Mr. Queen Ep. 02.1

Tidak Seorang pun Tahu

Tapi. Cheol Jong tidak berniat meniduri Bong Hwan. Ia menangkis pukulan Bong Hwan dan pergi tidur setelah minum satu gelas. Bong Hwan berasumsi Cheol Jong membual tentang keperkasaannya. Tetap, Bong Hwan tak mau gegabah, ia mengikat bajunya dengan simpul pelaut.

Cheol Jong menolak berbagi kasur dan melemparkan bantal untuk Bong Hwan. Cheol Jong bermimpi buruk, ingatan akan pembantaian keluarga menghantui tidurnya.

Pagi hari, Bong Hwan terbangun dengan sakit di leher. Ia panik saat mendapati simpul pelautnya terlepas. Ia tidak lagi yakin dengan apa yang terjadi semalam.

Kepala kasim kaget mendapati Cheol Jong sudah ada di Huijeongjeon Hall sepagi ini. Cheol Jong beralasan ia tak mau membangunkan ratu. Kepala kasim mulai memakaikan jubah raja.

Bong Hwan kursus kilat pada lady Choi tentang nenek dan ibu mertuanya. Ia minta berhenti saat sosok wanita cantik menarik perhatiannya, Hwan Jin. Ia turun dan memperkenalkan diri. Kedua dayang memperingatkan masing-masing nonanya, kalau mereka adalah rival.

Bong Hwan mulai merayu dan mengajak Hwan Jin berteman. Hwan Jin menolak, itu pasti strategi So Yong untuk sebelum menusuknya dari belakang. Tak dinyana, Cheol Jong mendatangi mereka.

Cheol Jong memerintahkan Bong Hwan mempercepat pernikahannya dengan Hwan Jin. Bong Hwan meludah, lalu mengangkat roknya tinggi-tinggi dan pergi. Mereka menganggap Bong Hwan marah dan cemburu.

Cheol Jong memberi tahu tentang kecurigaan yang beredar berjanji akan melindungi Hwan Jin dari semua mara bahaya dan dari siapa pun. Ia sudah memberi tahu dewan istana kalau malam itu mereka berdua tidur bersama.

Bong Hwan salah menghormat pada Daebi Jo, lalu buru-buru berputar dan berdalih kalau kemudaan Sunwon membuatnya bingung sejenak. Sunwon tertawa senang, begitu juga saat Bong Hwan berani menghentikan pembicaraan Daebi. Bong Hwan sadar, mereka berdua meski terlihat sopan dan tersenyum, saling membenci satu sama lain.

Bagi Bong Hwan, siksaan kreatif yang membuatnya kaku selama beberapa jam selesai juga. Tapi, siksaan berikutnya menunggu, bertemu dengan semua pembesar di kalangan istana. Tiga pembesar klan Kim: Byung Hak – PM, pejabat – Seok Geun, menteri pertahanan – Chang Hyuk. Dua pembesar klan Jo: pejabat – Man Hong, menteri SDM – Deok Moon. Semuanya sibuk KKN di bawah Sunwon dan Daebi.

Dari pelajaran sejarah, Bong Hwan tahu Jwa Geun adalah otak di balik klan Kim. Karenanya, ia memutuskan untuk berpihak pada Jwa Geun dan diam saat namanya dipakai untuk mengganti kepemimpinan pengawal raja dari Pyeong ke Mun Geun (ayah So Yong). Sunwon memberikan persetujuan final, membuat Cheol Jong hanya bisa menahan geram.

Bong Hwan tertarik pada intrik di depannya, membuat ia terjatuh dari singasana. Kesempatan itu digunakan Cheol Jong untuk menutup sidang. Di luar istana, Cheol Jong tetap bersikeras kalau mereka tidur bersama, darah perawan adalah buktinya.

Di perjalanan pulang, Bong Hwan kaget melihat seorang dayang tiba-tiba berlutut memohon ampun dan anak di sampingnya menangis terisak-isak. Apa itu karena dirinya?

Jwa Geun mencicipi makanan untuk Sunwon dan memastikan tak ada racun di dalamnya. Matanya tak lepas memperhatikan Sunwon mulai makan. Bibir Jwa Geun membentuk senyum kecil.

Selesai membaca titah pengangkatan selir raja, Bong Hwan meraih tangan Hwan Jin dan bertanya, apa Cheol Jong impoten? Hwan Jin menganggap pertanyaan Bong Hwan tidak pantas dan Cheol Jong bukan pembual. Jawaban Hwan Jin membuat kepala Bong Hwan semakin pusing.

Kepala Kasim melihat kalau Cheol Jong tertidur saat berpura-pura membaca dokumen pemerintahan. Ia menyeringai dan pergi. Cheol Jong menyadari semua itu.

Bersambung

Komentar aku: Hmmm… ini sebetulnya rekap tertahan lama. Agak berat merekap sageuk, terlalu banyak politik dan harta/tahta/wanita. A menusuk B, C berbalik menusuk D, E adalah musuh dalam selimut, dan F adalah agen ganda dari dua klan yang bertentangan, belum nanti hero/heroine nya ada yang mati. Meski kalau bagus ceritanya dan pemainnya berakting dengan baik, 24 episodes juga ditonton, seperti ‘Deep Rooted Tree’. Untung ada fast forward, ya.. keke..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

<span>%d</span> bloggers like this: