Tale of the Nine-Tailed Ep. 16.1

Sekali kau terjatuh ke sungai Samdo, kau takkan bisa kembali lagi, ujar Yeon sambil menusukkan pedang dalam-dalam ke tubuh Imoogi dan dirinya. Yeon mengucapkan cinta untuk Ji A dan memeluk Imoogi, membawanya terjun ke dalam sungai Samdo.

Mereka yang ditinggalkan, Ji A dan Rang, terduduk dan tersedu-sedu. Terdengar bunyi percikan air. Di dalam sungai, perlahan Yeon melepaskan pelukannya pada Imoogi. Imoogi terus jatuh dan mengurai hilang bersama air sungai. Sementara, Yeon masih bisa mendengar Ji A menangis, meneriakkan namanya.

Yeon ingin sekali menghibur Ji A. Cinta antara siluman Rubah dan manusia tak pernah berakhir bahagia. Dengan cinta yang menjembatani kedua dunia, Yeon ingin sekali bisa berada di sisi Ji A, sedikit lebih lama. Tapi, mimpi Yeon menjadi manusia tak kan pernah menjadi nyata. Pengorbanan Yeon adalah surat cinta yang ia layangkan untuk cinta pertama dan terakhirnya.

Yeon mengulurkan tangan, begitu juga Ji A. Tapi, mereka tak bisa saling meraih. Yeon tak bisa lagi melihat Ji A. Ia menutup mata dan membiarkan dirinya terbawa arus sungai Samdo.

Episode 16: Legenda Rubah Berekor Sembilan yang ditulis ulang

Yu Ri memeluk Shin Ju dengan erat. Hwan memeluk Rom, dan Hye Ja menggengam tangan pak Choi. Rom dan pak Choi sembuh dari penyakit mereka. Berita menyiarkan kalau penyakit misterius hilang dengan sendirinya kemarin malam. Membuat banyak keheranan dan pertanyaan, tapi juga kegembiraan.

Ui Ong menghampiri Taluipa, semua berangsur normal. Kali ini Taluipa melakukan semua yang ia bisa untuk menyelamatkan Yeon, Ui Ong akan mendampingi Taluipa menjalani hari-hari mereka. Bagaimana pun Yeon telah mendapatkan apa yang paling ia inginkan, menyelamatkan gadis yang ia cintai.

Ji A terduduk di depan gedung imigrasi, minta Ui Ong membukakan pintu. Taluipa melarang. Ji A harus bisa bangkit dan hidup di dunia fana, bersama keluarga dan teman-temannya. JI A memohon, ia bersedia melakukan apa pun untuk membawa Yeon kembali.

Tiap hari, Ji A datang berkunjung. Terkadang sampai larut, menunggu pintu gedung dibukakan.

Begitu juga Rang, yang minum dan mengurung diri di kamarnya. Ia mengusir Yu Ri yang mencoba mengajaknya keluar. Begitu juga Su Oh, yang menawarkan stickers dan mainan kesayangannya.

Pintu gedung imigrasi terbuka. Taluipa dengan lugas menegaskan pada Ji A, kalau Yeon sudah mati dan tidak bisa berinkarnasi lagi. Ada aturan di dunia akhirat, yang Taluipa pun tak bisa ubah. Ia menutup pintu.

Ji A pulang. Kali ini lampu jalan menyala, tetapi tidak ada pasangan kunang-kunang yang menyambutnya. Shin Ju menahan Ji A yang lunglai. Mereka saling menyapa. Shin Ju menyampaikan pesan terakhir Yeon, agar Ji A melupakan dunia lain, dan hidup di dunianya. Juga, berbahagia. Itu yang Yeon inginkan.

Kali ini Shin Ju pergi ke rumah Rang. Ia menggetok kepala Rang dua kali, dan memberikan pesan video dari Yeon untuk Rang.

Yeon menasihati Rang untuk tetap hidup, menjaga keluarga yang sekarang ia miliki. Yeon tahu Rang berhati lembut, dan itu tak pernah berubah. Juga, Yeon tak pernah meninggalkan Rang, jadi jangan buang kehidupan Rang dengan sia-sia. Pesan ini akan meledak dalam 10 detik… Yeon menangis setelah membuat video itu.

Ji A memulai misinya, menulis ulang legenda rubah berekor sembilan. Dimulai dengan… Rang. Rang bercerita kalau Yeon selalu tahu betapa tampan dirinya. Mereka berbagi cerita tentang Yeon dan mulai bertengkar siapa yang paling dicintai Yeon. Tapi mereka tahu, betapa Yeon menyayangi mereka berdua.

Taluipa mencoba membujuk kakaknya, Hades, lalu membentaknya. Bagaimana mungkin raja Akhirat tidak bisa melakukan apa-apa?

Yu Ri ingin mati karena malu mendengar Shin Ju menyanyi. Tapi gembira saat menerima cincin dan… kunci apartemen baru. Rang & Ji A cs merayakannya di Snail Bride.  Ji A merekam kehidupan mereka..

Ui Ong memberi tahu kalau Taluipa berhenti merokok. Hye Ja bangga dengan suami barunya, pak Choi. Rang kembali bersemangat dan mengurus Su Oh.  Bagi Ji A sendiri,  ia sangat merindukan Yeon, tapi ia tak mau menangis. Air mata sama artinya mengakui cerita mereka adalah tragedi

Bersambung

Komentar aku: Ha! Banter / silat lidah antara Rang dan JI A membuat gemas. Rang jelas-jelas cemburu pada Ji A, tapi Ji A juga sama cemburunya, meski sedikiiiit lebih sabar. Taluipa dan Ui Ong juga. Bagi Taluipa, siapa pun yang berseberangan pendapat dengannya, pasti kena libas. Meski itu kakak / raja Akhirat sendiri, kekeke… Rang disarankan jadi pegawai sosial, daripada jadi Joker. Nanti kalau yang dibantu keras kepala atau pejabatnya korup, Rang boleh kok main kartu lagi… eh?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

<span>%d</span> bloggers like this: