Sell Your Haunted House Ep. 04.2

In Beom berjalan memasuki Britium dan puas dengan apa yang ia lihat di lantai dasar, pesta yang dipenuhi orang-orang kaya. Ji A bergegas pergi ke Britium, tapi tak menemukan In Beom. Acara dimulai. Tak terduga, Eun Hye malah memberikan pidato penghargaan pada Byung Ho. In Beom yang menonton dari balkon tertawa, ia menduga Ji A berhasil membujuk Eun Hye.

Eun Hye selaku Presdir Britium meminta maaf atas kelalaian mereka mengetahui yang sebenarnya dan ingin meletakkan penghargaan pada tempatnya. WaDir Kwon hanya bisa mengangkat bahu, ia tahu, ia telah kalah. Sementara, pelukis Hyun Seo sudah terlebih dulu meninggalkan tempat.

In Beom menjegal Hyun Seo yang berusaha melarikan diri. Polisi datang dan menangkap Hyun Seo atas tuduhan membunuh Byung Ho.

Di video ponsel terekam: didorong keserakahan, Hyun Seo yang khawatir hidupnya akan merana saat Byung Ho memberi tahu kalau umurnya tidak akan panjang dan memutuskan untuk kembali ke desa bersama Ji Won, mendorong Byung Ho dengan keras, hingga kepala Byung Ho membentur dinding.

Eun Hye mengaku, ucapan Ji A merubah pikirannya. Almarhum suami Eun Hye juga menyukai lukisan-lukisan karya Byung Ho, menganggap lukisan-lukisan itu bak rangkaian surat cinta. Penghormatan pada Byung Ho adalah cara Eun Hye menghargai kenangan almarhum suaminya.

In Beom berteriak kegirangan saat Ji Cheol memberi tahu kalau Eun Hye bahkan menyerahkan seluruh lukisan koleksi Britium yang dilukis Byung Ho pada Ji Won. Jadi, ia bisa menjual lukisan karyanya tanpa perlu memberi pada Ji Won dan tanpa perasaan bersalah. Yas! Saatnya mencari rumah termewah untuk Ji Cheol!

Penaksir harga memeriksa keabsahan lukisan yang dibawa In Beom dan memberikan persetujuan. Chairman Han memberikan setas penuh uang pada In Beom. Ji A terburu-buru mendatangi mobil Chairman Han, memberi tahu kalau lukisan yang dibawa In Beom palsu. Chairman kesal, In Beom mengambil kembali dan menolak berpisah dari lukisan itu

Byung Ho berjalan, bergandengan tangan dengan Ji Won. Akhirnya, mereka bisa pulang ke rumah. Ji Won tersadar dari mimpinya. Di samping tempat tidur, terpajang lukisan yang persis seperti yang ia lihat di dalam mimpi. In Beom memperhatikan dari depan pintu kamar RS dan mendesah.

Pemilik bangunan Mulla-Dong, membersihkan seluruh studio lantai dua. Ia meneken kontrak penjualan dan berjabat tangan dengan pembeli di kantor Daebak. Satu lagi klien yang puas dan kasus pengusiran arwah yang selesai dengan baik.

In Beom kehilangan kemampuan untuk melukis dan Ji Cheol frustasi karena rumah impiannya lenyap (lagi). Ji A juga ikut frustasi, jaket yang ingin ia beli online terjual habis saat menerima telpon keluhan dari In Beom. Untuk merayakan keberhasilan proyek besar ini, Hwa Jung mengajak mereka makan-makan di Changwa.

Ji A tanpa menutupi atau mencoba bermanis-manis, jujur menerangkan kalau semua yang terlibat dalam exorcism, baik dirinya, medium, bahkan klien, bisa saja terluka dan yang terburuk meninggal, karena hal yang tak terduga. Tapi, In Beom tidak usah khawatir karena kontrak mereka telah selesai.

In Beom tak setuju. Apa Ji A tega melihat Ji Cheol yang untuk pertama kalinya bekerja secara jujur, harus menipu lagi? Hwa Jung mendukung, ia tak ingin harus mencari dan men-test medium-medium baru lagi. Mau tak mau, Ji A setuju. Kontrak diperpanjang hanya untuk sebulan lagi saja!

Episode: Kebenaran pun Terungkap

Seorang ibu sedang menyiapkan bahan masakan ketika sesosok arwah bergerak melewatinya. Sosok itu menampakkan diri sesaat dan menghilang. Microwave di dapur mengeluarkan suara berdenting. Dan semua peralatan dapur tiba-tiba menyala secara bersamaan. Pintu terbuka dan suara kaki berlarian terdengar, meninggalkan jejak sepatu tak berwujud.

Pemilik unit 302 Green Villas pergi ke Daebak meminta tolong dijualkan unit. Ji A datang memeriksa bersama In Beom. Ia meraih tangan In Beom saat si arwah datang. In Beom kaget merasakan dinginnya tangan Ji A. Ji A bergumam, beberapa arwah tidak menyadari kalau dirinya sudah meninggal.

Hwa Jung memperlihatkan hasil penyelidikan awal. Apartment Green Villas terjual habis tiga bulan lalu, di lokasi yang sebelumnya adalah ladang Mulberry. Pengembang adalah Dohak Construction yang menyatakan pembelian dari agen kedua dengan harga 70% adalah tidak sah dan mengusir paksa para penghuni. Penghuni yang meninggal bisa jadi menghantui karena kecewa.

Mirae Design, pihak kedua, menyatakan telah mentransfer uang pembelian pada Dohak Construction. Tapi, Dohak Construction menyatakan tak pernah menerima. PresDir Hwang dari Mirae Design menghilang dan jalur hukum dihentikan. Ji Cheol diminta memeriksa siapa yang meninggal dalam kejadian itu.

Hak Sung menyuruh supirnya pergi ke lokasi pengembangan, tempat kantor Daebak dan restoran Changhwa berada. Tae Jin cs telah bersiap di lokasi. Mereka memutuskan menggasak restoran Changhwa terlebih dulu. Lagi-lagi, Ji A menyelamatkan In Beom & Ji Cheol yang ditangkap Tae Jin.

Hak Sung datang. Ji A melihat pria yang berdiri di samping Hak Sung, adalah pria yang dulu merangsek minta tolong pada Mi Jin sambil menggendong bayi, yang tak nyata. Ji A terbeliak, mulutnya mengeluarkan embun. Pria itu tidak sadar, ia telah meninggal.

Bersambung

Komentar aku: Yas! ‘The Other’, arwah-arwah yang tak sadar kalau mereka telah meninggal dan meneruskan hidup mereka di dunia. Dan lagi-lagi, yang gampang takut, jangan menonton malam hari. Gegara menonton drama ini, aku tak sadar melompat waktu mendengar bunyi kentongan yang dipukul penduduk yang sedang berjaga malam. Hahaha…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: