Mr. Queen Ep. 05.1

Betis yang mudah Sakit

Sebagai bukti, Bong Hwan menunjukkan surat yang So Yong sulam. Sunwon menjadi marah, ia minta dijelaskan kenapa So Yong mau bunuh diri. Bong Hwan bingung, ia tak tahu kenapa So Yong ingin bunuh diri. Tiba-tiba Hwan Jin pingsan, Bong Hwan pun mengambil keputusan untuk ikut memingsankan diri.

Cheol Jong berjalan melewati So Yong dan menggendong Hwan Jin. Jwa Geun minta Sunwon melihat ketulusan hati ratu So Yong yang sampai membuat alasan agar ratu nenek tidak membatalkan hukuman dan memberikan pengampunan. Byeong In mengangkat So Yong. Cheol Jong vs Byeong In saling memandang dengan penuh kebencian.

Gaebi dan Man Hong heran kenapa So Yong melakukan hal itu. Yang pasti Gaebi beranggapan Hwan Jin terlalu lemah, sehingga perlu menambahkan racun bagi anak panah mereka.

Mun Geun mulai menyesali bagaimana ia tak mengetahui putrinya menderita sedemikian dalam. Ia mulai menangis, membuat Hong Yeon, bahkan Lady Choi pun menangis tersedu-sedu. Bong Hwan jadi tak tahu bagaimana ia bisa bangun sekarang.

Byeong In rela melepaskan dan membiarkan So Yong pergi ke istana, karena melihat betapa bahagianya So Yong. Tapi, begitu masuk istana, So Yong menjadi sangat tak berbahagia. Byeong In menatap pintu gerbang istana yang menutup perlahan.

Sunwon meluapkan kekesalannya pada Jwa Geun. Sunwon kesal karena rencananya menyingkirkan Hwan Jin gagal. Ditambah keberanian Cheol Jong melawannya, mengabaikan So Yong, dan jelas-jelas memihak Hwan Jin.

Sunwon mengakui kalau malam saat insiden, So Yong menghadapnya untuk pamit, ia tak ingin menjadi ratu. Sunwon menolak dan mengancam kalau So Yong mau pergi, lebih baik mati di istana. 

Rupanya, So Yong benar-benar menjalankan ucapannya.

Bong Hwan terbangun saat Sunwon mengutuknya tinggal selamanya di istana dan menjadi impoten. Bong Hwan bersyukur ia tidak melihat ayah So Yong pergi. Akan sulit bagi Mun Geun kalau tahu tubuh putrinya diisi jiwa seorang laki-laki. Bong Hwan bersemangat melihat danau yang seharusnya sudah terisi penuh malam ini.

Di perjalanan menuju danau, Bong Hwan mengingatkan Hong Yeon agar keturunannya membeli tanah di Gangnam. Tapi, danau belum terisi penuh. Supervisor dan anak buahnya berlutut minta dipenggal saja.

Hong Yeon dan Lady Choi memegangi kaki Bong Hwan agar tidak meloncat ke dalam danau. Akhirnya, Bong Hwan menyerah dan menyuruh supervisor berjalan ke dalam danau, ia ingin lihat seberapa dalam. Sebelum rencananya berhasil, Sunwon memanggilnya.

Sunwon menyetujui So Yong turun tahta. Ia akan dikirim kembali ke rumahnya dan tak boleh meninggalkan kamarnya sama sekali. Bong Hwan panik, itu artinya ia tak kan bisa terjun ke danau. Bong Hwan lalu mengikuti apa yang dilakukan supervisor dan anak buahnya, meminta dibunuh saja karena mengecewakan Sunwon.

Jwa Geun akhirnya mengambil alih. Jwa Geun juga menegaskan kalau ia tak khawatir. Ia berjanji, kalau perlu, ia akan mencungkil ketidak sempurnaan itu dari dalam. Jwa Geun lalu membakar sulaman So Yong. Bong Hwan tahu itu bukan sekedar ancaman.

Sal Soo memberi tahu tentang pangeran Pyong yang menggerebek istana bersama prajurit handal yang terlatih dengan baik. Jwa Geun mengancam kalau Sal Soo gagal lagi, ia tidak akan memberikan obat yang diperlukan Sal Soo.

Pyeong tetap menyalahkan So Yong, dan minta Cheol Jong tidak pernah lupa kalau klan Kim yang mengeksekusi keluarga mereka. Cheol Jong merasa bersalah, kalau benar So Yong ingin bunuh diri, artinya ia telah mencoba membunuh So Yong dua kali.

Cheol Jong ingat, malam itu ia bertemu So Yong yang bertanya apakah Cheol Jong membencinya karena ia berasal dari klan Kim? Padahal, So Yong sudah berusaha sekuat tenaga, seharusnya Cheol Jong setidaknya, mencintainya. Ketidak sukaan yang Cheol Jong perlihatkan, membuat So Yong terjun.

Pyeong berkilah, kalau memang karena patah hati, So Yong tidak akan memperlihatkan surat bunuh dirinya dan pura-pura pingsan dihadapan Sunwon. Cheol Jong berniat mencari tahu, ia akan menemui So Yong.

Bersambung

Komentar aku: Hahahaha… sayang, aku masih sulit membayangkan Bong Hwan ada di tubuh So Yong. Bukan salah Hye Sun, tapi aura feminin nya sangat kuat… meski cara jatuh pingsannya cukup spektakular… Episode ini, Lady Choi yang menang, digelitiki tidak tertawa… urat ketawanya sudah putus sejak lama, ROFL…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: