Uncanny Counter Ep. 09.2

Kamera CCTV yang dipasang dekat reservoir memperlihatkan ada mobil yang berjalan ke sana. Sopir mobil bak berniat melindas Mo Tak dan So Moon yang menghalangi jalannya. Supir ingin membakar tempat itu, agar penduduk, polisi, siapa pun tahu tempat seperti apa reservoir itu! Limbah B3 telah membunuh kakak si supir.

Kakak si supir ternyata presdir Love Joong Jin, Kwon Jin Seung. Ia membuat penelitian yang menyeluruh tentang pengaruh limbah yang membuat putrinya, So Eun, terkena kanker. Tapi, tak ada yang peduli. Kalau detektif So Kwon juga tidak peduli, ia akan tetap hidup. Pak Kwon memberikan bukti-bukti yang ia kumpulkan saat tahu So Moon adalah putra So Kwon.

Lebih parah lagi, mereka akan menutup tempat pembuangan limbah dan membuat taman di atasnya. Taman ramah lingkungan kota Joong Jin, dan semua bukti pun akan lenyap. So Moon menengok So Eun dan membesarkan hatinya. Ia berjanji mengajak So Eun ke konser BTS saat ia sembuh nanti.

Jung Young memberi tahu Mo Tak, kalau sample darah pembunuh Yeong Nim hilang. Ha Na melarang Mo Tak menghancurkan markas mereka karena kesal. Genk Eonni bingung, mereka berhadapan dengan walikota dan polisi di belakangnya.

Myeong Hwi lari pagi dan berhenti untuk mellihat kota yang ia kuasai di bawah sana.

Genk Eonni menyiapkan kejutan di hari pengumuman pencalonan presiden. Mereka menyamar dan mulai bergerak di gedung pertemuan. Mae Ok dikenali sebagai pemilik warung mie, tapi ia langsung meneriakkan yel-yel mendukung Myeong Hwi, semua pun berseru bersamanya. Genk Eonni bernafas lega.

Hye Kyung memberikan rekap alur wawancara yang akan dilakukan Myeong Hwi di ruang make-up. Myeong Hwi tersenyum senang.

So Moon menidurkan pegawai di ruang kontrol, sementara Mae Ok menidurkan para wanita yang mengenalinya di kamar kecil. Semua agar rencana sabotase mereka berjalan lancar. Wawancara Myeong Hwi pun dimulai.

Pembawa acara mulai dengan menyanjung hasil kerja walikota yang berhasil membangun kota Joon Jin dengan sukses. Mereka beralih untuk melihat footage pembangunan itu, hanya untuk melihat footage tentang reservoir yang disiapkan genk Eonni. Klip itu menyertakan Tae Shin dan Hang Gyu sebagai tangan kanan Myeong Hwi.

Mo Tak masuk ruang wawancara, merebut mike, naik ke atas meja dan berteriak. Itu adalah tanda untuk menuang air limbah ke atas walikota. Genk Onnie mengerahkan semua kemampuan mereka untuk mengobrak-abrik wawancara itu.

Myeong Hwi masuk ke kamar make up dan mengamuk. Sementara, jang Mool dan Mae Ok menyiram Tae Shin, Hang Gyu dan Soo Ryong, yang dikurung So Moon, dengan air limbah. Ditambah semprotan bubuk pemadam kebakaran dari Ha Na. Diperburuk dengan Mo Tak yang memanggil wartawan untuk memotret mereka bertiga.

Myeong Hwi mulai berteriak menyuruh membatalkan seremoni peletakan batu pertama dan meredam berita.

Mo Tak melumpuhkan pak Pyo dan menunjukkan mukanya pada Soo Ryong. Mo Tak lupa semuanya, tapi ia ingat betapa dulu ia menghormati Soo Ryong. Tapi sekarang, kalau Soo Ryong berani menangkapnya, Mo Tak akan mengungkap skandal yang lebih besar, dan Soo Ryong adalah target berikutnya.

Inspektur memperlihatkan even itu pada para partner spiritual di Yung. Artinya, para counters telah menyalah gunakan kemampuan mereka, untuk hal yang tidak berhubungan dengan penangkapan roh jahat. Ada apa dengan para encounters ini? Wi Gen menatap layar dengan gundah.

Genk Eonnie sendiri berdansa merayakan berita tentang Myeong Hwi dan mendapat tepukan meriah dari pengunjung warung.

Soo Ryong mengeluarkan minuman keras yang ia simpan di kantor. Jung Young masuk dan menanyakan sampel darah. Soo Ryong tahu, Jung Young berani bertindak karena dukungan Mo Tak.  Soo Ryong menyuruh Jung Young melakukan apa ia bisa, kalau mau.

Hye Kyung masuk dan memberi tahu kalau dewan kota menekan mereka untuk menghentikan proyek taman ramah lingkungan. Dewan Kota menghentikan kerja sama dengan semua grup Tae Shin dan akan memulai penyelidikan. Tae Shin berteriak dan menanyakan nama anggota dewan yang paling vokal. Myeong Hwi menyuruh Hye Kyung keluar.

Tae Shin menyuruh Hang Gyu memberikan suap lebih banyak atau menyerang kelemahan para anggota dewan. Ia mengambil foto Mo Tak dan menyumpahinya. Myeong Hwi menyuruh Hang Gyu membunuh Mo Tak.

Genk Eonnie sedang makan daging panggang saat Wi Gen memanggil mereka semua, kecuali Jang Mool. So Moon berada di hadapan inspektur dan para partner spiritual, dan menyusul Mo Tak, Mae Ok dan Ha Na berdiri di sampingnya.

Inspektur memperlihatkan cuplikan kejadian saat wawancara. Inspektur mengingatkan mereka akan dipecat sebagai counter, kalau melakukan 5 kali pelanggaran. Inspektur menunjukkan pelanggaran mereka: Mae Ok –  2, Mo Tak – 4, Ha Na – 4, So Moon – 3 kali.

Sebelum inspektur menutup sidang kali ini, Wi Gen berdiri dan minta izin bicara. Ia percaya kalau counter no 1543, So Moon, harus dibebas tugaskan, meski jumlah pelanggarannya hanya tiga. Semua kaget mendengar permohonan Wi Gen.  

Bersambung

Komentar aku: Aku mengerti, Wi Gen khawatir dengan emosi So Moon yang labil. Bagaimana pun, meski kakek-nenek dan teman karibnya memberikan pendidikan dan dukungan terbaik, So Moon masih terlalu muda dan mengalami trauma ditinggal mati orang tuanya. Apalagi, jiwa orang tuanya dimakan roh jahat. Itu, lebih dari traumatis. Aku jadi ingat pesan teman aku yang jauh lebih bijaksana, ‘Terkadang kita bermaksud baik. Tetapi, baik bagi kita belum tentu berarti baik bagi orang yang menerimanya.’ Uh, aku kangen temanku itu!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: