Miss Crow with Mr. Lizard Ep. 13

Gu Chuan menjelaskan ide dan pemikiran tentang rencana renovasi café. Man Lin mengerti apa yang diinginkan Gu Chuan. Mereka lalu memutuskan bermalam di hotel.

Xiao Ning memutuskan mencoba hot spring di hotel itu. Ia bertemu dengan Wen Wen yang juga menikmati berendam di air panas. Wen Wen bisa menebak kalau Xiao Ning jatuh hati pada atasannya.

Man Lin mengundang Gu Chao datang ke kamarnya dengan alasan telah menyelesaikan proposal di laptop yang ia bawa.

Xiao Ning akhirnya mengungkapkan semua perasaan hatinya, karena lebih mudah berbicara dengan orang asing dibanding mereka yang ia kenal, meski itu sahabat atau keluarganya. Wen Wen memberi nasihat, hati-hati bercinta dengan atasan, jangan sampai kehilangan cinta sekaligus pekerjaan. Xiao Ning mengerti, ia hanya akan mengagumi, dan tak punya niatan tersembunyi.

Gu Chuan masuk ke kamar Man Lin, ia sengaja membuka pintu. Man Lin keluar dari kamar dan mengunci pintu masuk. Ia membanjiri Gu Chuan dengan banyak pertanyaan. Gu Chuan jujur mengakui kalau Xiao Ning membuatnya tertarik karena sifat mereka berseberangan. Gu Chuan mengaku ia tidak jatuh cinta pada siapa pun saat ini.

Xiao Ning melihat Gu Chuan keluar dari kamar Man Lin. Meski Xiao Ning mencoba mengerti, ia merasa cemburu. Gu Chuan melihat Xiao Ning mendesah di balkon dan menyuruhnya tidur. Gu Chuan akan meneliti proposal yang diberikan Man Lin. Xiao Ning langsung berbalik senang, karena Chuan merasa perlu memberi alasan, artinya ia peduli pendapat Xiao Ning.

Zhao Yan menggembalikan rangkaian bunga lili yang diberikan Cheng Ran dan menunjuk manager Wei sebagai pacarnya. Cheng Ran tak percaya. Zhao Yan tak peduli, ia mengikuti manager Wei masuk ke dalam restoran. Manager Wei mengajak Zhao Yan tidur bersama. Cheng Ran masuk dan memukul Manager Wei.

Zhao Yan menyeret Cheng Ran keluar, mereka bertengkar hebat. Sampai Zhao Yan mengatakan Cheng Ran membuatnya malu. Cheng Ran sangat marah. Dengan suara rendah, ia berkata kalau ia sadar telah mempermalukan dirinya sendiri, mencoba membela gadis seperti Zhao Yan.

Perkataan Cheng Ran menghantam Zhao Yan. Keduanya sakit hati.

Seperti biasa, saat patah hati, Cheng Ran pasti datang ke rumah Gu Chuan untuk mabuk. Gu Chuan memutuskan tidur, Cheng Ran dipersilahkan patah hati sendiri.

Zhao Yan tidak menyangka ia menyakiti hati Cheng Ran. Ia takut menjalin hubungan dengan Cheng Ran. Zhao Yan tidak ingin seperti tokoh utama film Memories of Matsuko, yang sangat mendambakan cinta karena tumbuh dewasa tanpa sosok ayah.

Zhao Yan memperingatkan Xiao Ning untuk memikirkan ulang rasa kagumnya pada Gu Chuan. Bagi Zhao Yan lebih baik menjaga jarak dari siapa pun. Xiao Ning ragu, benarkah demikian? Esok harinya, Xiao Ning kehilangan fokus karena terus memikirkan perkataan Zhao Yan, nyaris saja ia menabrak mobil lain. Gu Chuan memberi peringatan.

Wen Wen menelpon mengajak Xiao Ning membantu mendesain ruang pameran foto tunggalnya. Xiao Ning menolak, ia hanya seorang asisten. Xiao Ning menawarkan jasa CDS, Wen Wen setuju dan mengirim alamat untuk bertemu membicarakan proyeknya.

Gu Chuan menyuruh Xiao Ning mendiskusikan proyek baru ini dengan Man Lin.

Tang Xu menelpon Direktur Xu, memberi tahu kalau uang yang diminta telah ditransfer. Tang Xu khawatir kalau ada yang memeriksa laporan keuangan, jumlah yang hilang akan langsung terdeteksi. Direktur Xu menyuruhnya tenang, tidak ada yang memeriksa, dan ia siap mendampingi Tang Xu.

Man Lin menegur Xiao Ning yang melangkahinya memberi proyek pameran foto tanpa memberi info pada Man Lin. Sama seperti yang diperintahkan Gu Chuan. Xiao Ning meminta maaf, berjanji tak kan mengulangi. Mereka pun menemui Wen Wen.

Wen Wen ingin mengubah landasan heli menjadi ruang pameran. Ide Man Lin bertabrakan dengan ide Wen Wen. Man Lin menegaskan kalau CDS menerima proyek pribadi seperti ini hanya untuk kepentingan mendapatkan penghargaan. Jadi, ia berharap Wen Wen mempercayakan seluruhnya pada CDS.

Wen Wen hanya tersenyum, berjanji akan akan memikirkan tawaran Man Lin. Wen Wen mengajak Xiao Ning makan malam. Ia melihat jam dan memandang tajam pada Man Lin, waktu sudah menunjukkan lewat batas jam kerja. Man Lin menyerahkan keputusan pada Xiao Ning.

Xiao Ning meminta maaf pada Wen Wen, adalah kesalahannya tidak berhasil mengajak Gu Chuan bertemu Wen Wen. Wen Wen tidak mempermasalahkan hal itu, siapa pun yang menjadi wali CDS, selama desainnya cocok dengan apa yang diinginkan.

Xiao Ning kagum, Wen Wen tahu banyak tentang hubungan romantis. Wen Wen tahu, karena sudah pernah mengalami yang terburuk dan bangkit lagi. Meski Wen Wen memberi nasihat untuk berhati-hati, cinta selalu menjadi prioritas utama. Ia meminta Xiao Ning tidak melepas cintanya.

Gu Chuan memperingatkan kalau Xiao Ning minum lagi, besok lebih baik tidak menjemputnya. Xiao Ning membalas, ia tidak minum dan akan tidur lebih awal. Selamat malam, bos. Gu Chuan tersenyum.

Esok hari, Wen Wen berkunjung ke CDS. Ia terpaku melihat logo CDS. Ketika Gu Chuan datang, giliran ia yang terpaku melihat Wen Wen. Wen Wen berbisik pelan, ‘Gu Chuan’.

Bersambung

Komentar aku: Yas! Aku senang episode ini. Satu, benar, bagaimana pun di kantor ada yang namanya formalitas prosedur, tidak main potong kompas. Di sisi lain, bagaimana mungkin seorang VP firma arsitektur bisa merendahkan klien dengan menyebut proyek si klien tidak berarti? Lari semua calon klien yang ada. Senang melihat dinamika yang ada di drama ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: