Uncanny Counter Ep. 12.1

Mo Tak terburu-buru membawa Jung Young ke RS dan berteriak minta tolong. Mo Tak ingat, dulu ia tidak memberi tahu saat akan mewawancara sahabat Yeong Nim, dan berakhir dengan Jung Young menunggunya di RS. Sekarang keadaan berbalik.

Mo Tak mengambil dompet Jung Young yang terjatuh di depan pintu ruang operasi. Mo Tak melihat foto mereka berdua di dompet itu. Dulu, Mo Tak yang membuat Jung Young menunggu selama tujuh tahun. Sekarang, setelah ingatan Mo Tak kembali, Mo Tak sungguh tak ingin kehilangan Jung Young.

Mo Tak melihat jiwa Jung Young bergerak keluar dari ruang operasi. Ia berteriak, jiwa Jung Young berpendar menghilang.

Jang Mool melarang genk Eonnie melayat, karena bagi Myeong Hwi cs, mereka sudah mati saat gedung meledak. Tapi, Mo Tak bersikeras, dan So Moon ikut pergi menemaninya.

Mo Tak mengurungkan niat masuk ke ruangan, saat ia melihat Soo Ryong berserta sepasukan polisi datang. Ia bersembunyi di balik karangan bunga dan melihat Soo Ryong menepuk bahu ibu Jung Young. Pak Pyo membuat gosip kalau Jung Young bunuh diri karena tidak bisa membaur dengan polisi lainnya. So Moon menahan Mo Tak tidak menghajar mereka.

So Moon keluar dari mobil, memberikan waktu bagi Mo Tak untuk berduka sendiri. Mereka hanya bisa melihat peti mati Jung Young diarak dan dimasukkan ke mobil jenazah.

So Moon datang membawakan soju untuk Mo Tak. Sejak menjadi counter, So Moon merasa batas antara dunia fana dan dunia akhirat tidak terasa terlalu jauh, kalau itu bisa menghibur Mo Tak. Mo Tak berterima kasih.

Mo Tak membaca pikiran Jung Young, dari situ ia tahu, yang membunuh Jung Young adalah seorang polisi. Pembunuh itu mengenakan jam tangan yang hanya diberikan pada polisi yang telah mengabdi selama 20 tahun.

Mo Tak bertemu dengan Han Wool dan bertukar hal yang mereka tahu. Han Wool pun tak percaya kalau Jung Young bunuh diri. Mo Tak meminta Han Wool mencari tahu siapa saja polisi yang masih bekerja setelah 20 tahun mengabdi, dan untuk berhati-hati. Han Wool memberikan daftar rekening bank yang dibekukan oleh Jung Young.

Genk Eonnie melihat kalau ada transfer ke Myeong Hwi sebesar lima milyar. Ha Na mengingatkan kalau mereka tidak bisa menggunakan ingatan sebagai bukti kejahatan, terlebih lagi, masyarakat percaya kalau Chung Sin sudah mati dan tidak ada lagi yang ingat tentang reservoir limbah.

Ha Na mengusulkan mereka melawan Myeong Hwi cs dengan taktik yang dipakai Myeong Hwi: curi dana kampanye tersebut dan buat pertentangan antar mereka sendiri. Semua setuju, kecuali Mae Ok, yang yakin dunia Yung pasti akan menghukum mereka. Mo Tak akan pergi ke dunia Yung, sendiri.

Gi Ran memberi tahu kalau partner spiritual semuanya setuju mendukung counters. Ia mencoba meyakinkan diri kalau Mo Tak tidak melakukan semua ini semata karena dendam. Tapi, Mo Tak hanya berterima kasih dan pergi.

Genk Eonnie harus melakukan taktik mereka dengan diam-diam. Karenanya, mereka memutuskan untuk menutup warung Eonnie untuk sementara waktu.

Mereka mulai bergerak: memasang pelacak pada mobil lawan, meng-copy data dari dan membuat duplikat ponsel burner para anggota Myeong Hwi cs, dan lainnya. Chang Gyu dan Jae Cheol menjemput Hang Gyu. Hang Gyu memberikan ponsel burner dan no telp pada Chang Gyu.

Tae Shin menenangkan Hang Gyu, Mo Tak cs telah terbakar bersama gedung, Chung Sin benar-benar bisa membuat kehebohan. Myeong Hwi masuk hanya untuk mengusir Tae Shin keluar. Semua persiapan kampanye telah dilakukan oleh Hye Kyung. Untuk sementara, bantuan Tae Shin dan Hang Gyu tidak diperlukan lagi.

Tae Shin memberikan ponsel burner. Ia telah menyiapkan segalany, dan di mana pun Myeong Hwi berada, mereka akan siap melancarkan jalan bagi Myeong Hwi. Artinya, Tae Shin dan Hang Gyu akan terus mengikuti dan harus disertakan dalam kegiatan Myeong Hwi.

Hang Gyu masih tidak percaya kalau genk Eonnie sudah tiada, meski Chang Gyu menunjukkan kalau warung benar-benar telah ditutup dan diberi tanda untuk disewa.

Anggota dewan membawa Jang Mool untuk berkenalan dan makan malam dengan Myeong Hwi. Jang Mool sengaja membuat cerita kalau dirinya pernah dipenjara untuk penipuan dan penggelapan uang. Penjara membuatnya nyaris mati, karenanya Jang Mool merubah haluan dan mulai menolong orang. Untungnya, orang cepat lupa kejahatan yang pernah ia lakukan.

Tae Shin berkunjung ke kantor Hang Gyu. Ia mengungkapkan kekhawatirannya tentang Myeong Hwi. Sekarang, setelah semua orang berlomba mendukung Myeong Hwi, kedudukan mereka terlupakan. Hang Gyu tidak percaya, mereka punya semua rahasia Myeong Gwi. Mungkin demikian, tapi Tae Shin percaya mereka musti punya jaminan.

Bersambung

Komentar aku: haaa… kenapa harus ada yang meninggal. Kata-kata Jang Mool membuat aku tertawa, sangat-sangat-sangat tepat sekali untuk kejahatan yang berhubungan dengan uang, ‘orang mudah melupakan kejahatan’ kalau politik berbicara.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: