Beyond Evil Ep. 11.2

Keanehan tidak berhenti sampai di situ. Setelah Gil Gu pergi, chief Sang Bae masuk bertemu Ki Hwan. Ki Hwan menegur Sang Bae yang seperti tak bisa mengatur anak buahnya. Sang Bae bertanya apa Ki Hwan menyingkirkan bukti forensik dari 21 tahun lalu? Ki Hwan mengaku tak tahu menahu dan menyuruh Sang Bae pergi.

Ki Hwan menyuruh Kwon Hyeok melakukan penyelidikan menyeluruh. Bagaimana pun juga, Sang Bae adalah atasan Joo Won dan Ki Hwan pernah bekerja sama dengannya. Kematiannya masih menyisakan tanda tanya. Bukti forensik yang disebutkan Gil Gu dan Sang Bae bisa menjadi titik awal penyelidikan.

Joo Won memberi tahu Dong Sik.

Ji Hwa melihat kamera CCTV dengan seksama. Mobil yang merekam Jae Yi diderek karena ada yang sengaja menaruh larangan parkir. Ji Hwa ingin tahu siapa yang melakukan hal itu. Do Su ingin membantu mereka, karena dulu chief Sang Bae pernah membantu keluarganya. Ia akan mencari tahu, sekaligus memberi tahu Dong Sik dan Ji Hwa kalau ada yang terekam mengunjungi Sang Bae di sel secara diam-diam.

Jae Yi mengundang dan meminta Gil Gu menceritakan hal yang sebenarnya. Ia tahu, Gil Gu bukan orang jahat. Sewaktu ibunya menghilang, Gil Gu dan istrinya lah yang mengurus Jae Yi.

Gil Gu mengaku kalau chief Sang Bae lah yang menyuruhnya datang ke sel. 21 tahun yang lalu, Gil Gu menyerahkan bukti petikan gitar milik Dong Sik ke forensik, dan dia juga yang membawa laporan yang menyebutkan tidak ada sidik jari ditemukan di petikan gitar itu. Yang membuat Sang Bae menangkap dan nyaris membunuh Dong Sik.

Dan laporan forensik itu menghilang. Gil Gu bersikeras ia tidak mengganti pik gitar atau pun menghilangkan laporan itu seperti yang dituduhkan Sang Bae saat bertemu di sel. Gil Gu juga berkilah, selain dirinya, ada orang lain yang mengunjungi Sang Bae, Cheol Mun.

Joo Won mengundang Cheol Mun makan malam. Dengan pongah, Cheol Mun mengaku ia mendatangi sel Sang Bae, tapi membantah kalau ia mengancam Gil Gu agar tutup mulut. Sebagai senior, Cheol Mun dan Sang Bae banyak berbincang tentang masa lalu.

Padahal, Cheol Mun menutupi kenyataan kalau ia dan Sang Bae yang pertama menemukan mayat Jin Mook. Juga, kalau ia mengancam Sang Bae agar tutup mulut tidak mengutak-atik hilangnya laporan forensik atau hal yang berhubungan dengan pembunuhan berseri Munju kalau ingin pensiun Sang Bae berjalan lancar.

Joo Won tidak percaya. Setelah kunjungan Cheol Mun, Sang Bae menatap kamera CCTV dan berbicara. Meski suara tidak terekam, Joo Won bisa membaca bahasa bibir. Sang Bae seolah berkata pada Cheol Mun kalau Cheol Mun tahu, siapa pun yang membunuh Jin Mook akan membunuh Sang Bae sekeluarnya dari penjara.

Chang Jin memperhatikan rekaman CCTV yang menunjukkan dirinya lah yang menyelundupkan tali pancing dan copy sertifikat kematian pada Jin Mook. Ia ingin tahu siapa yang mengirim video itu. Chang Jin mengambil tongkat dan memukul pot bunga. Ia tidak cacat, dan dia lah yang memukul kepala dan menceburkan mayat Sang Bae ke laut.

Hae Won sangat senang karena malam ini Jung Je mengajaknya makan malam bersama di restoran. Jung Je mengaku, ia tak sendiri. Dong Sik pun masuk menyapa Hae Won. Mereka semua menatap ponsel Hae Won yang berdering nada telpon masuk dari Chang Jin.

Joo Won mengambil ponsel Cheol Mun. Tiba-tiba ponsel kedua Hae Won berbunyi. Joo Won membuka pembatas ruangan, dan Cheol Mun terburu-buru menutup telpon yang diaktifkan oleh Joo Won. Hae Won bisa melihat Cheol Mun yang mencoba menyembunyikan diri.

Dong Sik tidak ingin tahu hubungan Cheol Mun – Hae Won saat ini. Ia memandang lekat dan bertanya pada Jung Je, kenapa hidupnya seperti mimpi buruk? Apa rahasia kelam yang Jung Je sembunyikan?

21 tahun yang lalu, Yu Yeon dengan tangan berdarah berlari di jalan sepi. Ia melihat sebuah mobil berjalan ke arahnya. Tiba-tiba terdengar suara tabrakan dan Jung Je terduduk lemas di samping pintu supir. Hae Won memperhatikan Yu Yeon yang tergeletak tak bergerak.

Chang Jin datang dan berkata sinis kalau semuanya jadi berantakan.

Bersambung

Komentar aku: Ha! Ternyata, rumit ya pembunuhan 21 tahun lalu. Dan, Jin Mook benar bukan pembunuh Yu Yeon. Dong Sik tidak bisa marah pada Gil Gu saat tahu isi hasil laporan forensik, apa karena Sang Bae sudah pernah cerita ya? Atau, karena sudah terlambat. Sang Bae sudah meninggal (dengan tragis) dan meski pahit, Dong Sik tidak bisa mengubah jalan hidupnya yang sudah memberi label pembunuh padanya (tragis x2).

Haugh, drama ini berat ceritanya. Beruntung pemain-pemain berkarakter kuat. Termasuk Gil Gu, yang membuat aku ingin mengguncang x1000… Juga, pemeran Chang Jin, yang sepertinya bukan gangster kuat, suka menyeletuk menggunakan bahasa Rusia (kata Ji Hwa belajar dari bar yang banyak dikunjungi warga Rusia), dan seperti hanya mondar-mandir tidak keruan, ternyata keji juga.

Termasuk, jalan cerita yang cepat begitu pembangunan karakter di 4 episode awal dibuat dengan meyakinkan. Jadi, benar ya… satu kota saling membantu dan menutupi pembunuhan. Errr… berapa banyak pembunuh serial yang mereka (kota Manyang – Munju) lahirkan dan sembunyikan?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: