Mr. Queen Ep. 01.1

Bong Hwan di Wonderland

Di dapur, Jang Bong Hwan tampak sedang menyiapkan makanan, dan tersinggung saat asisten dubes China mencoba memberi masukkan. Di sisi lain, tampak Bong Hwan sedang diwawancara. Dan dengan bangga menekankan kalau ia berhasil menjadi chéf termuda melayani penguasa terkuat di Blue House.

Ia mengutip legenda raja Qin Shi Huang, yang sangat suka makan ikan, dan akan memenggal kepala setiap chéf yang teledor meninggalkan duri ikan. Bagi Bong Hwan, ‘memasak itu politik’, bagaimana memenangkan hati yang paling tertutup sekalipun lewat masakan.

Selesai mengolah ikan, Bong Hwan sibuk merayu Hye Jung. Di meja jamuan kenegaraan, dubes China mengeluarkan sebuah kait yang tertinggal di daging ikan dari mulutnya. Mendengar namanya diteriakkan, Bong Hwan yakin ia dicari untuk dipuji.

Di sudut dapur terlihat Han Pyo Jin, sekretaris kedutaan, bermain kartu bersama koki Bu Seung Min. Mereka bekerja sama untuk menjatuhkan Bong Hwan.

Dua orang detektif datang mencari Bong Hwan. Meski sudah dibebaskan dari tuduhan kait pancing dan dipecat dari Blue House, Bong Hwan dituduh korupsi pengadaan bahan makanan selama dua tahun terakhir. Bong Hwan melarikan diri dengan menyeberang ke balkon sebelah. Saat kehilangan pegangan, ia terjun bebas ke kolam renang di bawahnya.

Kepala Bong Hwan membentur beton dasar kolam. Tiba-tiba tampak seorang wanita berenang ke arahnya. Aurora berpendar mengelilingi kolam saat keduanya bertemu, mereka berciuman.

Bong Hwan tersadar, di ruangan yang terasa sangat asing. Melihat interior dan halaman luar, ia menduga berada di sebuah desa tradisional. Ia terburu-buru mencari cermin saat melihat badannya berubah. Dan kaget saat melihat wajah wanita yang terjun di kolam terpantul di cermin.

Hong Yeon, dayang utama, masuk dan menyuapkan obat yang sangat pahit. Bong Hwan mulai sadar kalau itu bukan mimpi. Ia membuka pintu dan terkejut melihat barisan dayang-dayang menyembah di depan kamarnya.

Bong Hwan berlari, dikejar oleh para dayang dan tabib yang datang hendak mengobatinya. Mereka baru berhenti saat Bong Hwan mendadak berdiri terdiam. Bong Hwan panik karena tak bisa merasakan bagian vitalnya. Ia mulai menyerocos menyuruh mereka mengaku, siapa yang menjadi dalang, koki Seung Min atau sekretaris Pyo Jin?

Saat semua diam, dan yakin kostum itu bukan permainan, Bong Hwan mulai menerka kalau ia terlempar jauh ke masa lalu. Ia membolehkan tabib istana memeriksa denyut nadinya. Bong Hwan menjawab pertanyaan tabib dengan data diri dan alamat di Seoul. Membuat Hong Yeon ingin menangis dan tabib yakin kalau Bong Hwan hilang ingatan.

Hong Yeon bercerita kalau dua malam lalu, pangeran Young Pyeong, kakak Cheol Jong, dan Byulgam Hong, sahabat karib Cheol Jong, yang bekerja sebagai pengawal raja, menyelamatkan Bong Hwan yang tenggelam di danau.

Bong Hwan yakin, air adalah portal untuk kembali ke tubuh dan masa depan. Ia minta diantar ke danau. Saat mendekati danau, Bong Hwan berlari sekencang mungkin, ia meloncat tinggi dan jatuh di kubangan lumpur.

Lady Choi, kepala rumah tangga dan dayang, mengatakan ratu nenek menitahkan mengeringkan kolam untuk menghindari kecelakaan terjadi. Hal itu untuk melindungi Bong Hwan, yang akan menjadi ratu setelah menikah dengan raja.

Cheol Jong, sang raja, sedang membaca buku dengan seksama di gazebo. Ia menyuruh kepala kasim memanggil So Yong, yang rupanya sudah siuman. Bong Hwan, saat tahu yang memanggilnya adalah raja, langsung berlari menghampiri tanpa mengidahkan tata krama.

Bong Hwan tidak peduli dengan teguran dari Cheol Jong. Yang ia inginkan hanya danau diairi. Tapi, Cheol Jong menolak, karena sama artinya dengan menentang perintah ratu nenek. Lady Choi menyela dan mengatakan So Yong tidak ingat kenapa ia jatuh ke danau.

Bong Hwan tertarik melihat buku bacaan Cheol Jong, ‘Four Books & the Three Classics’. Tapi ia heran, kenapa Cheol Jong melarangnya meminjam. Mereka pun berebut, sampai akhirnya buku itu mendarat di pot kolam saat kepala kasim tidak bisa menangkapnya.

Cheol Jong menunjukkan kalau ia raja yang bijaksana dan tidak menghukum kepala kasim. Bagi raja, ‘Nyawa lebih berharga dari sebuah buku’. Ia pamit ke istana dan menaiki tandu. Tapi, ia menolak pergi bersama So Yong, menyuruhnya pulang sendiri dan mandi.

Seorang dayang terlihat memata-matai semua yang terjadi.

Muka Cheol Jong tetap datar saat di tandu ia bergumam tentang hilang ingatan.

Bersambung

Komentar aku: 40 menit pertama yang membuat tertawa terbahak-bahak. Akting Hye Sun agak grogi saat membawakan peran Bong Hwan. Bagusnya hanya di awal. Seo Eun malah mencuri adegan. Raut muka Seo Eun menghadapi majikannya yang ‘ajaib’ atau saat ia mengagumi kakak pangeran, pas sekali. Dan suka sekali adegan Scooby Doo dimasukkan ke sini, alias kejar mengejar di dalam istana, masuk pintu A, keluar pintu B, bertabrakan di pintu C, kekekeke…

Buku itu isinya banyak R-19++ hahaha… itu sebabnya So Yong tidak boleh mengintip isi buku itu dan kasim takut raja jadi tidak sehat karena sudah membaca selama dua jam penuh… Oh, my…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: