Love Scene No. 42 Ep. 1

Voice over: ‘Pernahkah kalian berpikir hidup kalian tiba-tiba saja menjadi berantakan?’ [Jung Chung Kyung].

Pasutri Woo Woon Beom – Jung Chung Kyung bangun pagi-pagi. Chung Kyung langsung ke kamar mandi, dan Woon Beom langsung membuat kopi. Mereka sarapan sambil berbicara tentang Chung Kyung yang tidak mendapat haid bulan lalu. Keduanya tidak yakin kalau Chung Kyung hamil.

Di kantor, Ms. Jang, asisten/office manager telah datang. Dengan tegas, Woon Beom menolak calon pembeli yang minta dibuatkan contoh lemari. Ms. Jang mengambil alih karena Woon Beom harus menerima telpon masuk. Chung Kyung keluar dari workshop dan melihat suaminya, seperti ada masalah.

Saat istirahat siang, Woon Beom membelikan obat untuk perut Chung Kyung yang sakit. Chung Kyung menolak pergi ke RS obstetri/ginekologi. Mereka berdua bekerja sampai larut malam. Chung Kyung langsung tertidur pulas, sementara Woon Beom terus memperhatikan ponselnya.

Keesokan harinya, Chung Kyung marah saat tahu Woon Beom menunda memberi tahu masalah pengiriman kayu. Ia bergegas pergi. Beruntung supplier kayu lamanya mau bekerja sama kembali.

Ms. Jang menyambut Chung Kyung. Ia  dan Woon Beom tahu, Chung Kyung pasti langsung bisa menyelesaikan masalah. Ia juga memberi tahu kalau Woon Beom menunggu sekian jam sambil membuat sketsa perabot. Chung Kyung mengajak mereka makan malam bersama.

Di restoran, Chung Kyung melampiaskan kekesalannya dengan menuduh Woon Beom berbohong. Baginya, tidak memberi tahu dan berbohong itu sama. Woon Beom tersinggung, ia ingin menyelesaikan masalah itu sendiri agar bisa membantu Chung Kyung. Ms. Jang hanya bisa terdiam memperhatikan mereka berdua.

Chung Kyung memeriksa tubuhnya di kamar mandi. Woon Beom masuk, minta diobati. Ia terluka saat membuka lemari. Chung Kyung memuji punggung Woon Beom yang terlihat lebar. Ia menyuruh Woon Beom tidur terlebih dahulu. Padahal, Chung Kyung ingin membeli bra di TV Shop tanpa diketahui Woon Beom.

Chung Kyung pergi melihat pameran lukisan artis Han Myung Woon. Ia membaca biodata Myung Woon, yang kembali ke Korea dan menikah dengan Kwon Hwa Ran. Myung Woon memuji penampilan Chung Kyung. Tak lama, Woon Beom bergabung dan mengingatkan Myung Woon akan undangan reuni. Myung Woon tidak bisa hadir dengan alasan Hwa Ran sakit.

Malam itu diadakan reuni. Ji Sung juga datang bergabung dan mengabarkan kalau Hwa Ran hamil. Ji Sung heran kenapa Woon Beom jadi tersinggung. Woon Beom menganggap Ji Sung tidak berhak dan tidak sensitif. Ji Sung berkilah, ia lebih mengerti tentang Hwa Ran. Suasana reuni jadi canggung.

Chung Kyung keluar menghampiri Ji Sung yang merokok, ia minta maaf. Ji Sung kagum pada Chung Kung yang mencintai dan setia pada Woon Beom sampai 20 tahun lamanya. Ji Sung tertawa saat Chung Kyung tersipu kala ditanya apa pernah berfantasi tentang pria lain. Ji Sung meminta kartu nama Chung Kyung, ia berjanji tidak akan memberi tahu kalau Hwa Ran minta no telp Chung Kyung.

Ji  Sung membahas tentang Hwa Ran. Hwa Ran memuja Chung Kyung, dan selalu mengandalkan bantuan, bahkan sekali waktu diselamatkan hidupnya oleh Chung Kyung. Sampai gaya berpakaian Hwa Ran pun mengikuti Chung Kyung. Tapi, Hwa Ran tidak punya satu hal yang hanya Chung Kyung miliki. Ji Sung menolak  memberi tahu itu apa.

Chung Kyung memperhatikan baju yang ia pakai. Sebelum pergi, Woon Beom menyarankan pakai baju lain, tapi Chung Kyung tetap ingin menggunakan yang ia pilih. Sekarang, ia mempertanyakan pilihannya saat melihat tubuhnya. Pesta reuni selesai, mereka pulang dengan Woon Beom yang mabuk berat.

Di taksi, Woon Beom meraba Chung Kyung. Sesaat, Chung Kyung melarang, tapi akhirnya membiarkan. Setibanya di rumah, Chung Kyung ingat baju tidur hadiah ultah pernikahan mereka dari Woon Beom. Malam ini, ia menggunakannya, memakai parfum dan bersiap. Tapi, Woon Beom tidak juga masuk kamar.

Ternyata, Woon Beom jatuh tertidur di bathtub. Chung Kyung mencoba mengangkatnya, tapi malah tersiram air. Chung Kyung menjadi kesal dan menyalakan shower air dingin, membuat Woon Beom sadar. Chung Kyung tidak bisa tidur. Ia melihat setitik darah di sprei yang ditidurinya.

Di pagi hari, Woon Beom mengantar Chung Kyung ke RS.

Dokter menerangkan kalau ada beberapa sel tidak normal (fibroid) di rahim Chung Kyung. Satu-satunya opsi adalah dioperasi, dan kalau tidak punya rencana untuk memiliki anak, sebaiknya rahim Chung Kyung diangkat. Woon Beom ingin tahu apakah kalau hanya fibroid yang diambil maka Chung Kyung tetap bisa punya anak? Chung Kyung menjadi kesal, dan bergegas pergi.

Chung Kyung marah karena 10 tahun lalu, Woon Beom yang mengatakan tidak ingin punya anak. Selama ini,  Chung Kyung terlalu sibuk mengurus masalah dan membayar hutang-hutang mereka. Sekarang, mereka sudah berusia 40++, ia sudah lelah, lalu ditambah lagi dengan penyakit yang ia derita, tiba-tiba Woon Beom ingin punya anak.

Woon Beom memberi tahu Ms. Jang kalau Chung Kyung demam dan kantor diliburkan hari ini. Chung Kyung bangun dan mencium bau bubur labu. Yang mengingatkannya saat 15 tahun lalu, waktu Woon Beom memasakkan untuk pertama kali. Rasanya lezat.

Chung Kyung ingat bagaimana rasanya keguguran saat itu. Jadi, bagaimana bisa ia berharap untuk hamil lagi sekarang? Woon Beom menghapus airmata Chung Kyung.

Malam ini, Chung Kyung pura-pura tidur saat melihat kilasan cahaya ponsel Woon Beom. Woon Beom melihat ponselnya, memastikan kalau Chung Yung tidur dan perlahan menyelinap keluar. Chung Kyung bertanya-tanya, sejak kapan Woon Beom tidur dengan ponsel yang disunyikan dan disembunyikan di bawah bantal? Ia mengikuti Woon Beom keluar.

Chung Kyung terus mengikuti Woon Beom yang pergi ke RS. Ia terkejut saat melihat wanita yang membuat Woon Beom tergopoh-gopoh pergi hanya dengan satu kali menelpon, adalah Hwa Ran. Dulu, semua pria tergila-gila pada Hwa Ran, dulu, ia pun menyukai Hwa Ran.

Wanita yang menggenakan bra putih yang Chung Kyung idamkan dan pakai saat berhubungan seks dengan Woon Beom untuk pertama kalinya tanpa direncanakan. Saat itu, Woon Beom hanya sekedar teman. Kalau tidak salah, hari itu juga beredar khabar kalau Hwa Ran yang baru berusia 23 tahun, hamil.

Chung Kyung pulang, ia melihat kalau lampu kamar mandi telah diganti sesuai permintaannya. Sanggupkah ia hidup tanpa Woon Beom? Selama 20 tahun ini, suaminya telah menjadi sahabat terbaik, cinta, partner bisnis dan pendamping. Ia segalanya bagi Chung Kyung. Chung Kyung kembali pura-pura tertidur saat Woon Beom pulang dan naik ke tempat tidur.

Chung Kyung rasa ia tak kan sanggup hidup tanpa Woon Beom.

Bersambung

Komentar aku: Kali ini, cerita berjalan lebih lambat, dan detail lebih pada bahasa tubuh dan muka tokoh-tokoh utama. Ji Sung ada di dua episode Love Scene, umur 23 dan umur 42 ini. Apa dia akan ada di semua episode dan menjadi benang merah yang menghubungkan semua tokoh wanita?

Credit background: couple dollq PNG by 588ku from https://www.pngtree.com dan sakura border by https://www.openclipart.org

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: