Sell Your Haunted House Ep. 03.2

Ji A terus berbicara dengan Mi Jin, memberikan waktu bagi In Beom untuk menyelinap keluar. Ji Cheol berusaha mengalihkan perhatian dan In Beom pun meloncat dari lantai dua. In Beom kaget melihat labu yang ia keluarkan dari tas, bukan dupa. Ji Cheol yakin ada hantu sungguhan di Daebak.

WaDir Kwon bertemu dengan Hak Sung, menyuruh Hak Sung menaikkan harga agar Eun Hye pun tergerak menjual dan terkena sangsi pemecatan karena menjual rugi aset musium. Hak Sung tidak setuju, hanya masalah waktu saja sampai Eun Hye menyerah pada Hak Sung.

Hwa Jung menemukan sebab arwah di Mulla-Dong meninggal: cedera otak, meski dia sendiri sudah menderita kanker paru-paru tahap akhir. Sayangnya, tidak ada yang tahu nama si arwah. GSC bergabung, Ji Cheol menawarkan keahlianya mencari orang. Ji A memutuskan untuk membawa data itu dan bertanya langsung ke Britium. In Beom langsung ikut.

Eun Hye mengundang pelukis Cho Hyun Seo menemui  Ji A. Hyun Seo marah dan mengancam akan memperkarakan Ji A yang menuduh Hyun Seo menggunakan model untuk melukis potret diri. Ji A merobek kanvas lukisan diri punggung, di belakang terpampang potret diri muka si arwah. Hyun Seo mencoba berkelit, tapi ditelikung oleh Ji A.

Mulanya, Hyun Seo menolak memberi tahu. Ji A menekannya ke dinding, Hyun Seo boleh memilih dihantui seumur hidup atau membantu Ji A mengantarkan arwah? Kim Byung Ho, itulah nama si arwah.

Eun Hye menyuruh Hyun Seo mengundurkan diri. Kalau orang tahu bahwa Hyun Seo dibantu oleh asistennya Byung Ho dalam melukis, reputasi musium akan hancur. Eun Hye tidak menerima penolakan, itu yang terbaik agar nama besar Hyun Seo, dan musium, tidak ternoda.

Hyun Seo pulang dengan marah. Mobil Hyun Seo mati, arwah Byung Ho menghantuinya. Tapak tangan berdarah bermunculan di seluruh bagian mobil.

Ji A memperingatkan In Beom untuk tidak menyebarkan berita tentang Byung Ho, tapi In Beom malah menyuruh Ji Cheol mencari tahu. Hyun Seo memiliki dua ponsel, satu untuk dibawa, satu ditinggal di tempat Byung Ho bekerja, di Mulla-Dong. Byung Ho merekam kegiatannya melukis untuk Hyun Seo dengan ponsel itu. Tapi ia meninggal sebelum sempat memeras Hyun Seo.

GSC membawa rekaman itu ke villa Hyun Seo yang dipenuhi artifak dan kertas mantra untuk menangkal arwah. Hyun Seo akan memberikan sisa bayaran kalau GSC berhasil mengusir arwah. Tapi, In Beom menolak. Tak lama arwah Byung Ho datang dan merasuki In Beom yang melepas kalung saat makan siang tadi.

Episode: Sang Seniman

Byung Ho berteriak dan mulai mencekik Hyun Seo. Beruntung Ji A datang. Ia melingkarkan kalung di leher In Beom yang melempar arwah Byung Ho keluar. Ji A geram, bukankah ia sudah memperingatkan In Beom kalau ia akan mati apabila menyalah gunakan info tentang Byung Ho?

Mereka dibawa ke kantor polisi Yongin. Ji A langsung dibebaskan karena tim legal Britium mendukung pengakuan Ji A. Tidak demikian dengan GSC. Polisi memiliki rekaman kekerasan yang dilakukan In Beom dan wanita yang bekerja di villa Hyun Seo bersedia menjadi saksi mata.

Ji Cheol gemetar ketakutan dan meringkuk menjauh setiap kali In Beom mencoba memegangnya. In Beom ingat dulu waktu kecil, ia pernah dituduh memukul temannya dengan batu. Padahal ia yakin tak melakukan itu. Ia mulai meragukan keyakinannya, benarkah ia seorang medium?

Hwa Jung makan malam bersama Ji A. Ji A akan mengusir In Beom begitu kasus Britium selesai. Hwa Jung yakin Eun Hye tidak mengizinkan exorcism di Britium. Ji A yakin bangunan di Mullae Dong masih menyimpan hasil karya Byung Ho yang lain. Jadi, ia bisa melakukan exorcism di sana.

Ji A menemukan lukisan itu.

Hwa Jung pun mulai beraksi dan menemui Eun Hye. Hwa Jung setuju membantu penjualan Britium, tapi ia punya permintaan tambahan.

Ji A menjemput In Beom di kantor polisi. In Beom berusaha terus menyangkal kalau ia adalah medium. Hal itu dipakai Ji A untuk membuat In Beom menyetujui membantunya mengusir arwah Byung Ho. Ji A mulai menyiapkan lokasi. Arwah Byung Ho datang tapi In Beom tak mau melepaskan kalungnya.

In Beom akhirnya mengakui kalau ia adalah medium. Kali ini ia tak mau lagi dirasuki lalu tersadar dan menemukan tangannya berlumuran darah. Seperti yang dulu-dulu ia alami. Tapi, dupa dan waktu semakin menipis.

Bersambung

Komentar aku: yas! Penipu yang benar-benar bekerja sebagai penipu. Mengkhianati partner sama mudahnya seperti menghabiskan uang hasil penipuan. Wow… cerita bergerak menjadi hitam dan menarik. Aku ingin tahu, bagaimana Ji Ah menghadapi seorang penipu seperti itu? Apalagi, Ji A membutuhkan medium yang handal saat Hyung Sik yang tidak sekuat In Beom patah kaki.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: