Doom at Your Service Ep. 02.1

Myeol Mang tersenyum, menggenggam tangan Dong Kyung dan mengajaknya pergi. Dunia berputar terbalik di depan mata Dong Kyung, seolah tak ada yang terjadi. Myeol Mang menyuruh Dong Kyung tidak melepaskan tangannya, atau ia akan mati sekarang juga.

Dong Kyung masih tidak percaya. Myeol Mang lalu mematikan listrik dan internet, Dong Kyung merasa Myeol Mung manusia beraliran listrik. Akhirnya Myeol Mang memanggil komet. Dong Kyung menyuruhnya berhenti, ia tak mau dunia dihantam oleh komet. Myeol Mang pamit pergi.

Dong Kyung enggan melepaskan tangan Myeol Mang. Myeol Mang memberikan seutas gelang tali merah. Itu tanda perjanjian darinya, tapi Dong Kyung wajib men-charge gelang setiap sore/malam, dengan cara menggenggam tangan Myeol Mang. Ia tak mau Dong Kyung ingkar janji. Myeol Mang menyuruh Dong Kyung memikirkan satu permintaan.

Supir truk memasuki café. Dong Kyung ingat wajahnya dan bertanya, tapi si supir tak ingat apa-apa.

Si pelaku penusukan yang diselamatkan mencoba membunuh diri, Myeol Mang memutuskan kain gantungan. Penusuk mengiba, ia mendengar suara-suara, ia lebih baik mati. Myeol Mang sedang merasa senang hati, jadi ia akan meninggalkan si penusuk membusuk di penjara.

Dong Kyung pergi ke unit apartment Na Ji Na. Ia kaget melihat Ji Na telungkup di lantai. Ji Na ingin mati saja, semua tulisannya hilang gara-gara listrik tiba-tiba mati. Dong Kyung menutup mulutnya, Myeol Mang yang mematikan listrik sekota, tapi tak kan ada yang percaya. Ia menyuruh Ji Na menulis ulang lagi saja.

Ji Na tahu, tak ada yang suka novelnya. Dong Kyung ingat, semua di Life Story mengkritik novel Ji Na. Dong Kyung berjanji akan membujuk Ji Na memperpendek novel dan langsung menulis bab penutup. JI Na akhirnya menurut.

Melihat kulkas Ji Na hanya berisi air mineral dan Ji Na hanya makan snack, Dong Kyung memutuskan belanja di toserba dekat unit. Dong Kyung menerima telpon dari Dr. Dang Myun. Dr. Dang Myun mengingatkan keseriusan penyakit Dong Kyung dan tidak ingin Dong Kyung berbuat nekad. Dong Kyung mengatakan ia telah memilih.

Myeol Mang menjenguk SoNyeoShin di RS. Aneh, SoNyeoShin menyuruh Myeol Mang mewujudkan harapan manusia. Tapi, manusia yang ini minta kehancuran. Sebelum SoNyeoShin mengingatkan, Myeol Mang menukas, ia tahu kalau dunia hancur, maka kupu-kupu dan tukang kebun tidak lagi diperlukan.

SoNyeoShin tidak tahu, kenapa Myeol Mang yang terpilih. Mungkin nasib, dan nasib selalu kejam pada siapa pun. SoNyeoShin mengingatkan Myeol Mang akan dihukum kalau melakukan hal buruk. Bagi Myeol Mang, sekarang pun ia seperti hidup dalam hukuman.

Dae Han melakukan protes di kantor Life Story. Ia menyalahkan Dong Kyung karena istrinya minta cerai. Rekan-rekan Life Story berpihak pada Dong Kyung. Nyaris saja Dong Kyung memanggil Myeol Mang, tapi ia urungkan. Istri Dae Han yang malu hati menyeret Dae Han sambil berteriak kalau ucapan Dae Han semuanya bohong.

Dong Kyung mengajukan permohonan berhenti. Cha Joo Ik, menolak, sementara Chang Sin pergi ke Bali merayakan keberhasilan kembali ke pacarnya. Joo Ik tak ingin Dong Kyung mengundurkan diri.

Dong Kyung membeku ketakutan di depan penyebrangan jalan. Myeol Mang tiba-tiba muncul dan menggenggam tangannya, recharge. Myeol Mang menjelaskan, kalau Dong Kyung ingkar janji, maka seseorang yang saat itu paling dicintai oleh Dong Kyung akan meninggal. Dong Kyung merasa tertipu dengan perjanjian mereka.

Myeol Mang tidak setuju. Ia membawa Dong Kyung kembali ke saat akan ditabrak truk dan memberi kesempatan memilih, sekali lagi. Setiap kali seseorang mendapatkan sesuatu, ia akan kehilangan sesuatu. Myeol Mang mengulang apa yang dikatakan SoNyeoShin, nasib yang memilih Dong Kyung, dan nasib selalu kejam.

Dong Kyung menyuruh berhenti! Truk pun menghilang. Dong Kyung menampar Myeol Mang. Myeol Mang mengingatkan kalau ia telah memberi tahu dari awal. Dong Kyung lah yang mengambil keputusan, ia hanya menghormati keputusan itu. Myeol Mang pergi meninggalkan Dong Kyung.

Bersambung

Komentar aku: aku sempat kesal pada Dong Kyung, memang ia yang membuat keputusan mengambil tangan Myeol Mang. Tapi, kemudian aku ingat, Dong Kyung tidak pernah benar-benar ingin dunia kiamat! Itu kan karena mabuk + bertubi-tubi mendapat kejadian buruk, lebih dari tiga malah! 1. Sakit fatal, 2. Dilabrak istri pacar, 3. Dilabrak bos, 4. Kehujanan, termasuk cucian, 5. Adiknya minta uang dan tak peduli peringatan kematian orang tua… Kalau kata pepatah, ‘sudah jatuh, tertimpa tangga, dicakar kucing, digigit monyet pula’. Ouch

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: