Uncanny Counter Ep. 12.2

Jang Mool merasa terhormat dipanggil sebagai kepala kampanye pemilihan presiden di kubu Myeong Hwi. Jang Mool mengingatkan, kalau Myeong Hwi bisa menunjukkan ia punya lima milyar, maka Jang Mool akan mendonasi jumlah yang sama. Apalagi, kalau Myeong Hwi punya sepuluh milyar.

Myeong Hwi menyuruh Tae Shin menyiapkan lima milyar. Genk Eonnie mendengarkan dari ponsel yang mereka curi. Pertarungan dimulai.

Bawahan Tae Shin mulai menarik uang dari bank, dikutit ketat oleh genk Eonnie. So Moon memperhatikan kalau pelacak di mobil Chang Gyu berada di reservoir. Chang Gyu memperhatikan peta dan penyuruh operator mesin penggeruk berkerja lebih cepat. So Moon mendengarkan laporan Chang Gyu ke kakaknya, kalau ia telah menemukan koper berwarna kuning.

Mo Tak berpura-pura menjadi montir yang kakiknya keram saat mengganti ban yang kempes karena ditusuk oleh So Moon. Sementara, Mae Ok menidurkan Jae Cheol yang menjadi supir, selagi Ha Na & So Moon bergegas memindahkan koper-koper uang.

Hang Gyu ingat pembunuhan Yeong Nim, yang ia lakukan dulu. Meski ia setuju menjadikan bukti itu sebagai jaminan seperti yang diperintahkan Tae Shin, tapi kalau terbongkar ia juga yang akan dapat masalah. Hang Gyu memerintahkan Chang Gyu menaruh kopor kuning itu di alamat yang diberikan via text.

Genk Eonnie bingung, kenapa koper kuning dikirim ke sauna Oak?

Mereka melihat Chang Gyu memberi suap pada pekerja sauna yang bertugas mengawasi api pembakaran. Tapi, Mo Tak dan So Moon mencegah Chang Gyu dan anak buahnya sebelum mereka melempar koper itu ke dalam api.

Tae Shin dan Hang Gyu menerima koper-koper uang dan Jae Cheol  yang juga telah menutup rekening seperti yang diperintahkan. Tae Shin tidak ingin membuka koper itu dan menyuruh Hang Gyu langsung mengirimnya kepada Myeong Hwi.

Genk Eonni menemukan jenazah Yeong Nim di dalam koper kuning, persis seperti yang telah diperkirakan. Mereka berdoa semoga arwah Yeong Nim bisa tenang sekarang. Masalahnya, sekarang tidak ada polisi yang bisa mereka percaya dan mintakan bantuan.

Ha Na memberikan idea, bagaimana kalau minta tolong kandidat saingan Myeong Hwi, Oh Yeong Deok? Mae Ok setuju, begitu juga Mo Tak. Ia masih punya kenalan polisi yang bekerja di kota Gyeongin. Mo Tak mengingatkan teman polisinya untuk bertindak sangat berhati-hati, karena tersangka adalah kandidat presiden.

Chung Sin kembali dan menyuruh Jang Su membersihkan rumah dan menyingkirkan mayat yang baru saja Jang Su bunuh. Besok, mereka akan berangkat. Jang Su memberi tahu Chung Sin kalau Hyang Hee melarikan diri dengan membawa rekorder milik Sang Pil. Chung Sin berteriak geram.

Hyang Hee minta tas yang dibawa suami wanita yang baru saja ia bunuh, agar penampilan barunya lengkap. Tapi, ia bergegas lari saat melihat Chung Sin dan Jang Su datang memburunya. Chung Sin berhasil menangkap Hyang Hee dan menyuruh Jang Su melampiaskan rasa laparnya pada dua orang pekerja yang mencoba melerai mereka.

Myeong Hwi makan malam bersama Jang Mool. Saat koper dibuka, Jang Mool heran, kenapa Myeong Hwi menaruh botol-botol air mineral di dalam koper? Tae Shin dan Hang Gyu yang makan di sebelah, panik dan bergegas melihat. Jang Mool menggunakan kesempatan itu untuk mengambil mangkuk minuman Myeong Hwi dan pergi.

Tae Shin tersinggung karena Myeong Hwi menuangkan air mineral ke mukanya. Meski dipukuli tongkat kasti, Jae Cheol mengaku tak bersalah dan tak ingat apa-apa. Begitu juga Chang Gyu yang baru datang, dan berkata ia tak ingat apa pun yang terjadi kemarin. Hang Gyu bertanya-tanya, apa Mo Tak tidak benar-benar meninggal?

Mo Tak menerima khabar kalau forensik menemukan DNA Hang Gyu di baju dan DNA Myeong Hwi di kuku jenazah Yeong Nim.

Polisi kota Gyeongin membawa surat perintah penahanan Myeong Hwi. Ia resmi menjadi tersangka pembunuhan. Sementara, Chang Gyu geram melihat rekaman CCTV yang memperlihatkan genk Eonnie benar mengambil koper-koper uang itu. Tak lama, polisi membawa surat penangkapan yang sama untuk Hang Gyu.

Genk Eonnie sengaja menunjukkan diri di luar gedung walikota, saat Myeong Hwi keluar dikawal polisi. Myeong Hwi membuat pernyataan kalau semua ini tak lebih dari perangkap yang dibuat oleh lawan politiknya. So Moon menerobos masuk dan mengingatkan Myeong Hwi, kalau semua ini belum berakhir.

Bersambung

Komentar aku: Hahaha… Hyang Hee benar-benar karakter yang… sulit dijelaskan tanpa kata-kata yang kalau di social media bisa membuat akun kita kena hukuman. Yang pasti, kalau karakter dia benar ada, maka yang menjadi bukti adalah selfie dengan semua barang ber-merk yang dia kenakan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: