Doom at Your Service Ep. 01.2

Bibi menelpon, berbincang banyak hal. Dong Kyung mengingatkan agar bibi tidak memberi Sun Kyung uang. Bibi merasa kehidupan mereka akhirnya membaik, dirinya, Dong Kyung dan Sun Kyung telah melaui banyak hal. Semoga hidup selalu seperti ini selamanya. Dong Kyung membatin, ia tak ingin memberi tahu bibinya.

Dong Kyung bertanya pada foto orang tuanya, apakah kematian menyakitkan? Ia keluar dan meminum makgeolli. Ia melihat bintang jatuh, berteriak memohon agar dunia berakhir dan diterpa bencana. Myeol Mang yang mendengarkan permohonan manusia sambil meminum arak, terarik. Ia dipanggil, meski permohonan ini sedikit berbau alkohol.

Dong Kyung terbangun, ia membuka pintu, Myeol Mang muncul di hadapannya. Semakin Myeol Mang mencoba menyakinkan Dong Kyung siapa dirinya, semakin Dong Kyung tidak percaya. Myeol Mang menjelaskan, ia berulang tahun hari ini dan siap mewujudkan mimpi Dong Kyung. Karena Dong Kyung tidak juga percaya, Myeol Mang pergi sembari berjanji akan menunggu.

Myeol Mang memasuki mimpi Dong Kyung. Dong Kyung tak percaya dan berusaha lari.

Akhirnya, Myeol Mang membawanya ke ujung dunia, tempat yang diingini Dong Kyung. Myeol Mang adalah malaikat kematian dan kehancuran. Tapi, ia sendiri tak bisa membuat kiamat, perlu permintaan manusia untuk mewujudkannya. Ia berharap Dong Kyung benar-benar meminta akhir dunia.

Alarm Dong Kyung membangunkannya kembali. Harapan Dong Kyung bahwa semua itu adalah mimpi pupus saat melihat jejak kaki dan lingkaran tanggal. Tidak itu saja, Myeol Mang mengikuti kemana pun Dong Kyung pergi. Ia menjanjikan kematian tanpa kesakitan, bahkan akan memanbahkan satu permohonan yang dibuat saat sadar, tapi Dong Kyung mengabaikannya.

Dong Kyung masuk di kereta yang berdesakan dan berharap semua orang menghilang. Lampu berkedip, mati. Saat menyala, hanya ia dan Myeol Mang yang ada di kereta itu. Myeol Mang memperlihatkan kilasan yang terjadi kalau semua orang menghilang. Itukah permintaan Dong Kyung? Lampu berkedip dan menyala lagi. Semua kembali seperti semua. Dong Kyung bergidik.

Jo Ye Ji, kepala editorial Life Story, menghampiri Dong Kyung, memberikan se-cup kopi. Ye Ji menyabarkan Dong Kyung. Insiden kemarin itu karena emosi Chang Sin sedang tinggi, ia habis bertengkar dengan pacarnya. Ye Ji berharap Dong Kyung tidak benar-benar mengundurkan diri.

Kim Da In, rekan sekerja, memberi tahu kalau penulis Siberia telah datang. Tapi, yang hadir Myeol Mung. Ia telah menghipnotis semua orang, termasuk penulis asli yang sekarang sedang jalan-jalan entah ke mana. Myeol Mung menawarkan membunuh Chang Sin, ia tahu Dong Kyung membenci CEO dan Life Story. Ia akan berhenti mendengar pikiran Dong Kyung, kalau Dong Kyung membuat perjanjian bersamanya. Dong Kyung menjadi kesal dan pergi ke luar.

Myeol Mung berdiri tegak bak malaikat kematian di seberang jalan, menunggu Dong Kyung melintas. Voice over… Tidak ada yang berubah saat kau divonis mati. Kau tak takut pada apa yang tak bisa kau lihat, kematian atau kehancuran. Tapi, melihat kematian berdiri tegak di depanmu, ketakutanmu menjadi nyata. Rasa sakit, menjadi nyata.[Tak Dong Kyung]

Kesakitan di kepala Dong Kyung membuatnya terjatuh. Truk melaju dengan cepat ke arah Dong Kyung. Lalu, dunia berhenti. Dong Kyung melihat ke malaikat kematian menghampirinya, menyuruh memilih: kematian saat ini juga atau membuat perjanjian dengannya?

Tanpa disadari Dong Kyung menyambut uluran tangan Myeol Mang, meyegel perjanjian mereka. Menghitung hari dimulai, H-99.

Bersambung

Komentar aku: keren! Yas! Ooo… sutradara adalah yang juga menyutradari Search:WWW ahahaha, aku suka.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: