Mr. Queen Ep. 07.1

Di RS, tahun 2021, Sekretaris Han mencopot alat bantu pernafasan Bong Hwan.

Di dapur istana, era Joseon, So Yong jatuh tersungkur ke lantai batu.

Episode 7: Topeng

Dokter mencoba menyelamatkan Bong Hwan dengan melakukan defibrilasi. Sementara, Hong Yeon berlari mencari tabib istana dan bertemu Cheol Jong, yang langsung berlari sekencang mungkin ke dapur.

Bong Hwan sadar, ia bisa mendengar percakapan dokter dan suster. Tapi, ia berada dalam kondisi vegetatif, tidak bisa berbicara apalagi bergerak.

Cheol Jong berusaha menyadarkan So Yong. Lady Choi khawatir So Yong diracun, kepala kasim memperkuat dugaan itu. Terlebih lagi, So Yong selalu mencicipi masakannya sendiri. Tabib istana memberi tahu kalau So Yong dalam kondisi kritis.

Dukun menyuruh Gaebi bertindak dengan memasang mantra penolak energi masuk ke kamar So Yong. Dukun bersikeras harus dilakukan di istana, meski itu melanggar hukum istana.  Dayang mata-mata mengambil kain dari kasur So Yong dan menyelipkan di sepatunya.

Bong Hwan mendengar percakapan para detektif yang datang berjaga. Ia adalah pelanduk yang terjebak di antara pertikaian sekretaris Han dan duta besar Korea.

Bong Hwan marah dan berjanji akan menghabisi sekretaris Han, dan terkejut melihat Cheol Jong ada di kamarnya, lalu kembali pingsan. Mereka yang ada di kamar So Yong bingung, setelah makan racun, apalagi yang akan So Yong habiskan? Tabib istana meminta mereka tetap berjaga.

Dayang memberi tahu Hwan Jin yang telah berdandan dan menunggu semalaman kalau Cheol Jong memutuskan berjaga di samping So Yong yang jatuh pingsan. Hwan Jin mengusir dayang keluar. Dukun menanam mantra di bawah bangunan istana, sementara dayang memberikan kain milik So Yong pada Gaebi.

Hwan Jin, yang termakan hasutan Gaebi, datang menemuinya. Hwan Jin bertanya apa yang musti ia lakukan untuk menyingkirkan So Yong?

Cheol Jong menyuruh Lady Choi, Hong Yeon dan kepala kasim beristirahat. Ia akan berjaga di samping So Yong.

Inspektur pencicip memberi tahu Byeong In kalau Mun Geun, ayah So Yong, mengambil beberapa bal sutra milik istana. Juga, ia melihat Pyeong membakar baju dari kain yang sama yang diperlihatkan Byeong In. Membuat Byeong In bertanya-tanya apa Cheol Jong ada di balik itu semua?

Jwa Geun mengingatkan kalau Gaebi dan Hwan Jin hanya akan menganggap nasehat Sunwon, atas ritual dukun, sebagai angin lalu. Sunwon setuju, harus ada hukuman yang lebih berat. Tak lama, kepala kasim menghadap dan memberi tahu kondisi So Yong dan kemungkinan diracun.

Dukun mengukir papan peringatan dengan nama So Yong dan meletakkannya bersama boneka jerami. Ia menggunting kain milik So Yong dan membakarnya. Gaebi mengingatkan Hwan Jin untuk tidak lagi menyimpan rahasia kalau mau bantuannya.

Cheol Jong mendengar desahan So Yong yang bermimpi tentang ibunya. Ia mencoba menenangkan dengan menepuk lembut bahu So Yong, sambil terus menyemangati So Yong.

Jwa Geun mendatangi Byeong In, memberi tahu kondisi So Yong dan menyuruhnya ke istana Gaebi. Byeong In melabrak ruang sembahyang dan menghunuskan pedang. Sunwon masuk dan menegur Gaebi.

Pengawal Byeong In melemparkan guna-guna yang ditanam dukun. Gaebi menyangkal keterlibatannya. Di bawah hunusan pedang Byeong In di lehernya, dukun mengakui kalau itu semua adalah perintah dari Gaebi.

Sunwon memberi tahu kondisi So Yong yang diracun arsenik. Ia tak heran karena Gaebi akrab dengan racun ini. Membuat Gaebi teringat kondisi almarhum raja dan berbalik menyalahkan Sunwon atas kematian raja. Sunwon menyuruh memenggal dayang dan dukun. Gaebi memohon ampun, bersedia melakukan apa pun, dan mengingatkan untuk berhati-hati pada raja yang sekarang.

Byeong In menghentikan jalan Sunwon dan berjanji akan membantu Sunwon menyelidiki siapa sesungguhnya raja yang sekarang ini bertahta? Byeong In masuk membawa pengawalnya ke kamar Su Yong dan akan membawa So Yong bersamanya.

Byeong In menjelaskan mereka menemukan arsenik di dapur, juga ia ingin tahu keberadaan Pyeong dan Cheol Jong semalam setelah hari pernikahan. Raja menghunus pedang ke leher Byeong In, menyuruhnya berhenti. Ia akan menunjukkan kalau ia tulus memperhatikan So Yong.

Bersambung

Komentar aku: timing perubahan waktu dan tempat/badan membuat komedi jenius. Bong Hwan terbangun dan mencekik leher… tabib. Kekeke… pastinya ia ingin mencekik leher detektif yang menggodanya. Sekali lagi, arwah So Yong ada di mana, ya?

Hwan Jin, tadinya aku berpikir kau lebih pintar untuk jatuh ke bujukan Gaebi. Tapi, kalau cemburu sudah bicara sulit, ya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

<span>%d</span> bloggers like this: