Mr. Queen Ep. 14.2

Kali ini Cheol Jong tidak mau melepaskan Bong Hwan meski Bong Hwan mulai marah-marah. Ia melonggarkan pelukannya hanya untuk berkata kalau ia menyukai Bong Hwan.

Bong Hwan mengingatkan sebelum So Yong terjun ke danau, ia percaya bisa melindungi raja. Karena apa yang menimpa raja akan mencelakai dirinya pula. Tapi, Cheol Jong menolaknya. So Yong yang dulu sudah meninggal saat terjun ke danau. Dan Bong Hwan tidak akan pernah memaafkan Cheol Jong untuk itu.

Jwa Geun menampar muka Chang Hyuk. Jwa Geun bertambah marah saat Chang Hyuk beralasan ia hanya menjalankan perintah Jwa Geun dan demi klan mereka. Jwa Geun akan memberinya kesempatan untuk memperbaiki kesalahannya.

Jwa Geun memulai pertemuan klan. Mun Geun sengaja tidak diundang, karena semua berawal dari Mun Geun kehilangan buku inventori berisi data harta yang dikumpulkan klan. Semua inventori akan aman, selama posisi Jwa Geun terlindungi. Jwa Geun akan membentuk Perwalian Pertahanan Perbatasan yang memutuskan kebijakan negara, dengan dukungan klan.

Chang Hyuk telah menyiapkan yang diminta, es batu dengan arsenik di dalamnya. Es itu akan mencair sekitar setelah seseorang selesai meminum secangkir teh. Jwa Geun mengincar satu wanita yang akan menghancurkan dua pria yang mencintai wanita itu.

Cheol Jong berterima kasih pada anggota pengawal raja yang berkorban demi dirinya. Sekarang ia meminta mereka pergi agar tidak terancam hidup mereka dan keluarganya. Ia menghampiri dan memeluk setiap anggotanya satu persatu. Dayang buta datang menghampiri Cheol Jong cs.

Jwa Geun memberi suap dan minta dayang memasukkan es air madu ke teh So Yong. Dayang itu langsung melapor ke Gaebi dengan imbalan agar jiwanya diselamatkan.

Bong Hwan berusaha membenarkan tindakan dan perasaannya, mencintai & menyukai vs membenci. Lady Choi masuk, memberi tahu kalau Sunwon mengundang Bong Hwan makan siang, dan semua hidangan sudah disiapkan dengan baik. Bong Hwan senang, ia tak harus masak.

Dayang bersiap, membawa es beracun ke perjamuan Gaebi. Salah satu es terjatuh, Dam Hyang melihat semut-semut yang menghisap es itu mati satu demi satu.

Bong Hwan senang diundang Sunwon. Sebelum mereka mulai makan, Sunwon menawarkan minuman penyegar. Di ruang sembahyang, Gaebi senang karena tak lama lagi So Yong akan mati.

Minuman pun dihidangkan. Cheol Jong bergegas pergi ke kamar So Yong, tapi ia terlambat. Dam Hyang berlari naik ke gazebo, berusaha menahan, tapi ia ketakutan saat melihat Jwa Geun. Inspektur buru-buru membawa Dam Hyang turun.

Sebelum Bong Hwan meminum, Dam Hyang melemparkan batu ke mangkuk Bong Hwan dan Cheol Jong berteriak. Suasana menjadi kacau dan pengawal menangkap Dam Hyang yang akan dijatuhi hukuman berat oleh Sunwon. Karena rencana mereka gagal, Sunwon dan Jwa Geun langsung pergi meninggalkan Bong Hwan dan Cheol Jong.

Cheol Jong menerangkan kalau Sunwon dan Jwa Geun berniat meracuni So Yong. Itu karena So Yong menyimpan buku inventori, tapi Bong Hwan tak tahu apa-apa tentang buku itu. Bong Hwan meraih tangan Cheol Jong, ia memohon agar Cheol Jong menyelamatkan nyawa Dam Hyang.

Dayang mata-mata berusaha melarikan diri dan bertumbukkan dengan Pyeong yang mengenali dari gambar yang diberikan pemilik toko. Pyeong menunjukkan batu berharga milik Oh Wol dan menyuruhnya mulai bicara.

Bong Hwan menegur Byeong In yang akan membawa Dam Hyang pergi. Byeong In berkilah siapa pun yang mengatakan Dam Hyang tidak bersalah memberi info yang tidak benar. Byeong In meminta Bong Hwan kembali ke kamarnya.

Di sidang istana, semua menteri menyerang Dam Hyang dan meminta raja menghukum berat. Kalau raja menolak sama artinya dengan raja mendukung para pemberontak, apalagi ayah Dam Hyang adalah buronan yang tidak mau membayar pajak negara.

Menteri-menteri klan Kim bertanya-tanya apa ini hukuman Sunwon untuk Cheol Jong? Sementara, menteri-menteri klan Jo kesal karena kesempatan meracun So Yong gagal.

Dam Hyang dihukum menghabiskan minuman beracun dihadapan seluruh penghuni istana. Menteri Seok Geun menyatakan ini adalah peringatan untuk seluruh dayang istana untuk selalu menutup mata dan tidak memiliki pikiran untuk memberontak. Siapa yang melanggar berakhir seperti Dam Hyang.

Bong Hwan datang dan melihat tubuh Dam Hyang sudah ditutupi selimut tikar. Hwan Jin menghampirinya dan mengatakan itulah yang selama ini ia takutkan.

Bong Hwan berlutut, membuka selimut dan menyentuh pipi Dam Hyang. Cheol Jong menahan Bong Hwan yang hendak melampiaskan kemarahan pada para menteri. Cheol Jong mengatakan itu adalah pengorbanan kecil demi mencegah bencana yang lebih besar. Bong Hwan menyalahkan Cheol Jong, ketidak mampuan berlaku sebagai raja membunuh Dam Hyang.

Cheol Jong pergi dengan menunjukkan kode jari yang mereka pernah bicarakan, artinya semua yang ia katakan adalah bohong.

Bersambung

Komentar aku: Yas! Bring it on! Cheol Jong dan Bong Hwan bersatu melawan klan Kim & klan Jo. Gila saja ya kedua klan itu, sama-sama korupnya sampai mengorbankan anak kecil. Whoa… seminggu berasa lama ya? I love this episode! Haugh! Coba Hwan Jin dan Byeong In tidak terbakar cemburu? Pasti lebih kuat lagi…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: