Mr. Queen Ep. 02.2

Tadi malam hari, segerombolan pria berpakaian hitam membunuh penjaga dan masuk ke gudang. Mereka tidak menemukan dokumen yang mereka cari, lalu mulai mengambil harta. Penjaga memergoki mereka dan membunyikan lonceng.

Mereka berlari dikejar pengawal berkuda. Salah seorang dari mereka bergegas menyelamatkan bayi yang terjatuh dari gendongan ibunya saat pasukan berkuda menerjang. Pria tersebut memasuki ruang kerja dan membuka topengnya, ia adalah Cheol Jong.

Itulah yang dipikirkan Cheol Jong waktu ia pura-pura tidur. Di mana tempat persembunyian dokumen bukti keuangan? Kalau di gudang kerajaan dengan tingkat keamanan tertinggi tidak ada, lalu ada di mana? Pemikirannya terganggu karena kedatangan Bong Hwan. Cheol Jong tetap bersikeras kalau mereka benar tidur bersama.

Lady Choi datang menjalankan titah Sunwon untuk mengajari tata krama. Bong Cheol menurut hanya agar Sunwon mau mengizinkan mengisi air danau. Saat tersedak makanan dan tidak bisa bernafas, ingatan So Yong memenuhi pikiran Bong Hwan. Ia melihat So Yong berteriak, memohon agar Cheol Jong mencintainya. Cheol Jong memandang dengan penuh kebencian dan berjalan pergi. Ingatan itu membuat Bong Hwan yakin, mereka tak pernah tidur bersama.

Bong Hwan menghadap Sunwon untuk bernegosiasi. Ia bersedia tidur 7 malam berturut-turut agar bisa segera hamil, tapi Sunwon harus mengairi danau setelah 7 malam berlalu. Tidur dengan raja atau bukan, Bong Hwan ingin segera pulang.

Hwan Jin datang menemui Daebi. Daebi menawarkan dukun untuk mengguna-guna So Yong, tapi ditolak oleh Hwan Jin. Daebi pun beralih ke cara lain, menanamkan benih kecemburuan, dengan memberi tahu kalau Cheol Jong dititahkan tidur bersama So Yong tujuh malam berturut-turut.

Pikiran Hwan Jin dipenuhi ingatan saat So Yong berteriak bahwa akhirnya Hwan Jin akan kehilangan orang yang ia cintai, sebelum So Yong tercebur ke dalam danau. Diperparah dengan ucapan dayang yang menjelek-jelekkan So Yong di hadapannya. Hwan Jin merobek puisi yang ia tulis.

Selanjutnya, Bong Hwan mengajak Cheol Jong bersekongkol, berpura-pura tidur bersama. Waktu Cheol Jong menolak, Bong Hwan mengancam akan benar-benar tidur bersama dan mulai membuka pita bajunya. Cheol Jong langsung berubah pikiran dan berjingkat ke luar.

Bong Hwan menyamar menjadi Lee Saeng Mang, dengan bantuan Hong Yeon. Hong Yeon mengingatkan agar ratu kembali sebelum pukul 11 malam. Melihat bayangan dirinya di cermin, Bong Hwan penasaran, seperti apa So Yong itu sebenarnya?

Hong Yeon bercerita kalau So Yong kejam. Ia suka menghukum dan mengamuk. Semua hal membuatnya marah, sehingga orang menjulukinya ‘si nenek sihir’. Bong Hwan tak heran kalau banyak yang ingin mendorong So Yong tenggelam di danau.

Tapi, So Yong pintar dan bertekad kuat. Semua berubah saat So Yong tiba di istana, kesepian dan calon suaminya terang-terangan memperhatikan wanita lain. Bong Hwan memuji kesetiaan Hong Yeon dan berjanji akan kembali tepat waktu.

Di desa, seorang penduduk mengamuk saat pejabat hendak mengambil istri dan anaknya untuk dijadikan budak, hanya karena ia tidak bisa membayar pajak.

Jwa Geun bertukar sapa dengan putranya, Byeong In. Ia memberi tahu kalau So Yong jatuh ke dalam danau sebelum hari pernikahan. Byeon In menjadi khawatir dan menanyakan kondisi So Yong sekarang.

Bong Hwan bertemu Kim Hwan yang hendak keluar istana. Kim Hwan terus bicara, juga tentang mimpi-mimpi buruk yang menghantui Cheol Jong. Bong Hwan lalu memukul Kim Hwan sampai pingsan setelah mereka lolos dari penjagaan ketat pegawal gerbang istana.

Bong Hwan pergi ke rumah hiburan. Pemilik menolak melayani Bong Hwan, menganggap ia perempuan yang menyamar. Tapi Bong Hwan membungkamnya dengan segepok uang. Para gadis masuk ke ruang Bong Hwan dan mulai bersorak.

Di ruang lain, Byeong In bersedia membantu bapak tua mendapatkan jabatan untuk anaknya. Setelah tahu istri bapak itu keluarga jauh klan Jo, dan bapak itu bersumpah keluarganya bersedia mengorbankan nyawa untuk Byeong In.

Di ruang lain lagi, Cheol Jong bertemu dengan Pyeong dan Hong.  Buku besar keuangan, yang menjadi bukti korupsi klan Kim, mungkin disimpan di rumah Mun Geun. Penggantian pengawal raja bisa menjadi masalah kalau mereka sampai tertangkap basah mencoba mencuri buku itu.

Bong Hwan mabuk berat dan salah masuk toilet. Ia bertemu dengan Byeong In, tapi tak mengenalinya. Ia keluar mencoba kembali ke kamarnya.

Cheol Jong yakin mereka belum ketahuan. Cheol Jong merencanakan kecelakaan di hari pertama Mun Geun bekerja, agar pimpinan pengawal kerajaan bisa kembali ke Pyeong. Kalau semua gagal, maka tinggal usaha terakhir, pembunuhan.

Tiba-tiba Bong Hwan merangsek masuk. Cheol Jong cs mengenalinya, tidak begitu dengan Bong Hwan. Tiba-tiba lonceng tanda jam malam dimulai berbunyi. Bong Hwan berlari keluar ingat janjinya pada Hong Yeun.

Cheol Jong melarang mereka mengejar So Yong. Ia akan mengatasinya sendiri. Bong Hwan terjatuh saat berusaha menjauh dari Cheol Jong. Cheol Jong mengarahkan pedangnya ke leher So Yong.

Bersambung

Komentar aku: OK, jadi Cheol Jong adalah Robin Hood, Pyeong adalah Little John, dan Hong adalah Friar Tuck. Lalu Maid Marian itu So Yong/Bong Hwan… atau Cheol Jong berharap Maid Marian itu Hwan Jin? Coba jadi twist, di mana Hwan Jin benar-benar berteman dengan So Yong (bukan Bong Hwan, tentunya).

Di lain pihak, Byeong In jatuh hati pada sepupunya, So Yong? Oh… kembali cliché cinta bersegi. Tolong, tolong jangan jatuh ke cliché, atau kalau jatuh pun jangan terlalu dalam, please.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

<span>%d</span> bloggers like this: