Mr. Queen Ep. 03.2

Inspektur makanan memuji masakan Bong Hwan. Membuat Man Bok marah dan menegur gadis kecil yang masuk ke dapurnya. Bong Hwan memutuskan, selagi dia ada di dapur, maka ia adalah boss nya, semua wajib mematuhi perintahnya. Man Bok hanya bisa menangis.

Hong Yeong berlari masuk, raja datang ke kamar ratu.

Cheol Jong terus berusaha membuka kedok So Yong. Bong Hwan tidak peduli, ia tak ingin berdekatan dengan Cheol Jong. Kedua-duanya saling curiga. Bong Hwan ingat kalau pembunuh istri biasanya suaminya. Sementara, Cheol Jong menunggu So Yong selip bicara saat tidur.

Cheol Jong dihantui mimpi buruk. Bong Hwan bangun dan ketakutan saat Cheol Jong tak bisa bernafas. Ia mencoba membangunkan Cheol Jong, yang setengah sadar dan salah menyangkanya sebagai Hwan Jin. Setelah itu, mereka berdua bertengkar berebut selimut.

Saat sarapan, mereka kembali bertengkar. Cheol Jong bersikeras tidur bersama Bong Hwan. Membuat Bong Hwan kesal, tapi tak bisa berbuat apa-apa. Ia lalu mengusir Cheol Jong, ia sibuk.

Bong Hwan mencoba memenangkan hati Hwan Jin. Tapi, seberapa Hwan Jin menanggapinya dengan dingin. Sampai Hwan Jin berkata kalau So Yong sengaja menenggelamkan diri untuk menfitnah Hwan Jin. Bong Hwan berdiri terdiam.

Bong Hwan yakin Hwan Jin tidak berbohong. Bong Hwan minta Lady Choi menemui Cheol Jong dan mencari alasan. Ia sendiri akan mencari tahu pola makan Sunwon pada Man Bok, ia tahu bagaimana memenangkan hati Sunwon.

Hong memberikan sebotol ‘serum kebenaran’ (bubuk jamur psikedelik, kurang lebih) pada Pyeong. Kalau diteteskan pada anggur, si peminum akan menyatakan kebenaran.

Mun Geun melapor pada Jwa Geun, kalau Pyeong tidak berambisi dan menghabiskan waktu dengan bermain kartu bersama Hong. Jwa Geun memperingatkan Mun Geun untuk tidak bermain-main dengan jabatannya. Kelemahan menguasai militer akan membuat klan Kim jatuh.

Byeong In mulai menyelidiki. Yang ia temui pertama adalah Kim Hwan. Kim Hwan bercerita tentang pertemuannya dengan Lee Seung Man. Tapi, Lee Seung Man bukan orang yang memakai potongan kain yang Byeong In perlihatkan.

Pyeong datang memberikan serum kebenaran pada Cheol Jong.

Malam itu, Bong Hwan sibuk membuat oven tanah liat. Inspektur makanan datang membawakan semua jenis minyak yang diminta Bong Hwan. Bong Hwan mencampur semua minyak itu, meski diprotes Man Bok dan inspektur, karena itu adalah persediaan untuk setahun.

Bong Hwan sibuk menyiapkan ikan. Ia lalu menyuruh staff dapur memasukkannya ke dalam oven. Man Bok dan inspektur menganggap Bong Hwan menyia-nyiakan minyak dan ikan croaker terbaik.

Cheol Jong masih menunggu di kamar ratu. Lady Choi masuk dan memberi tahu kalau ratu masih ada di dapur. Cheol Jong tetap akan menunggunya. Ia curiga So Yong sengaja menghindar.

So Yong dan Hong Yeon menunggu di depan tungku sampai pagi. Bong Hwan berharap ikannya masak dengan baik.

Dokter mencoba mengobati gigi Sunwon yang sakit. Inspektur membawa makanan buatan So Yong. Meski tidak selera, Sunwon tergugah karena So Yong memasak untuknya, ia pun mencoba.

Bong Hwan resah menunggu di kamar, ia tak tahu apa Sunwon suka atau tidak. Tiba-tiba Sunwon masuk dengan muka tegang dan mulai berteriak. Sunwon sangat menyukai masakan Bong Hwan.

Bong Hwan membatin kalau yang ia lakukan adalah confit, cara memasak a lá Perancis. Ia berjanji akan memasakkan tiap hari, makanan yang sehat dan membuat Sunwon awet muda. Sunwon menghadiahi dengan mengizinkan mengisi danau dengan air.

Bong Hwan berteriak kegirangan. Hanya untuk dibangunkan oleh kenyataan, kalau pengisian air di danau tidak berjalan semulus yang ia inginkan, karena semuanya dilakukan secara manual. Mengisi dengan ember per ember hasil menimba air sumur.

Pengisian akan berlangsung secepatnya sepuluh hari. Bong Hwan menyuruh semua berhenti dan memperkenalkan teknik mengisi secara berantai. Ia yakin dengan caranya, danau akan segera penuh, dan ia akan segera pulang.

Byeong In menanyakan jenis kain pada pemilik toko. Setelah disuap banyak uang, pemilik toko berjanji akan meneliti dan memberi tahu siapa pembeli kain seperti itu.

Kepala kasim memberi tahu bahwa Cheol Jong berapa malam ini selalu tidur di kamar So Yong. Hal itu membuat Sunwon gembira mendengarnya, apalagi So Yong berjanji akan segera memberi cucu. Mun Geun yang ada di istana ikut gembira dan memberi Sunwon hadiah, obat untuk membuat awet muda.

Kepala kasim melihat dayang Hwan Jin bertengkar dengan dayang lainnya dan berteriak kalau ratu menjatuhkan diri sendiri dan menfitnah nonanya.

Kepala kasim terburu-buru berlari ke gazebo tempat Cheol Jong berada. Cheol Jong menanyakan tingkat kepercayaan kepala kasim pada dirinya dan melempar belati ke tiang gazebo. Dengan datar ia menegur saat kepala kasim menghindar. Ia lalu menyuruh kepala kasim menyiapkan kamar ratu, ia akan datang lebih awal.

Bong Hwan menolak tawaran minum anggur bersama Cheol Jong. Cheol Jong tahu itu, karenanya ia telah menyiapkan hidangan khusus untuk So Yong.

Hong Yeon masuk membawa seperangkat alat minum teh. Cheol Jong membawa teh Jasmine dari negara Arab, yang dipercaya bisa membuat tenang. Bong Hwan teringat bau seduhan teh itu, bau dari ruangan dan baju orang yang berniat membunuhnya malam itu.

Bong Hwan memandang Cheol Jong dan berkata, ‘Kamu, rupanya…’ Tapi, Bong Hwan menahan diri. Di istana, tempat timbunan rahasia dan beribu intrik terjadi, tidak bijak untuk bicara dengan gegabah. Cheol Jong mengeluarkan belati yang disimpan di lengan bajunya.

Bersambung

Komentar aku: Wah, jangan-jangan Jwa Geun memberikan racun di obat awet muda yang dibawa Mun Geun. Jadi, ia tidak akan meracun lewat makanan, karena sering menjadi pencicip menu. Wah… Kepala aku kebanyakan intrik.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: