Beyond Evil

Network: jTBC

Rating: R-18+, kekerasan dan makian

Genre: thriller, pembunuhan, pembunuh serial

Mulai tayang: 19 Februari 2021

Durasi per episode: 1 jam 10 menit

Status: Telah selesai tayang untuk 16 episodes

Lee Dong Sik, detektif polisi yang didemosi karena dianggap berkaitan dengan pembunuhan adiknya, meski kemudian tuduhan itu dianulir, karena tidak ada bukti mayat yang ditemukan. Dong Sik memiliki ingatan dan kemampuan analisa yang tajam. Ia terus mencari mayat adiknya, berharap suatu waktu bisa menemukan, sekaligus menangkap pembunuhnya.

Han Joo Won, detektif polisi meminta ditugaskan di kota Manyang, tempat Dong Sik bertugas. Ia sangat terobsesi membuktikan kalau Dong Sik benar-benar bersalah. Joo Won sendiri menyimpan rahasia, yang hanya diketahui diri dan ayahnya, Han Ki Hwan.

Mereka berdua dikelilingi sahabat dari kepolisian Munju dan atasan mereka, Nam Sang Bae, yang dulu bertugas menangkap Dong Sik. Dalam menghadapi kedua anak buahnya yang saling bersitegang, Sang Bae justru memutuskan mereka berdua menjadi partner dalam bekerja.

Akankah Dong Sik berhasil menemukan mayat adiknya dan menangkap si pembunuh, atau benar dugaan Joo Won bahwa Dong Sik lah yang bertanggung jawab atas pembunuhan itu?

Akhirnya! jTBC mengeluarkan drama thriller ini. Aku sudah mencoba menonton dua episode awal dari beberapa  drama baru: ‘Vincenzo: tidak tertarik dengan jalan cerita. Pemain yang aku anggap cukup kuat hanya Song Jong Ki. Mungkin harus tunggu sampai 4 episode/sudah jelas jalan ceritanya baru tertarik. Sementara ini, lewat dulu.  ‘The Penthouse 2: War in Life’: tidak menghibur: selain menginjak yang lemah, menusuk teman/tetangga dari belakang, membunuh atau mencoba membunuh, juga berganti pasangan seperti berganti piyama, sebetulnya apa yang ingin diceritakan? ‘Sisyphus: The Myth’: kesalahan aku: harapan yang diletakkan terlalu tinggi, mengingat drama ini berbudget tinggi dan Jo Seung Woo menjadi pemeran utama (aku tidak bisa lupa dari perannya di ‘Forest’ 2 seasons). Tapi, melihat duck-tape, 10 anggota biro vs 1 orang (menang), mencari DNA dari abu kremasi, orang dan koper terbang, membuat aku mengurungkan niat. Ouch…

Aku belum melihat ‘Times’, ‘Hello, Me!’ dan ‘River Where the Moon Rises’, tapi mungkin aku memilih ‘Douluo Continent’ yang mirip dengan ‘The Legend of the Awakening’. Kekeke…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: