Love Scene Number 23 Ep. 3

Doo Ah berjalan ke arah kampus, ia ingat saat Han Wool menjalani wamil. Han Wool setuju melanjutkan hubungan mereka hanya sebatas sahabat. Doo Ah bertanya, apa cinta Han Wool berubah menjadi kebencian?

Han Wool menanyakan siapa yang meng-upload gosip tentang Doo Ah? Ketiga pacar baru sadar kalau gosip itu adalah tentang Doo Ah dan mereka bertiga. Akhirnya, mereka bertiga berkelahi. Shi Han dan Sung Woo tidak percaya, selama ini Doo Ah menghormati mereka. Sang Woo menambahkan, ia ingin hubungan berlanjut sampai pernikahan, itu sebabnya ia tidak tidur dengan Doo Ah.

Bagi Da Ham, menghormati tidak sama dengan tidak meniduri Doo Ah. Sepasang kekasih yang saling mencintai, normal kalau ingin melakukan hubungan fisik. Han Wool pergi menemui Doo Ah.

Doo Ah menyuruh Han Wool memeriksa galeri foto di tablet. Han Wool balik bertanya, kenapa foto itu bisa ada di tabletnya? Han Wool lalu memeriksa ponselnya, foto yang sama tersimpan terlihat. Han Wool benar-benar tidak mengerti.

Doo Ah ingin tahu kenapa? Han Wool bersikeras kalau foto-foto itu bukan miliknya. Juga, apa hak Han Wool mengurusi masalahnya, sementara Doo Ah sudah melarang ikut campur? Han Wool benar-benar ingin membantu dan akan memberi tahu setelah bertemu ketiga pacar Doo Ah.

Akhirnya, Han Woo mengakui, ia benci Doo Ah yang menolaknya hanya untuk hidup seperti itu. Lalu, Han Woo menjadi marah, kesal dan kecewa atas tuduhan Doo Ah. Ia berteriak kalau ia memang bukan orang istimewa, bukan siapa-siapa. Ia berharap dialah yang menulis gosip itu! Han Wool pergi meninggalkan Doo Ah.

Ketiga pacar Doo Ah mabuk bersama. Sang Woo mengajak dua lainnya putus dari Doo Ah dan menghapus nomor telpon Doo Ah dari ponsel mereka. Shi Han dan Sang Woo menghapus nomor Doo Ah saat ia coba menghubungi mereka. Da Ham juga menerima telpon, dari ibunya…

Waktu hanya tersisa sehari lagi. Doo Ah yang kebingungan dan lapar, membuka kulkas. Masih tersimpan gimbap kiriman Han Wool, membuat Doo Ah ingat percakapan mereka, kalau Han Wool tidak pernah mengunci tabletnya. Bagaimana kalau ada yang tahu itu dan menjadikan Han Wool kambing hitam?

Doo Ah bergegas ke unit Han Wool dan memeriksa tanggal foto. Ia menghitung mundur dan menanyakan skedul Han Wool hari itu. Han Wool ingat saat ia pergi bertemu tim, ia meninggalkan tablet untuk ke toilet. Anggota tim ada tiga, Han Wool, Junsu dan Lee Ju Yeon. Ju Yeon seangkatan dan mengambil jurusan yang sama dengan Doo Ah.

Han Wool mencoba meminta maaf, ia merasa agak keras tadi. Doo Ah menolak, Han Wool tidak berbohong tentang perasaannya, jadi tidak usah meminta maaf.

Doo Ah sengaja menunggu Ju Yeon sampai ia selesai mewawancara Ji Sung. Doo Ah tahu meng-upload gosip itu ada perbuatan Ju Yeon.

Mungkin awalnya hanya karena ingin tahu, tapi saat menulis, sengaja menggunakan foto yang dimodifikasi, keingin tahuan Ju Yeon berubah menjadi kejahatan. Ju Yeon merasa aman, bisa mengkambing hitamkan tulisan itu pada Han Wool, sekaligus bisa menyerang Doo Ah secara personal.

Ju Yeon mengaku ia tidak menyukai Doo Ah, yang memperlakukan orang lain secara tidak manusiawi. Plus, perbuatan Doo Ah punya tiga pacar membuat orang berprasangka buruk pada wanita. Mendengar itu, Doo Ah menepuk mulut Ju Yeon dan minta maaf, ia tak tahan mendengar penjelasan Ju Yeon.

Kalau memang orang berbicara buruk tentangnya, Ju Yeon seharusnya mendatangi dan langsung bicara pada Doo Ah. Bukan malah bergosip di belakang, justru itu yang membuat nama buruk wanita. Ji Sung memperhatikan dengan seksama. Ju Yeon tetap tidak meminta maaf dan pergi dari kantor Ji Sung.

Ji Sung memperlihatkan ponselnya, masalah Doo Ah tidak selesai sampai di Ju Yeon saja. Fotonya telah beredar di sosmed. Doo Ah buru-burur membuka ponselnya. Ia memanggil ketiga pacarnya. Ia tahu mereka bertiga yang menulisnya, dari tulisan, gaya dan tata bahasa yang berbeda dari tulisan Ju Yeon.

Ketiga pacar minta penjelasan sebelum diputuskan oleh Doo Ah. Shi Han membuat Doo Ah merasa berharga. Tapi ia perlu pria yang bisa diandalkan dan dimintai bantuan. Itulah peran Sang Woo. Sayangnya, Doo Ah tidak tertarik secara seksual, dan situlah Da Ham berperan.

Bersambung

Komentar aku: ha! Nanti setelah episode ke empat selesai. Karena banyak yang ingin dituangkan. Huhuhu…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: