Miss Crow with Mr. Lizard Ep. 03

Zhao Yan datang membantu, membawakan pakaian ganti. Wang Kai menegur Xiao Ning yang datang terlambat, tapi segera memaafkan begitu diberi dua kantong snack. Xiao Ning masuk ke ruangan Gu Chuan yang sedang bersama Man Lin.

Tanpa memberi kesempatan bertanya lebih jauh, Gu Chuan menjelaskan kalau sejak hari ini, Xiao Ning adalah asisten dan supir pribadinya. Gu Chuan juga memberikan aturan-aturan yang harus dipatuhi Xiao Ning.

Sore ini Xiao Ning mengantar Gu Chuan meeting dengan calon klien, perusahaan pemilik jaringan resort & hotel. Sementara, Man Lin menjemput orang tua Gu Chuan di airport untuk diantar ke hotel, karena Gu Chuan harus menghadiri meeting penting itu.

He Sheng melihat Xiao Ning dan marah-marah, ia mengusir Xiao Ning. Ia menganggap CDS sengaja membuat perangkap untuk menjatuhkannya. Beruntung Mr. Qin, pemilik jaringan hotel, datang menyambut dan menyalami Gu Chuan dengan hangat, membuat He Sheng tak berkutik.

Ketika He Sheng masih berusaha menjatuhkan CDS dengan menyebut status supir Xiao Ning, Gu Chuan membalikkan keadaan dan membuat Mr. Qin memuji reputasi dan kinerja CDS yang terkenal bagus. Gu Chuan melanjutkan presentasi dengan sukses, di bawah pandangan kagum dari Xiao Ning.

Di basement parkir, Xiao Ning menjelaskan kenapa He Sheng bersikap kasar padanya. Waktu Xiao Ning membeli minuman untuk Gu Chuan, He Sheng datang mem-bully. Gu Chuan menyelamatkan Xiao Ning yang hampir dipukul He Sheng. Ia lalu menyuruh Xiao Ning menelpon polisi. Ia mengancam He Sheng untuk tidak mengganggu seluruh staff wanita di CDS.

Sesampainya di rumah Gu Chuan, Xiao Ning tidak ragu menyampaikan rasa terima kasih dan kagumnya pada Gu Chuan. Ia merasa sinar keberuntungan mulai menghampirinya. Tapi, ia tak mau CDS tersambar ketidak beruntungan yang ia bawa dan proyek CDS gagal. Gu Chuan menyuruhnya pulang. Xiao Ning berlari pulang sambil terus meneriakkan kalau Gu Chuan adalah boss idolanya.

Xiao Ning tidak berhenti tersenyum lebar. Ia sangat menikmati hari pertama bekerja. Ia menulis status di sosmed: ‘Tampan, tampan, tampan’. Zhao Yan bertanya, apa Xiao Ning sedang jatuh cinta?

Pagi hari, Xiao Ning sudah bersiap, ia membawakan sarapan Oatmeal untuk Gu Chuan. Man Lin yang membawakan sarapan kaget melihat Gu Chuan menikmati Oatmeal. Gu Chuan bingung, bukankah Man Lin yang menyuruh Xiao Ning membuatkannya sarapan?

Man Lin lalu mengajak Gu Chuan pergi ke pameran Nika, ia punya dua tiket. Gu Chuan setuju, ia minta Man Lin mengajak Xiao Ning. Gu Chuan sendiri akan minta tiket tambahan pada Cheng Ran.

Zhao Yan kesal, semua pria sama saja. Baru saja ia menutup text dari Ouyang yang masih mengajak ke rumah, atasannya, Manager Wei di tempat ia bekerja, Xun Lu Group juga berusaha merayunya, bahkan mengelus punggung Zhao Yan!

Man Lin memberikan tiket Nika pada Xiao Ning. Xiao Ning sangat senang, tapi lama. Ia meminta izin pulang cepat karena RS memberi khabar kalau ada anggota keluarga yang masuk RS.

Zhao Yan berpapasan dengan Tang Xu di depan lift. Xiao Ning menelpon untuk meminta bantuan menjaga nenek, karena bibi Jiang masuk RS. Tang Xu menawarkan bantuan menemani Xiao Ning berjaga di RS.

Gu Chuan tidak mengerti kenapa Xiao Ning melewatkan pameran Nika. Ia menyuruh Man Ling menghubungi Xiao Ling. Xiao Ling tidak ingin memberi tahu kondisinya, tapi Gu Chuan mendengar suara suster yang meminta Xiao Ling menanda tangan surat pasien dan membayar biaya RS hari ini juga.

Xiao Ling kaget melihat Gu Chuan dan Man Lin datang ke RS. Gu Chuan menyuruh Man Lin mengurusi pembayaran yang akan dicicil dari potongan gaji Xiao Ling. Tang Xu tiba-tiba menengahi, ia akan menanggung semua biaya. Xiao Ning memperkenalkan mereka berdua. Xiao Ning tidak ingin berhutang budi pada Tang Xu, jadi ia memilih berhutang pada perusahaan CDS.

Man Lin mengantar Gu Chuan pulang, Ia kaget dengan perubahan sikap Gu Chuan yang memperhatikan karyawan. Gu Chuan dengan acuh tak acuh menjawab kalau ia ingin keluarga karyawannya sehat semua.

Di RS, Xiao Ning menunggui bibi Jiang yang besar kemungkinan gegar otak karena kecelakaan scooter. Bibi Jiang menyesal, uang tabungan Xiao Ning habis karenanya. Bagi Xiao Ning, yang penting bibi Jiang bisa segera pulih kembali.

Di rumah Gu Chuan, Dr. Peer sudah menunggu bersama asisten untuk meng-update charger dan software jantung Gu Chuan. Dokter kaget mendengar Gu Chuan bertanya apa ia bisa sembuh? Selama ini pertanyaan Gu Chuan hanya kapan ia mati? Apa, atau tepatnya, siapa yang mengubah Gu Chuan?

Dr, Peer langsung memberondong Gu Chuan dengan puluhan pertanyaan. Gu Chuan hanya mengakui ia bertemu karyawan wanita baru. Ia menolak bicara tentang perasaan dan masuk bilik tidur untuk menghindari Dr. Peer.

Bersambung

Komentar aku: hahaha… aku pernah punya boss idola, baik, pintar, super tampan, dan super setia pada keluarga. Tapi, aku tidak pernah bisa mengungkapkan rasa kagum aku pada boss aku itu. Kekeke… Mungkin itu sebabnya seperti Gu Chuan, sedikit demi sedikit sikap Xiao Ning bisa memenangkan hati aku juga ya? Sikap yang terus terang, tapi tetap sopan bahkan tidak mendendam pada orang seperti He Sheng. Tidak juga berusaha mengambil kesempatan. Meski mungkin naïve, sikap Xiao Ning menghangatkan hati aku.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: