Sell Your Haunted House Ep. 14.1

Ji A berdiri di depan ibu pemilik resto, meminta agar ibu pemilik mengikhlaskan Chang Hwa pergi. Ibu pemilik terus teringat pertengkaran yang membuat Chang Hwa pergi dari rumah. Ibu pemilik sangat menyesali perbuatannya dan terus menyalahkan diri sendiri.

Ji A berlutut, memberi tahu kalau bukan ibu pemilik yang menyebabkan kematian Chang Hwa, tetapi karena kecelakaan, yang bisa terjadi pada siapa saja. Ji A bisa mengerti kepedihan ibu pemilik. Ji A menolak memberi penjelasan pada In Beom dan masuk ke dalam rumah.

Ji A naik ke kamar lantai atas, menyalakan dupa dan terus menerus memanggil Mi Jin. Ji A mulai memukuli dadanya, tidak saja ia membunuh ibunya, ia juga yang menyebabkan arwah Mi Jin tidak berpulang dengan damai. Ji A semakin yakin kalau ia menghilang, semuanya akan berakhir.

In Beom mendengarkan itu dari balik pintu kamar. Ia membatalkan niatnya memasuki kamar Ji A.

Ji A terbangun mendengarkan suara berdebam di lantai bawah. Ji A turun dan melihat In Beom & Ji Cheol sibuk memindahkan barang-barang mereka. In Beom beralasan resto ChangHwa ditutup. Jadi, ia minta waktu tinggal di Daebak Realty sampai menemukan tempat kost baru. Ji A akhirnya setuju memberi waktu seminggu.

In Beom terus mengganggu Ji A dengan menanyakan letak barang-barang atau kopi, atau menawarkan snack,  yang dijawab dengan tutupan pintu oleh Ji A. Sampai akhirnya, ia berusaha ikut saat Ji A akan pergi. In Beom menolak meninggalkan Ji A, ia tahu kondisi mental Ji A tidak stabil.

In Beom tidak ingin apa yang dirasakan nenek Geum Ja terulang pada Ji A. Memang akan lebih mudah menyalahkan orang atas tragedi yang terjadi daripada menghadapi tragedi itu sendiri. In Beom berharap Ji A tidak menyalahkan pihak yang tak bersalah, meski yang tak bersalah itu diri Ji A sendiri.

Episode: Jackpot

Ibu pemilik resto memasakkan menu lengkap untuk Chang Hwa dan membakar dupa. Ia ingin Chang Hwa  untuk terakhir kalinya memakan menu yang ia siapkan. Ji A meyakinkan kalau Chang Hwa menikmati semua makanan itu. Ibu pemilik meminta maaf pada putranya dan mulai merelakannya. Binyeo di rambut Ji A terbakar, arwah Chang Hwa telah berpulang.

In Beom tidak mengerti kenapa Chang Hwa bisa berpulang tanpa harus dilakukan exorcism. Ji A berpendapat, menyiapkan makanan terakhir membantu ibu pemilik melepaskan penyesalan yang membelenggu arwah Chang Hwa. In Beom tidak setuju, mungkin mereka berdua saling mengkhawatirkan satu sama lain. Ia berharap Ji A memberi dirinya waktu yang cukup untuk melepaskan arwah Mi Jin.

Ji Cheol menetapkan hati. Ia membawa semua uang tabungannya dan pergi menemui Sun Nyu. Begitu bertemu, Sun Nyu memukul Ji Cheol dan membawa lari kotak uang itu. Tim GSC tersenyum senang, mereka berhasil mengelabuhi Sun Nyu – Jin Tae. Tumpukan uang hanya asli bagian atas saja dan telah disisipi pelacak. Jin Tae memutuskan memeras Hak Sung begitu tahu mereka kena tipu GSC.

Ji A mengajak Hwa Jung bertemu. Ia mengulang nasehat yang diberikan CEO Yeom. Ji A berterima kasih pada Hwa Jung yang sejak sepuluh tahun lalu menemaninya tanpa ragu. Hwa Jung lalu bercerita tentang putrinya, Bom, yang lahir saat ia masih sangat muda. Saat ditinggal sendiri, Bom meninggal. Meski tidak tahu penyebabnya, semua orang menuduh Hwa Jung membunuh Bom dan dipenjara.

Waktu Hwa Jung keluar penjara dan ingin bunuh diri, Mi Jin datang. Mi Jin tahu Hwa Jung tidak membunuh Bom. Mi Jin melakukan exorcism untuk mengantar arwah Bom pulang, sekaligus menyelamatkan hidup Hwa Jung. Sejak itulah Hwa Jung bersumpah melindungi Ji A.

Ji A baru sadar kalau niat Hwa Jung memang tulus melindunginya. Ia bersyukur Hwa Jung terus mendampinginya meski tahu sifat Ji A yang mudah terbakar emosi. Hwa Jung tersenyum saat Ji A menggenggam tangannya.

Bersambung

Komentar aku: Huhuhu… akhirnya tahu juga sejarah Hwa Jung. Aku tadinya berpikir sama seperti Det. Han Suk, karena Hwa Jung sama sekali tidak menyangkal tuduhan atas pembunuhan Bom. Tapi, aku salah. Dan, inilah salah satu dari sekian alasan yang membuat drama Sell Your Haunted House aku senangi. Selalu ada lebih dari satu sisi untuk satu cerita. Ngomong-ngomong, CEO Yeom juga suka tinggal sendiri ya, seperti kata Hwa Jung, hahaha…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: