Uncanny Counter Ep. 03.1

Mae Ok, Mo Tak, dan Ha Na memperingatkan So Moon untuk tidak bertindak sendiri. Mereka tiba di desan Sinwang saat hari telah malam. Yang Ha Na tahu si pembunuh dekat dengan korban, tinggi 180 cm, mengenakan baju kotak-kotak dan bersenjata pahat.

Mendengar kata ‘pahat’, So Moon googling dan menemukan lokasi pabrik batu. Deru mesin pembelah batu mengganggu kemampuan counters. Pak Han, si pembunuh, berada bersama korban dan ayahnya. Ia menertawakan ayah korban dan mulai memukulinya.

So Moon yang berjaga di luar melihat pancaran cahaya portal. Lalu mulai bisa mendengar rintiihan ayah korban. Ia berlari dan mendorong pak Han, serta berteriak pada team.

Saat menahan pak Han, So Moon terhubung dengan pembunuhan yang pak Han lakukan pada pasangan yang ada di flyer. Bahkan, pak Han lewat saat So Moon mengambil flyer itu dari putri keluarga korban. Hal itu mengganggu konsentrasi So Moon. Pak Han berhasil melarikan diri membawa korban.

Mo Tak menyuruh So Moon menaiki pagoda dan berhasil menemukan pak Han. Seluruh anggota sibuk: Mae Ok menyembuhkan ayah korban, Soo Moon bertarung, dan Hana membantu Mo tak Tak menahan tugu batu yang dijatuhkan pak Han untuk membunuh si pelajar.

Dalam saat kritis, portal muncul di sekitar mereka. Beruntung So Moon tidak membunuh pak Han karena amarahnya. Mae Ok menyuruh So Moon mengirim arwah jahat kembali ke Yung.

Di Yung, si arwah jahat mencoba mencekik So Moon. Tapi, Wi Gen mengirimnya masuk ke pintu penjara akhirat tanpa akhir.

Pasangan yang hilang juga tiba di Yung. Setelah So Moon menemukan pembunuh mereka artinya tubuh mereka pun ditemukan, dan arwah mereka bisa pergi dengan tenang. Wi Gen bangga dengan kerja So Moon.

Hari ini jadi pelajaran berharga untuk So Moon. Kalau inang roh jahat mati, maka roh jahat akan menghilang. Akibatnya, jiwa inang dan mereka yang ia bunuh akan terus gentayangan. Dan So Moon akan dipenjara untuk pembunuhan. Sangat penting bagi counters untuk menahan emosi dan menjaga diri.

Team Onnie bersembunyi, menyaksikan polisi dan petugas ambulans datang ke lokasi. So Moon tersenyum, teringat orang tuanya yang juga adalah polisi. Mae Ok dan Mo Tak melarang So Moon bertemu dengan putri keluarga korban, counters dilarang mengintervensi kehidupan dunia fana.

Nama So Kwon mengusik ingatan Mo Tak. Tujuh tahun lalu ia tersadar dari koma. Dokter tak bisa memberi kepastian apakah ingatan Mo Tak bisa kembali. Yang Mo Tak tahu hanyalah kartu nama ‘So Kwon’ yang ada di jas lamanya. Entah bagaimana, So Moon berhubungan dengan kecelakaan yang ia alami.

So Moon kelelahan, tertidur menyandar pada Ha Na. Ha Na menyentuh tangan So Moon dan adegan kecelakaan keluarga So membayang di pikirannya. Ia terkesiap saat melihat pengemudi trailer.

Di gang samping sekolah, Baek Joon Gyu, ketua bulliers, memarahi anak buah Hyuk Woo. Ia menawarkan jasanya pada Hyuk Woo dengan balasan posisi pekerjaan di grup Tae Shin.

Bersambung

Komentar aku: aku jadi agak seram dengan legenda di K-drama, tentang kalau arwah dari orang yang meninggal tapi tidak ditemukan jasadnya, akan berada di limbo sampai jasadnya atau penyebab kematian ditemukan. Hiiiiiiiiiiiii….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: