menautkan mereka. Lee Rang kagum, pria itu memberikan nyawanya selama 600 tahun untuk menyelamatkan si bayi yang sedang tidur, dan tetap hidup.

Lee Rang tidak sabar menunggu si bayi menjadi dewasa. Saat sang bintang utama jatuh cinta pada wanita yang telah lama menghilang, cerita tragis akan berulang kembali.

Lee Yeon memberi Ji A jimat berisi kacang merah untuk menambah umur. Jangan sampai hilang, terutama karena Lee Yeon akan pergi beberapa saat. Lee Yeon merasa berat meninggalkan Ji A.

Ji A melayat ke pemakaman ibu Sae Rom, temannya. Sae Rom akhirnya bisa menangis. Di saat yang sama, Lee Yeon dihukum selama seminggu, agar bisa merasakan penderitaan manusia.

Siapa lagi yang ditemui Ji A di rumah duka, kalau bukan Lee Rang. Tapi, Ji A bisa menebak dengan tepat, kalau Lee Rang sangat menyayangi kakaknya, itu sebabnya Lee Rang berlaku seperti sekarang.

Lee Rang bercerita bagaimana kakaknya menerlantarkan hutan dan dirinya, sampai manusia yang biasa berdoa meminta dikabulkan harapan mereka membakar hutan, termasuk anjing yang dibesarkan Lee Rang.

Lee Rang memberi tahu kalau demi menyelamatkan Ji A, Lee Yeon sekarang dihukum. Lee Rang secara diam-diam merobek kantong jimat Ji A. Para hantu/siluman mulai mengikuti kacang merah yang berjatuhan.

Di penjara Gunung Salju, waktu berbeda dari alam manusia. 1 hari di alam manusia sama dengan tujuh tahun di sana, tanpa makan, tanpa tidur. Bahkan, tanpa kematian.

Lampu tiba-tiba mati saat JI A berjalan ke luar. Ia melihat dua orang anak mengikutinya. Jae Hwan memanggil Ji A, hendak mengajak pulang. Saat Ji A berbalik, kedua anak itu sudah hilang. Saat di luar, Ji A baru sadar kalau kantong jimatnya robek.

Lee Yeon merasa kalau Ji A dalam bahaya. Ia memanggil Taluipa, ia rela pergi ke akhirat penuh pedang, untuk mengurangi waktu hukumannya. Meski ia bisa kehilangan nyawanya.

Jae Hwan membawa Ji A yang tiba-tiba pingsan, pulang. Jae Hwan memberi tahu kalau rumah duka itu di bangun di atas pemakaman anak-anak. Jae Hwan menghilang dan kedua anak itu ada di dalam rumah Ji A.

Lee Yeon mulai menapaki jembatan akhirat, pedang-pedang beterbangan ke arahnya dan mengenai tubuhnya.

Lampu kembali berkedip-kedip di rumah Ji A. Saat lampu berhenti berkedip, kedua anak masing-masing memegang kaki Ji A dan menginginkan tubuh Ji A.

Ji A berlari ke jalan, dikejar oleh kedua anak. Luka di tubuh Lee Yeon semakin banyak, pedang terus berdatangan, mengiris-iris tubuhnya. Dan Ji A tak bisa lagi sembunyi dari kedua anak itu, ia lari ke atap.

Lee Yeon tidak lagi peduli apakah Ji A titisan A Eum atau bukan, kehilangan Ji A akan lebih menyakitkan daripada irisan semua pedang itu. Ji A semakin terdorong ke pinggir atap oleh semua hantu anak-anak. Mereka saling mengingat arti satu sama lain dan waktu yang telah mereka lewati bersama.

Saat Ji A terjatuh, Lee Yeon menangkapnya, tapi Lee Yeon sendiri penuh luka. Ji A menangis memeluk Lee Yeon. Tetesan air matanya membangkitkan manik Rubah yang Lee Yeon berikan.

Aku pun telah lama menunggumu…

Bersambung

Komentar aku: eerrr… kenapa Ji A tiba-tiba lemah, ya? Bukankah biasanya dia kuat, banyak akal dan tahu tentang dunia lain? Atau kutukan untuk mereka yang mencoba hidup di dua dunia, seperti yang pernah dikatakan Lee Yeon, mulai berlaku? Here comes the knight in a shining armour… LOL!

Tale of the Nine-Tailed Ep. 04.1

Ji A memeriksa dan menfilmkan rumah di EoHwa. Seluruh penduduk , termasuk mayat nelayan, hilang tanpa bekas. Lee Yeon berkata, mungkin sedang pergi tur grup (tur dengan membawa mayat?). Ji A memberi tahu kondisi pulau EoHwa pada det. Baek yang akan mengirim bantuan.

Ji Ah dan Lee Yeon pergi ke jajaran bendera yang dipatok di tepi laut. Burung-burung berjatuhan dan mati di sekitarnya dan arah jajaran tidak sesuai dengan arah gerbang ‘Dewa Naga’. Itu adalah ‘Gwimunbang’ gerbang.

Taluipa dan Ui Ong berbincang, entah bagaimana, Imoogi kembali ke dunia dan diselubungi jimat. Taluipa tidak bisa melacaknya. Taluipa memperingatkan Ui Ong untuk tidak memberi tahu Lee Yeon.

Kyung Hee memberi tahu pukul 2.40 malam, ia mendengar suara tangisan bayi. Tapi, tidak ada perempuan yang sedang mengandung di pulau EoHwa. Lee Yeon berkata itu ‘waktu sapi’ (antara 1 – 3 malam), di mana pintu ke dunia lain terbuka.

Episode 4: Ujung Kematian

Keluarga Ki merayakan ultah Yu Ri. Tiba-tiba ayahnya ingat kalau Yu Ri sudah meninggal saat pergi ke Nepal. Yu Ri marah dan melempar garpu yang ia pegang.

Ji A – Lee Yeon sudah kembali ke Seoul. Lee Yeon membelikan ponsel untuk Ji A mengganti yang diambil adiknya. Ji A kaget, siluman rubah yang tech-savvy, itu karena Lee Yeon tidak mau kena phising lagi.

Lee Rang melarang Yu Ri membunuh ayahnya. Ia gunakan kekuatannya untuk menghapus ingatan dan menguasai keluarga Ki.

Lee Rang mengajak Lee Yeon bertemu. Lee Rang tahu Lee Yeon tidak tertarik pada manusia di pulau itu, tetapi pada Imoogi yang ada di dasar sumur, yang pernah mengambil jiwa A Eum.

Lee Yeon memang pernah membunuh Imoogi, tapi kehidupan tidak berjalan selalu seperti yang ia inginkan. Yang Lee Rang tahu pasti, kekasih Lee Yeon tidak akan hidup lama di kehidupannya yang sekarang ini.

Ji A menerangkan ke det. Baek kalau di tahun 1590 kejadian seperti pulau EoHwa pernah terjadi di pulau Roanoke. Itu yang disebut ‘Vanishing Effect’, di mana semua orang di pulau itu menghilang tapi barang-barangnya tetap ada.

Lee Rang mengaku ia sakit hati pada Lee Yeon, meski 600 tahun telah berlalu. Satu-satunya yang bisa menghentikannya adalah kalau Lee Yeon membunuhnya, seperti dulu Lee Yeon memburu Lee Rang.

600 tahun yang lalu, saat Lee Yeon pergi, penduduk membakar hutan. Lee Rang ketakutan dan kesakitan. Karenanya, Lee Rang menghabisi satu desa. Lee Rang yang dulu bahkan tidak bisa melihat seekor anjing kesakitan.

Saat Lee Yeon kembali, ia hanya datang untuk menghabisi Lee Rang. Meski itu dengan alasan mandat hakim Akhirat. Tapi, semua yang Lee Yeon lakukan adalah demi wanita pilihannya semata.

Apa sekarang tidak lebih baik Lee Yeon membunuh Lee Rang, agar bisa hidup bahagia dengan wanita pilihannya? Lee Yeon menusuk Lee Rang, tapi pedang dihunus terbalik. Lee Yeon tahu, di balik keganasan Lee Rang, kepribadian sejatinya tidak seperti itu.

Det. Baek menjelaskan ke 41 penduduk pulau EoHwa tidak punya keluarga, mereka bukan penduduk asli, bermigrasi ke pulau itu bersamaan, di hari yang sama, di tahun 1950an.

Taluipa memarahi Lee Yeon karena membunuh manusia sebelum waktunya. Lee Yeon tahu, dan bersedia dihukum. Taluipa juga mengingatkan siluman rubah dan manusia tidak bisa bersatu.

Lee Yeon tidak peduli, karena waktu yang paling membahagiakan adalah saat bersama A Eum. Untuk memastikan titisan A Eum hidup sepenuhnya, Lee Yeon tahu apa yang harus ia lakukan. Taluipa menutupi fakta kalau ada jiwa yang menyelundup keluar dari pulau EoHwa.

Ji A mengundang Lee Yeon makan malam, Lee Yeon membawakan serangkaian daun Mugwort. Ji A menepuk kepala Lee Yeon. Meningatkan Lee Yeon saat ia pertama bertemu A Eum.

Ji A memasakkan makanan untuk Lee Yeon sebagai tanda terima kasih karena Lee Yeon menyelamatkan nyawanya dua kali, meski sepertinya tidak sepadan. Itu sepadan bagi Lee Yeon.

Ji A menutup kedua kupingnya, kebiasaan yang A Eum lakukan saat mencoba menahan tangis. Lee Yeon berkata kalau ia akan memastikan Ji A bisa bertemu orang tuanya kembali.

Bersambung

Komentar aku: haugh… terlalu menikmati. Rekap bisa dipendekkan hanya melulu tentang inti episode. Tapi, aku juga menikmati humor-humor seperti Lee Yeon pernah kena phising, wkwkwk.. Ini saja aku sudah melewatkan cerita Ui Ong diculik Taluipa dan diancam, tidur bareng atau dikirim ke Neraka, secara Taluipa itu saudarinya Hades…

Aku juga tidak bisa melewatkan, kenapa Lee Rang begitu pahit. Seorang anak siluman ditinggal sendiri di hutan yang dibakar, lalu saat kakaknya kembali, hanya untuk membunuh dirinya. Dan, di mata si anak, semua itu karena kakaknya yang mementingkan seorang manusia, ouch!