Uncanny Counter Ep. 10.2

Choi Yeong Il, berdiri di depan mayat istrinya sambil membawa pisau. Ia berteriak menyuruh selingkuhan istrinya keluar. Pria selingkuhan berlari keluar dikejar oleh Yeong Il. Ia mengangkat pisaunya dan tiba-tiba pria selingkuhan sudah tergantung di pohon, berlumuran darah.

Jung Young menunjukkan foto TKP pada genk Eonnie. Mae Ok memperkirakan roh jahat ini mungkin sudah di level tiga atau empat.

Ha Na merasa ada yang tidak beres. Bagaimana mungkin roh jahat yang membunuh istri seperti perbuatan roh jahat level satu dalam kurun waktu 5 – 10 menit berubah jadi level tiga? Ia membandingkan posisi mayat istri dan selingkuhan. Mo Tak setuju, ada dua roh jahat yang terlibat di kasus ini.

Jung Young menerima telpon dari Han Wool, terkejut dan menyalakan TV. Berita menyebutkan polisi menemukan mayat Chung Sin di dalam sebuah mobil curian. So Moon yang baru pulang sekolah melihat berita itu dan menangis. Kakek Seok Goo bingung. Mo Tak geram, artinya arwah orang tua So Moon menghilang selamanya.

Mo Tak mengantar Jung Young ke forensik dan kaget melihat So Moon ada di depan gedung. Ia menarik So Moon yang dihalangi sekuriti. So Moon mengenalinya. So Moon menangis dalam pelukan Mo Tak.

Soo Ryong menyambut Myeong Hwi, mereka siap untuk briefing. Soo Ryeong memastikan kalau polisi telah menutupi semua insiden yang terjadi, dan Myeong Hwi bisa fokus untuk pemilihan kandidat presiden. Myeong Hwi melakukan konferensi press memastikan kalau walikota dan polisi akan bekerja sama untuk mengamankan kota.

Jung Young membawa Mo Tak dan So Moon ke kamar mayat. Kondisinya tidak memungkinkan untuk dikenali, tapi sidik jari di benda milik dan pecahan gelas adalah sidik jari Chung Sin. Mo Tak bersikeras itu bukan mayat Chung Sin. So Moon ingat ia mematahkan tulang rusuk dan tangan Chung Sin. Mo Tak minta dilakukan X-ray. Dugaan Mo Tak benar.

Jung Young juga sedih dan kesal, karena tidak ada yang bisa ia lakukan untuk menuntut Myeong Hwi. Popularitas Myeong Hwi kembali naik karena berhasil menangkap Chung Sin, kasus pencemaran limbah menghilang dengan sendirinya.

So Moon mengaku Jang Mool tidak menghapus ingatannya, agar ia bisa melarikan diri kalau bertemu Chung Sin. So Moon merasa semuanya seperti kebohongan besar. Chung Sin bebas, Tae Shin memimpin perusahaan besar, dan walikota tetap mencalonkan diri jadi presiden. So Moon minta Mo Tak merahasiakan hal ini dari counters lainnya.

Hang Gyu menyuruh anak buahnya membuat berita Chung Sin tetap trending, sekaligus mengalihkan berita tentang limbah. Tapi, waktu ia keluar dari kantor Soo Ryong, Jung Young menahannya dan memperlihatkan surat perintah penahanan. Tuduhannya: dalang dibalik percobaan pembunuhan Mo Tak.

Polisi juga menahan Chang Gyu dan Jae Cheol dengan tuduhan menjadi kaki tangan percobaan pembunuhan Mo Tak dan tiga tuduhan lainnya.

Jung Young memeriksa Hang Gyu di ruang interview. Ia menunjukkan rekaman video. Apa Hang Gyu akan membiarkan adiknya menanggung semua kesalahan? Jung Young juga menunjukkan telpon milik Chang Gyu sebagai barang bukti.

Chung Sin, yang telah berganti penampilan, membuka loker. Di dalam loker ada tas berisi uang, kartu identitas dan passport baru atas nama Lee Jae Hoon. Ia pergi berlalu sambil membawa tas itu.

Roh jahat dalam tubuh Chung Sin menuntunnya ke tempat Jang Su. Ia memberi tahu kalau roh jahat dalam tubuh Jang Su belum terbangkitkan. Chung Sin lalu membunuh atasan Jang Su dan membiarkan Jang Su memakan roh atasannya.

Myeong Hwi menikmati penduduk yang mengelu-elukannya dan berita peringkat teratas sebagai kandidat calon presiden. Tae Shin menolak telpon dari Hang Gyu dan memilih makan malam bersama Soo Ryong. Soo Ryong memberi tahu dengan meninggalnya Chung Sin, semua kasus pembunuhan yang melibatkannya dianggap selesai.

Kali ini wartawan dan masyarakat menyambut pengumuman keikut sertaan Myeong Hwi dalam pemilihan calon presiden dengan hangat. So Moon melihat berita itu dengan berat hati, sementara Hyuk Woo tertawa terbahak-bahak melihatnya. So Moon mengajak teman-temannya mengabaikan Hyuk Woo yang menghina mereka.

Hyuk Woo menunggu So Moon dan menghajarnya habis-habisan. So Moon mengingatkan kalau amarah Hyuk Woo akan melukai orang-orang di dekatnya dan menahan pukulan Hyuk Woo. Tapi So Moon tidak membalas, karena tak ingin turun sampai level Hyuk Woo.  Sebelum pergi, So Moon yakin Hyuk Woo bisa berubah dan mendapat kesempatan kedua, seperti So Moon pun ingin mendapatkan kesempatan itu lagi.

So Moon melihat Myeong Hwi turun dan dielu-elukan oleh masyarakat. Ia menghampiri Myeong Hwi dan berkata akan berusaha menghentikan Myeong Hwi. Myeong Hwi menenangkan masyarakat yang menganggap So Moon anak berandalan yang menjelek-jelekkan Myeong Hwi.

Ha Na tidak mengerti kenapa akhir-akhir ini tidak ada roh jahat masuk dalam radarnya, begitu juga Mae Ok. Hanya Mo Tak yang tidak merasa aneh. Ha Na heran, bagaimana dua roh jahat bisa bekerja sama, bagaimana mereka saling mengenali satu sama lain? Tak lama ia mendengar ada dua roh jahat di dekat mereka, sedang merasakan energi portal.

Ha Na ingat perkataan dan perlakuan Chung Sin. Ia yakin Chung Sin sedang mengumpulkan roh-roh jahat yang ada. Chung Sin tersenyum melihat Hyang Hee yang sedang ditransfer ke penjara. Ia akan membebaskan Hyang Hee.

Jang Su beserta beberapa roh jahat lainnya, menangkap So Moon saat So Moon mencoba menyelamatkan Jang Su dari mobil yang pura-pura hendak menabrak Jang Su.

Bersambung

Komentar aku: Yup, aku benar. Tapi, jangan bilang So Moon koma atau nyaris meninggal saat ditangkap roh jahat. Yang membuat dapat kesempatan kedua. Kan tidak selamanya harus diambang kematian untuk bisa jadi counter? Buktinya, si pemadam kebakaran menolak. Ia lebih memilih meninggal dengan tenang. By the way, it’s 03.26am, kekeke…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: