Miss Crow with Mr. Lizard Ep. 06

Tang Xu menengok ayah baptis dan sarapan bersama. Ayah baptis mengingatkan kalau ayah kandung Tang Xu, Tang Zheng Cheng, tak lama lagi akan bebas dari penjara. Ayah baptis mengingatkan Tang Xu untuk tetap menjaga ayah kandung, meski ayah kandung seperti menghancurkan hidup Tang Xu. Ia juga akan menyerahkan kepengurusan perusahaan pada Tang Xu, karena ingin melihat Tang Xu sukses membuktikan diri.

Gu Chuan membaca pesan terima kasih dan pamit yang ditinggalkan Xiao Ning. Cheng Ran datang berkunjung dan minta Xiao Ning belanja bahan hot pot di rumah Gu Chuan siang ini. Xiao Ning mengiyakan lalu pamit pada bibi Jiang yang menyantap sarapan yang dibuatkan Xiao Ning.

Cheng Ran melihat baju dan selimut yang terlipat rapi, lalu menggoda Gu Chuan lagi. Cheng Ran malah senang kalau Gu Chuan bisa suka atau jatuh cinta pada Xiao Ning. Jadi, ia takkan selamanya menjadi dingin seperti kadal kesayangannya, bukan?

Tang Xu menjenguk Zheng Cheng di penjara. Tang Xu marah waktu Zheng Cheng mengingatkan kalau Tang Xu tidak tersilap oleh uang ayah baptis. Tang Xu menukas, setidaknya ayah baptisnya bukan kriminal yang membunuh ibu dan menghancurkan hidup Tang Xu.

Cheng Ran mengundang Xiao Ning masuk. Saat ini ia punya satu saja tugas untuk Xiao Ning, menjaga dan melaporkan kondisi Gu Chuan setiap saat, bahkan kalau perlu tidur di rumah Gu Chuan! Xiao Ning heran, Gu Chuan kan bukan anak kecil? Cheng Ran akan membayar lebih dan pergi untuk membeli panci.

Xiao Ning lalu memasak untuk Gu Chuan. Chung Ran ternyata berbohong. Itu adalah taktiknya agar Xiao Ning dekat dengan Gu Chuan. Chung Ran sendiri merasa mendapat jackpot saat melihat foto Zhao Yan bersama Xiao Ning. Kali ini, Dewa mendengarkan doanya.

Xiao Ning mnta tolong Gu Chuan, yang ada Gu Chuan seperti tersihir dan merapikan rambut Xiao Ning. Ia buru-buru menyingkir karena jam detak naik dengan cepat. Xiao Ning memuji selera Gu Chuan memilih binatang peliharaan, kadal. Itu karena meski hidup serumah, kadal tak pernah menggangunya.

Cheng Ran membayar seorang pemuda untuk berpura-pura meminta survey berbayar ¥1,000. Zhao Yan setuju untuk ikut. Pertanyaannya tentang kalau single, pria seperti apa yang Zhao Yan dambakan? Zhao Yan menjawab dengan jujur. Setelah selesai, ia bertemu dengan Cheng Ran yang telah menunggu di café.

Gu Chuan makan bersama Xiao Ning, menyuruh tak perlu menunggu Cheng Ran. Xiao Ning bercerita dulu ia pernah ditolong saat mengalami hal yang lebih buruk, sayang saat itu gelap dan kejadian sudah berlangsung lama, ia tak bisa melihat wajah pria yang menolongnya. Atau, di manakah ia sekarang?

Cheng Ran memperkenalkan diri sebagai bos Xiao Ning dan mengajak Zhao Yan berkencan. Zhao Yan menolak. Ia alergi pada pria terlahir dari keluarga kaya, tapi tak suka berkerja dan hanya luntang lantung seharian. Yang malah makin membuat Cheng Ran terkesan dan tertantang.

Gu Chuan tersandung dan terjatuh sambil menahan Xiao Ning di pelukannya, saat mencoba menahan Xiao Ning membukakan pintu untuk orang tua Gu Chuan yang tiba-tiba datang. Ibunya membuka pintu dan melihat mereka berdua. Ia buru-buru keluar. Ayah Gu Chuan menganggap istrinya berhalusinasi.

Benar saja, saat mereka masuk lagi, Gu Chuan sedang mendiktekan pekerjaan pada Xiao Ning yang tekun mengetik di depan laptop. Ayah Gu Chuan memperhatikan kalau laptop masih mati. Ibu Gu Chuan langsung mengalihkan ke makanan dan mereka mengajak makan bersama. Tapi, Gu Chuan menyuruh Xiao Ning pergi ke kantor.

Meski orang tuanya gembira melihat Gu Chuan bersama Xiao Ning. Gu Chuan tetap bersikeras kalau Xiao Ning hanya asisten pribadi saja. Melihat penerimaan Gu Chuan yang dingin, ayah Gu Chuan mengajak istrinya pulang esok hari. Ayah Gu Chuan menegur, Gu Chuan tak usah memperhatikan perasaan ayahnya, tetapi apakah Gu Chuan harus bersikap kasar pada ibunya?

Dengan mata berkaca-kaca, Gu Chuan menjawab. Kondisinya membuat ia tak bisa hidup dekat orang tuanya, tak bisa menikah dan memberikan cucu, tak bisa menikmati kebahagian hidup. Akan lebih baik kalau sekalian saja mereka menganggap ia bukan anak mereka.

Ayah Gu Chuan menyetujui permintaan Gu Chuan dan pergi. Ibu Gu Chuan memeluk Gu Chuan, tetap berusaha mengerti dan memberi semangat, meski hatinya patah. Detak jantung Gu Chuan naik dengan cepat, meski ia hanya terduduk diam. Pikirannya melayang pada ucapannya dan kemarahan, kepedihan hati orang tuanya.

Di kantor, Man Lin mendengarkan cerita Xiao Ning tentang apa yang terjadi, dan meminta dikirim alamat rumah Gu Chuan. Ia akan berkunjung untuk memastikan Gu Chuan baik-baik saja.

Gu Chuan menunjukkan detak jantung yang mencapai 106. Cheng Ran langsung ketakutan, ia minta Gu Chuan tidak menyetrumnya. Ia lalu memberikan beberapa barang yang ia beli. Gu Chuan ingin tahu, kali ini siapa yang akan jadi korban permainan cinta Cheng Ran? Cheng Ran membantah, kali ini ia benar-benar jatuh cinta. Cinta-cinta yang dulu adalah persiapan untuk cintanya yang sekarang. Ha! Ternyata, Cheng Ran ingin Gu Chan membujuk Xiao Ning agar bisa mendekati Zhao Yan. Gu Chan menolak.

Man Lin datang membawa belanjaan. Gu Chuan merasa ia baik-baik saja tapi sedang tak ingin menerima tamu. Ia minta tolong agar besok Man Lin mengantar orang tuanya pulang. Itu saja.

Bersambung

Komentar aku: huhuhu…  Aku mengerti posisi Gu Chuan. Terengut dari kehidupan yang penuh gairah, lalu hidup hanya dalam cangkang kosong pastinya berat. Satu sisi menyalahkan orang tua karena dibiarkan tetap hidup, di sisi lain menolak dekat dengan orang tua agar mereka tak terlalu patah hati saat ia meninggal, di sisi lain lagi menyalahkan diri sendiri. Pastinya, Gu Chuan juga tidak ingin seperti itu, buktinya meski terlihat duduk santai, detak jantungnya naik tinggi sekali.

Alasan baru kalau ditanya seberapa sering berganti pacar: yang dulu-dulu untuk dijadikan pelajaran bagi hubungan yang sekarang. Ha! Good luck with that, kekeke…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: