Beyond Evil Ep. 12.1

Chang Jin muda melihat proyek apartemen yang sedang berjalan. Ia akan membangun dan terus membangun sampai menguasai kota yang akan ia namai seperti nama dirinya. Chang Jin lalu menghajar habis-habisan dan menyuruh anak buah ganster menyampaikan pesan, kalau ia tak lagi bekerja membereskan masalah-masalah di nightclub.

Kembali ke masa kini, Chang Jin menyuruh Deol Seouk menawarkan bayaran berlipat bagi penasehat hukum atas tuntutan ganti rugi keterlambatan pembukaan shopping centre. Masalahnya, uang perusahaan telah habis digunakan untuk pembebasan tanah. Opsi lainnya? Mereka musti beremigrasi ke Rusia.

Saat itulah Chang Jin menerima email yang membuatnya mengamuk.

Jung Je tiba-tiba mulai bernafas kembali. Hae Won menenangkan, Jung Je benar-benar tidak ingat apa yang terjadi, air mata menetes dari pipinya.

Hae Won menyuruh Joo Won dan Dong Sik berhenti memaksa Jung Je berbicara. Joo Won lalu memperlihatkan surat perawatan Jung Je yang diminta oleh Hae Won. Jung Je juga ingin tahu apa yang terjadi pada hari Yu Yeon tidak pulang ke rumah? Jung Je lalu pingsan kehabisan nafas.

Episode 12: Melepaskan

Dong Sik – Joo Won memperhatikan ambulan yang membawa Jung Je ke RS. Bagi Dong Sik, kepercayaan adalah hal yang sia-sia. Joo Won berpendapat itu adalah kepercayaan lebih tergantung pada perasaan seseorang. Bukan karena Jung Je tidak bisa dipercaya, tapi lebih pada apakah Dong Sik siap menerima kebenaran?

Dong Sik meledek apa Joo Won mengkhawatirkan dirinya? Joo Won membalas kalau ia belum gila! Mereka berpisah jalan. Satu mobil menarik perhatian Dong Sik. Di belakang kemudi, Chang Jin berusaha menyembunyikan diri.

Pikiran Chang Jin berputar-putar: Hae Won membawa Jung Je ke RS. Si gila Dong Sik bekerja sama dengan putra pejabat, dan si pejabat Ki Hwan tidak bisa dihubungi. Akibatnya Chang Jin tidak fokus dan menabrak tempat sampah di belakangnya. Ia mulai tertawa dengan frustrasi sembari memukul-mukul setir mobil.

Kwon Hyeok melaporkan hasil penyelidikannya pada Ki Hwan. Di dua berkas pembunuhan, terdapat laporan mengenai pik gitar yang ditemukan Sang Bae dan diakui Dong Sik sebagai miliknya. Yang jadi masalah adalah laporan forensik untuk pik gitar tidak menemukan DNA atau sidik jari, dan laporan itu hilang.

Ki Hwan ingin tahu, apa Kwon Hyeok menuduh karena saat itu dia yang bertugas sebagai kepala polisi kota Manyang? Kwon Hyeok yakin bukan Ki Hwan yang menghilangkan berkas itu. Karena, Ki Hwan tidak mencoret hasil test pik gitar dari laporan dan Ki Hwan pula yang menyuruh Kwon Hyeok menyelidiki kematian Sang Bae dengan menyeluruh.

Ki Hwan juga tahu selain Joo Won dan Dong Sik, beberapa anggota polisi di kota Manyang menyelidiki kasus kematian Sang Bae. Ia menyuruh Kwon Hyeok membereskan berkas dan pergi. Kwon Hyeok sempat melihat panggilan masuk dari Chang Jin di ponsel Ki Hwan.

Dong Sik – Joo Won kembali berdiskusi. Pesan bisu Sang Bae berarti ada orang yang sengaja mendorong Jin Mook bunuh diri. Jin Mook tidak menghilangkan atau tahu isi laporan forensik, tapi ia mungkin tahu sesuatu tentang pik gitar itu. Mungkin itu yang ingin Sang Bae tanyakan saat menemukan Jin Mook bunuh diri di sel.

Dari laporan yang Joo Won pelajari, pik gitar dipakai saat Dong Sik berada di café Bonjour. Lalu setelahnya, Dong Sik masukkan ke box gitar dan pergi ke kabin di peternakan rusa Simju. Joo Won curiga apa mungkin Jung Je yang juga berada di kabin dan punya akses mengambil pik gitar menaruhnya di samping jenazah Bang Ju Seon?

Dong Sik membantah, Jung Je ada bersamanya saat pembunuhan Ju Seon. Dong Sik mengalihkan perhatian pada kamera di gedung di depannya. Ji Hwa menghampiri dan memberi tahu kalau gedung itu milik Chang Jin. Dong Sik ingat mobil berplat nomor yang diparkir di gedung sama dengan yang ia lihat kemarin malam.

Staff JL mengatakan ia hanya melakukan seperti yang disuruh, mengambil mobil dari bengkel karena menabrak, dan yakin Chang Jin tidak menabrak orang.

Chang Jin yang mengabaikan panggilan Ji Hwa, duduk di kantor Hae Won. Hae Won memastikan Jung Je tidak ingat apa-apa. Yang masalah justru karena Dong Sik – Joo Won mengenali telpon rahasia milik Hae Won karena panggilan dari Chang Jin.

Pada malam kematian Sang Bae, Hae Won yang sedang bersama Chang Jin, menerima telpon dari Gil Gu. Memberi tahu kalau Sang Bae mengetahui tentang file pik gitar yang hilang dari brankasnya saat polisi menggeledah kantor Sang Bae. Hae Won menjadi panik.

Dulu forensik menemukan sidik jari Jung Je ada di pik gitar. Hae Won memalsukan hasil forensik, dan pada akhirnya menghancurkan file dan pik gitar. Hae Won merasa Chang Jin tidak berhak marah, karena Chang Jin sendiri tidak menepati janji mengurus mayat Yu Yeon dengan baik, malah sekarang ditemukan di basemen rumah Dong Sik. Chang Jin berjanji akan mengurus Sang Bae.

Chang Jin mengancam ia akan membereskan Jung Je juga kalau Hae Won tidak memberi tahu di mana Jung Je dirawat. Sekretaris Oh Bok menemukan kamar di RS telah kosong, Jung Je menghilang.

Bersambung

Komentar aku: ha… kematian dan tulisan darah Jin Mook di sel menjadi pemicu Sang Bae untuk melakukan penyelidikan pribadi dan menemukan keanehan pada file forensik. Sekarang, semua pihak tahu. Ki Hwan – Kwon Hyeok: dari kedatangan Gil Gu dan Sang Bae; Dong Sik – Joo Won dari Ki Hwan; Hae Won – Chang Jin: karena Hae Won yang menghancurkannya. Wao… berputar-putar ya. Kira-kira apa yang dilakukan Ki Hwan kalau tahu partner kerjasamanya melakukan itu semua?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

<span>%d</span> bloggers like this: