Sell Your Haunted House Ep. 11.2

Ji A bergegas pergi ke RS, Hwa Jung sudah sadar. Ji A benar-benar takut kehilangan Hwa Jung. Hwa Jung berjanji tak kan meninggalkan Ji A.

Hwa Jung mengaku ia menemui Hak Sung dan mengancam akan membeberkan rahasia 20 tahun lalu. 20 tahun lalu Hwa Jung bertemu Sung Sik di RS dan bicara banyak tentang perbuatan Hak Sung. Hwa Jung juga tahu tentang surat yang dibuat Sung Sik. Hwa Jung minta agar Hak Sung tidak mencelakai Hak Sung.

Tae Jin datang menemui Hak Sung. Ia berhasil melacak RS tempat Hwa Jung dirawat.

Ji A memperhatikan sekeliling kantor Daebak, yang dulu menjadi kantor Mi Jin. Tempat klien-klien Mi Jin menceritakan kesulitan mereka dan dihibur oleh Mi Jin, tempat Mi Jin berkumpul dengan teman-temannya. Semua kenangan mengalir ke dalam pikiran Ji A.

Ji  A naik ke kamar di lantai dua. Ji A meminta maaf pada arwah Mi Jin. Mi Jin mencintai rumah ini, tapi Ji A gagal mempertahankannya.

Hak Sung mendatangi RS tempat Hwa Jung dirawat. Ketika ancaman Hak Sung akan membunuh Hwa Jung tidak berhasil, Hak Sung mengganti ancaman. Hak Sung akan membiarkan Ji A melakukan exorcism. Satu hal yang sangat Hak Sung nantikan. Darah Hwa Jung tersirap. Hak Sung tersenyum dan menyapa Det. Jung yang terburu-buru memasuki ruang inap.

Hwa Jung berusaha melarang Ji A melakukan exorcism, tapi Ji A bersikeras. Akhirnya, Hwa Jung menghubungi In Beom dan memintanya tidak menjadi medium dengan alasan In Beom mungkin melukai Ji A, seperti ia melukai Hak Sung saat kerasukan dulu. In Beom menolak.

In Beom marah-marah waktu tahu Ji A akan pergi memeriksa tempat exorcism sendirian. Ji A mengajaknya pergi bersama.

Episode: Exorcism Do Hak Sung

Ji A memeriksa, dan tempat itu bersih, tak ada arwah penasaran di dalamnya. Ji A tahu In Beom bertemu Hwa Jung. In Beom menyetujui sebagian pendapat Hwa Jung, bagaimana pun juga Hak Sung pernah mencoba membunuh mereka. Ji A menyuruh In Beom memutuskan, apa ia akan membantu atau tidak? Apa pun jawaban In Beom, Ji A bertekad melakukan exorcism itu.

Ji Cheol tidak ingin In Beom melakukan exorcism kali ini. Ia tidak ingin In Beom menderita menerima semua ingatan Sung Sik. Ji Cheol tahu ia bersikap egois, tapi ia yakin Ji A lebih kuat menghadapi exorcism kali ini dibanding In Beom.

Ji A memperhatikan kertas bertuliskan nama Mi Jin dan meminta ibunya bersabar sedikit waktu lagi saja. Kalau ia berhasil mendapatkan kenangan Sung Sik, Ji A akan tahu apa yang terjadi malam itu dan bisa mengantar ibunya pergi.

Tim GSC mendatangi Ji A yang sibuk mempersiapkan barang-barang. In Beom menggoda, apa Ji A menganggap In Beom tak akan datang membantu? Ji A dengan acuh berkata kalau ia punya medium yang hebat, jadi kenapa harus panggil medium lain. In Beom tersenyum senang dan berlari mengikuti Ji A.

Ji Cheol melaporkan hal itu pada Hwa Jung. Hwa Jung menelpon Det. Jung meminta bantuan.

Ji A dan In Beom mempersiapkan lokasi. Hak Sung datang, membawa anak buahnya. Ia setuju menyuruh anak buahnya pergi, selama In Beom terikat, atau perjanjian batal. In Beom mendesak agar Ji A menyetujui persyaratan itu. Mereka mengikat dan merantai In Beom.

Arwah Sung Sik datang. Ji A menyegel dengan pistol mantra dan menyuruh In Beom menarik kalungnya. Sung Sik mulai berteriak meminta apartemen yang dijanjikan. JI A menarik binyeo dan dipukul dari belakang oleh begundal Hak Sung. Begundal lainnya berlari mengelilingi tim Daebak dan merusak pagar mantra.

Awalnya, Hak Sung menertawakan mereka, ia yakin In Beom hanya berpura-pura mengulang apa yang ia dengar dari Sung Sik. Ia mengancam akan membunuh In Beom dan menampar wajahnya. Hal itu membuat Sung Sik marah dan berhasil mematahkan rantai.

Sung Sik mengangkat dan membanting Hak Sung. Pukulan yang menghantamnya berkali-kali dari para begundal tidak mempengaruhinya. Ia mulai mencekik Hak Sung. Ji A berhasil membebaskan diri dan mulai melawan para begundal. Sayang, jumlah mereka terlalu banyak.

Ji A berhasil meraih pistol mantra dan menembakkanya ke arah Sung Sik. Membuat Sung Sik terlempar dan memberikan kesempatan begundal melarikan Hak Sung. Sung Sik mengejar mereka dan meloncat dari lantai gedung bertingkat.

Bersambung

Komentar aku: ha! Tidak sabar melihat episode selanjutnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: