Mouse Ep. 01.1

Jae Hoon, memperhatikan dengan intens, saat ular tikus hitam menjulurkan badan hendak memangsa tikus yang ia masukkan ke dalam aquarium. Sementara, semua temannya berhamburan lari ke luar.

Tikus berbalik menyerang, saat dilempar oleh sang ular, si tikus langsung bangun dan berlari menerkam ular.

5 tahun lalu… Jae Hoon masuk ke dalam gereja. Memandang lukisan kaca patri Yesus dan mempertanyakan apa Dia, seperti semua orang lainnya, menganggap Jae Hoon berbeda? Gereja terdiam, sunyi dan sepi.

10 tahun lalu… Song Soo Jung turun dari taksi dan menelpon rumah, sebentar lagi ia sampai. Tiba-tiba seorang anak kecil datang menangis meminta tolong, ayahnya terperangkap kecelakaan mobil. Mereka berdua pergi ke tempat kecelakaan terjadi.

Soo Jung menyuruh anak itu menunggu, ia yang akan memeriksa. Tiba-tiba, si pembunuh berdiri di belakang Soo Jung, merenggut kepala Soo Jung dan menghantamnya ke mobil berulang kali. Anak kecil itu terpaku ketakutan. Ia berjongkok, menutupi telinganya, sambil memohon agar semua berhenti.

Sekumpulan orang mulai menyelam ke dalam laut. Seorang dari mereka tersentak melihat sekumpulan ikan tersibak dan menampakkan mayat tanpa kepala. Ia panik berenang ke permukaan laut.

Berita melaporkan mayat itu sebagai Soo Jung yang hilang seminggu lalu. Di tangannya terdapat tanda persis seperti korban-korban lainnya, menjadikan total ada 18 korban dari pembunuh yang disebut sebagai ‘Pemburu Kepala’ karena selalu memenggal kepala korban.

Presiden menegur kinerja kepolisian dan memimpin langsung penyelidikan kasus ‘Pemburu Kepala’, untuk menenangkan rakyat yang marah. Apalagi, setahun sebelumnya, presiden berjanji akan memberikan masyarakat yang terbebas dari kejahatan.

Di London, Profesor Daniel Lee membeberkan hasil penyelidikan yang ia lakukan, tentang kesamaan gen dari para pembunuh dan psikopat. Tidak lama lagi teknologi akan bisa memberi data, apakah janin dalam kandungan berpotensi menjadi pembunuh atau tidak.

Choi Young Shin, dari kubu presiden, mengundang Daniel memberikan ceramah di depan anggota dewan yang akan memutuskan pengesahan undang-undang aborsi bagi janin yang terdeteksi mempunyai gen psikopat.

Daniel mengaku test DNA ini memiliki 99% keakuratan, sisanya 1% adalah gen para jenius yang mirip dengan gen psikopat. Voting berakhir 4 vs 4, membuat pilihan ketua majelis Shing Sung Min menjadi penentu akhir.

Daniel berkunjung ke rumah sahabatnya, Han Seo Joon. Daniel memberikan hadiah untuk istri Seo Joon, Sung Ji Eun, yang sedang hamil. Seo Joon memperlihatkan studio dan toko bunga yang ia bangun untuk Ji Eun. Daniel senang akhirnya Seo Joon bahagia. Mereka menikmati makan malam bersama.

Young Shin menegur Sung Min, yang memutuskan membatalkan UU aborsi, dan membuat presiden gusar. Alasan Sung Min sederhana: setelah 10 tahun menunggu, ia tak kan membiarkan istrinya menggugurkan kehamilannya, meski si jabang bayi terdeksi memiliki gen psikopat.

Daniel, selaku ilmuwan, memilih netral atas UU aborsi. Seo Joon memilih setuju, ia tak ingin anaknya lahir di dunia yang tidak aman. Melihat muka Ji Eun yang tiba-tiba pucat, Seo Joon dan Daniel menyuruhnya beristirahat.

Daniel menolak permintaan maaf Seo Joon. Pembunuh yang belum tertangkap bukan salah Seo Joon. Jennifer sudah tenang di alam baka, melihat Seo Joon bahagia dan akan memiliki anak. Seo Joon berterima kasih.

Daniel duduk di tempat tidur hotel, memandang foto tua yang ia keluarkan dari dompet: dirinya, Jennifer dan Seo Joon. Pandangan Daniel beralih ke jendela kamar, sepertinya hujan salju belum ingin berhenti.

Keluarga Go pergi berwisata ke bumi perkemahan. Bumi perkemahan mendadak tutup karena salju menyebabkan atap dapur ambruk. Mereka diperbolehkan tinggal gratis, tapi harus mengambil air sendiri. Mu Chi, si bungsu, memohon agar mereka tetap tinggal.

Pak Go berteriak memanggil Mu Won dan Mu Chi yang bermain salju untuk makan ubi bakar. Sementara, pak Go berjalan ke sumber mata air mineral. Tiba-tiba pak Go mendengar suara teriakan bu Go. Pak Go menyerang si pembunuh dan menyuruh bu Go lari menyelamatkan anak-anak.

Bu Go menyuruh anak-anak segera naik mobil van, tapi, mobil tidak mau menyala. Bu Go melihat si pembunuh berjalan mendekati mobil mereka. Bu Go menyuruh Mu Won berjanji untuk menjaga adiknya dan bersembunyi. Apa pun yang terjadi, mereka tidak boleh keluar. Ia memeluk anak-anaknya sebelum pergi.

Ibu Go memutuskan mengalihkan perhatian si pembunuh yang mulai menghancurkan kaca jendela mobil. Mu Chi berlari keluar dari tempat persembunyian dan melihat ibunya diseret si pembunuh. Ibu Go mati-matian berusaha menahan si pembunuh, membuatnya kehilangan nyawa.

Mu Won mengeluarkan koper, memasukkan Mu Chi yang pingsan dan menyembunyikannya di bawah tempat tidur. Si pembunuh menemukan koper itu dan mulai menghantamnya dengan palu. Ia menangkap Mu Won yang bersembunyi dan berusaha lari agar bisa menyelamatkan Mu Chi.

Mu Chi melihat dari sela kopor yang pecah dan darah Mu Won menetes. Salju terus turun  menyelimuti bumi perkemahan.

Polisi berdatangan ke bumi perkemahan. Seorang polisi memisahkan diri dan memeriksa van. Di RS, Bok Ho Nam menjelaskan pada det. Park Du Seok kalau mereka hanya menemukan berkas darah pak & bu Go. Anak sulung dalam kondisi kritis di ruang bedah, dan si bungsu terduduk dekat mereka.

Du Seok mendekati Mu Chi, memaksanya menggambarkan si pembunuh yang menculik putrinya. Seorang suster protes dan rekan polisi menarik pergi Du Seok. Mu Chi tiba-tiba mendorong suster, berteriak histeris, menunjuk ‘dia’ pembunuhnya…

Bersambung

Komentar aku: huhuhu… ‘Mouse’ langsung mengeluarkan episode dengan mayat dan pembunuhan yang dilakukan oleh ‘Pemburu Kepala’. Ha! Pak Daniel, bukan Charles Manson, tapi pengikutnya yang membunuh Sharon Tate. Yang lebih gila, justru dua psikiater yang membebaskan Edmund Kemper setelah membunuh 5 orang, dengan hasil pemeriksaan tidak berbahaya.

Sayangnya, penulis berusaha menjejalkan semua ini hanya dalam 38 menit pertama ditambah politik untuk UU aborsi. Akibatnya, cerita jadi terpotong antara Jae Hoon – Seo Joon/Ji Eun – Daniel Lee – keluarga Go. Lalu, aku tebak-tebak manggis, yang hilang adik laki-laki Daniel Lee, lalu Jennifer itu siapa? Har, har… jadi mawut.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

<span>%d</span> bloggers like this: