Sell Your Haunted House Ep. 05.2

In Beom menyuruh Ji Cheol memata-matai tim Daebak tanpa ketahuan. Ji A meminta Jung Hwa merahasiakan usaha mereka mencari PresDir Hwang, tanpa kedua tim sadar mereka mencari orang yang sama.

Ji A bertemu Ji Yeon, menawarkan membeli properti di harga 20% lebih tinggi. Ji Yeon minta waktu membicarakan tawaran ini dengan kakaknya. Sewaktu Ji Yeon menelpon kakaknya, laptop Ji Cheol berkedip memberi tahu lokasi PresDir Hwang. Ji A menolak meneken kontrak kalau tidak bertemu langsung PresDir Hwang. Ji Yeon menahan Ji A agar tidak pergi.

In Beom pergi ke lokasi berpura-pura mengantarkan barang. Tapi yang keluar malah Tae Jin dan langsung menggasak In Beom. In Beom berteriak kegirangan melihat Ji A datang bersama Ji Yeon. Ji A langsung berlari meloncat menendang…

Sekretaris Choi memberi tahu Hak Sung kalau PresDir Hwang ditangkap polisi. Hak Sung menyuruh sekretaris Choi menghubungi kepala polisi pos itu dan membereskannya.

Di kantor polisi, Tae Jin berteriak menuduh Ji A menggebuki mereka. In Beom menyuruh polisi memeriksa data PresDir Hwang yang masuk daftar orang dicari. Polisi membenarkan tapi melarang In Beom pergi. Mereka akhirnya dibebaskan dan melihat Tae Jin cs dijemput mobil mewah milik Hak Sung.

In Beom marah-marah, kesal karena dipukuli tanpa hasil. Bukti bahwa PresDir Hwang ada bersama anak buah Hak Sung tidak berarti apa-apa, tidak akan bisa dipakai di pengadilan. Ji A mengambil alih dan menyuruh Ji Cheol meretas ponsel presDir Hwang.

Rekaman percakapan PresDir Hwang dan Sekretaris Choi dari Dohak Construction beredar viral di media. Mengundang protes massa atas perlakuan polisi yang menutup mata atas ketidak adilan itu. Hak Sung menyuruh sekretaris Choi mendepak PresDir Hwang dengan menjadikannya kambing hitam.

Hak Sung membuat pernyataan permintaan maaf dan berjanji memberikan uang pengganti. Sekretaris Choi melaporkan kalau Ji A dan In Beom adalah dalang dibalik kebocoran rekaman itu.  Jaksa menuntut hukuman 7 tahun penjara dan denda 3.6juta dollars. In Beom kecewa, jumlah itu tidak sepadan. Ia berlari ke Daebak, tapi rupanya Ji Ah juga kesal dan melampiaskan pada samsak tinju yang tak bersalah.

Samsak itu telah menyelamatkan banyak jiwa…

Ji A bertemu klien pemilik Green Villas, menyarankan tidak mejual unit, tapi menyewakan saja. Pengembangan daerah akan membangun stasiun kereta baru, properti itu akan menguntungkan si pemilik. Si pemilik tersenyum senang dan berjanji tak akan menjualnya.

Ji A dan Hwa Jung mengunjungi Young Mi. Bagi Daebak, Young Mi adalah calon penyewa Green Villas terbaik. Hwa Jung malah menawarkan meneken kontrak secara digital, untuk memudahkan Young Mi dan bayinya. Young Mi terdiam tak bisa berkata-kata.

Episode: Hidup Tanpa Tujuan

Young Mi dan putrinya melihat unit itu, mengenang saat pertama ia berkunjung bersama Kyung Hee. Seolah melihat arwah ibunya tersenyum, Young Mi menangguk berterima kasih sembari menunjukkan cucu Kyung Hee.

Kasus Green Villas, 2021 – SELESAI. In Beom memandangi Ji A sembari tersenyum, memuji taktik win-win antara klien pemilik dan putri Kyung Hee. Ji A menukas, ia tak suka basa-basi dan menyimpan file di ruang rahasianya.

In Beom tertangkap basah mencoba mencari file Sung Sik, Ji A tak percaya kalau In Beom masih terkena residu arwah. In Beom akhirnya mengaku, ia ingin belajar. Baru kali ini In Beom merasa ingin membunuh orang, dan mengerti arti patah hati karena berduka. Tapi, In Beom juga merasa berarti, bisa menolong orang.

Ji A menegaskan, setelah kontrak berakhir, In Beom bisa hidup normal seperti biasa. Juga, tidak ada obat atau penelitian yang bisa membantu efek dari exorcism.

Vlogger Ghost Chaser bersiap di depan gedung Cheonha, menyelidiki rumor hantu di café PC. Gedung itu sudah lama kosong ditinggalkan. Ia turun ke basement. GSC tim berteriak ketakutan saat sosok hantu keluar di video Ghost Chaser yang ditunjukkan klien baru, An Chang Sub, pemilik Cheonha.

Hwa Jung menunjukkan hasil penelitian awal. Korban, Han Dong Hee, meninggal di usia 23 tahun. Sseorang gamer yang bermain di café PC dua hari berturut-turut tanpa tidur dan keluar di malam ketiga hanya untuk meninggal karena serangan jantung. Hidup tanpa tujuan, komentar In Beom. Gedung itu sekarang hanya diisi sauna kering di basement dan bakery di lantai atap. Ji A memutuskan exorcism kilat.

Dugaan Ji A tepat, arwah datang di jam kematiannya. Mulut Ji A mulai mengeluarkan embun. Tanpa menunggu lama, arwah penasaran masuk ke tubuh In Beom dan pergi saat Ji A menusukkan binyeo. Tak terduga arwah lain muncul. Ji A menyuruh In Beom mengenakan kalungnya.

Tampak arwah bergerak memasuki Red Clay Sauna. Sesosok mayat wanita muncul dari dalam kolam sauna dan menarik Ji A ke dalam, Ji A menyadari ia kerasukan, ia memanggil Mi Jin meminta tolong. Tapi, suara teriakan dan tarikan tangan In Beom lah yang menyelamatkan Ji A.

Ji A memeluk erat In Beom. Pelukan itu mengingatkan akan Sung Sik yang juga memeluk sosok anak tanpa muka saat ia berlari masuk meminta tolong. Ji A bergumam… ada seorang anak.

Bersambung

Komentar aku: Oh yeah! Drama ini semakin menarik. Aku baru sadar kalau pria yang merangsek masuk sambil memeluk sesuatu, membakar area, mencekik Mi Jin itu adalah Sung Sik, paman dari In Beom. Oh! Aku pikir Sung Sik juga seorang medium, ada garis cenayang dalam keluarga In Beom, itu sebabnya dia memberikan kalung penangkal. Anak kecil itu hantu dari 7 korban yang terbakar. Lalu hantu yang merasuki dan membunuh Mi Jin adalah arwah ibu si anak? Mungkin dugaan aku benar, kemungkinan besar… salah. Kekeke… aku suka twist yang dimasukkan ke dalam drama.

Juga, oh boy… dua arwah penasaran dalam satu gedung. Bayangkan apa yang terjadi kalau Ji A mengurusi exorcism di gedung yang terbakar dan orang-orang meninggal terperangkap di dalamnya. Setidaknya Liputan 6.com punya berita nyata kebakaran club yang terburuk… hati-hati kalau dugem, eh? Hihi.. https://www.liputan6.com/global/read/2670121/10-kebakaran-horor-mematikan-di-kelab-malam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: