Love Scene Number 23 Ep. 2

Tersangka kedua: Shi Han. Doo Ah pergi ke unit Shi Han dan menyuruh Shi Han membelikan minuman yang terlupa ia bawa. Doo Ah memeriksa ponsel Shi Han, ada satu folder penuh foto yang diunduh dari IG Doo Ah. Tapi tidak ada foto yang dicari. Lalu, lemari baju Shi Han, tapi juga tidak ada baju yang sama.

Di lemari kedua, Doo Ah melihat setumpuk tas barang bermerk. Rupanya, hadiah dari para pengagum Shi Han.

Shi Han kembali membawa minuman, tapi yang ia lakukan setelahnya adalah mencoba mengajak Doo Ah tidur bersama. Doo Ah mendorong Shi Han sampai jatuh. Melihat keseriusan raut muka Doo Ah, Shi Han menyadari kesalahannya dan berlutut meminta maaf. Doo Ah berlari keluar.

Tersangka ketiga: Sang Woo. Doo Ah menyelinap masuk kantor, dan melihat isi laptop Sang Woo. Doo Ah curiga karena Sang Woo menghapus semua foto. Tiba-tiba Ji Sung masuk, dia ada janji dengan Sang Woo. Doo Ah menyalakan recorder di ponsel dan menyembunyikannya di antara file. Ia lalu pamit pada Ji Sung.

Doo Ah bersembunyi di balik dinding dan mendengarkan percakapan mereka. Tak disangka Sang Woo menjelekkan dirinya di depan Ji Sung. Menganggap Doo Ah mahasiswi yang punya ego besar tapi tak berisi. Punya pemikiran besar, jadi Sang Woo tidak sampai hati menghancurkan idealisme Doo Ah. Doo Ah terpana.

Para mahasiswa keluar dari samping ruang Doo Ah dan bergosip tentang mahasiswi yang ada di gosip forum kampus. Semua membicarakan gadis itu sambil tertawa.

Han Wool mendapati Doo Ah duduk sendiri di bangku taman. Doo Ah sampai membeli alat deteksi kamera, karena ia takut ada orang yang sengaja memasang kamera di unitnya. Dan itu membuatnya takut masuk unit. Han Wool menawarkan menemani sekaligus memeriksa unit Doo Ah.

Mereka memeriksa setiap sudut ruangan, tapi tak menemukan apa pun. Doo Ah akhirnya mengakui kalau ia tak ingin mengaku salah. Doo Ah pikir ia bisa mengontrol semua pacarnya, tapi sebaliknya, ia dibodohi mereka sejak awal.

Pacar termuda ternyata psiko yang menggunakan perempuan sebagai mesin cash. Pacar yang matang ternyata suka membicarakan kelemahan orang di belakangnya. Pacar yang tampan ternyata narsis yang hanya mencintai dirinya sendiri. 1 + 1 + 1 ternyata tidak menjadi kesatuan yang sempurna, tapi sampah!

Han Wool protes dan mempertanyakan penilaian Doo Ah. Kalau mereka sampah, bagaimana dengan Doo Ah yang memacari mereka semua? Doo Ah berkilah, dalam berpacaran, ia mengharapkan yang terbaik, karena ia bekerja keras untuk mendapatkan yang terbaik. Lalu, bagaimana dengan para pacar, apa yang mereka dapatkan?

Han Wool tidak menyalahkan Doo Ah, ia mengasihani Doo Ah. Apa Doo Ah putus darinya hanya untuk hidup seperti ini? Han Wool lalu pergi meninggalkan Doo Ah, tanpa memberinya kesempatan membantah.

Ponsel Doo Ah berdenting. Forum univ menjadi ramai dengan komentar tentang gosipnya. Nyaris semuanya memberi komentar negatif, bahkan mengutuk. Doo Ah merasa sakit dan mulai muntah. Tiba-tiba alat pelacaknya berbunyi. Doo Ah ketakutan dan berlari ke unit Han Wool.

Ketika kembali dari memeriksa unit Doo Ah, Han Wool melihat Doo Ah sudah tertidur pulas di sofanya. Ia tak sampai hati membangunkan dan pergi tidur.

Pagi hari, Doo Ah bangun dan melihat tablet milik Han Wool yang tak terkunci. Doo Ah tak percaya saat ia melihat foto yang ada di gosip tersimpan di tablet Han Wool. Lebih kaget lagi saat memperbesar foto itu, bayangan Han Wool lah yang ada di foto. Doo Ah langsung memeriksa kamar Han Wool, dan menemukan baju kotak-kotak di keranjang pakaian Han Wool.

Doo Ah juga melihat kalau Han Wool mengirim pesan pada ketiga pacarnya untuk bertemu.

Bersambung

Komentar aku: bwah… Kalau posisi dibalik, karena belum mendengar dari pihak para pacarnya Doo Ah. Misal saja, Shi Han. Salah tidak kalau dia menerima hadiah barang ber-merk dari fans? Katakan ini drama-meta, di mana Shi Han selain jadi mahasiswa juga benar anggota boyband. Kan anggota boyband sering dapat hadiah dari fans, dan hadiahnya bahkan bisa berupa ponsel keluaran terbaru berharga puluhan juta dll… Apakah Shi Han harus mengembalikan atau menolak hadiah-hadiah itu?  Hehehe…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: