Tale of the Nine-Tailed Ep. 15.1

Takdirku adalah Dirimu

Yeon bertanya apa yang menjadi sebab Terry mau bekerja sama dengannya? Bagi Terry, mungkin untuk alasan yang sama dengan yang dimiliki Yeon.

Tembakan presdir meleset. Ji A cepat menggunakan kesempatan dan membalikkan ujung pistol. Tembakan kedua dan ketiga adalah untuk presdir. Imoogi keluar saat ia terancam bahaya. Dan ia mengirim presdir ke Akhirat. Imoogi tersenyum melihat Hwan yang ketakutan.

Terry yakin ia lebih kuat dari Yeon, karena tak ada yang bergantung pada dirinya. Tapi, Yeon yakin ia lebih kuat, justru karena ada yang ingin ia jaga. Terry yakin ada sesuatu yang terjadi, karena Imoogi di diri Ji A bangkit. Kalau Yeon berani pergi menolong Ji A, perjanjian mereka batal.

Yeon tahu, kalau Imoogi yang ada di tubuh Ji A terluka atau mati, Terry akan tidak ada artinya. Terry tahu Yeon memegang sisiknya. Yeon akan barter sisik itu dengan Ji A. Terry menolak, urusan pertama adalah penjaga sungai Samdo.

Imoogi mengancam Hwan dengan pistol, tapi Rom bangun dan menampar Ji A. Ji A tersadar dan panik saat tahu apa yang baru saja ia lakukan. Rom memeluknya dan menyakinkan semua akan baik-baik saja.

Untuk menaklukkan Taluipa, Yeon menyarankan mereka menggunakan racun milik Imoogi. Taluipa bisa mengubah dewa menjadi batu dan melihat jauh ke depan. Taluipa akan minum racun itu, kalau diteteskan ke minuman yang diberikan oleh satu-satunya orang yang ia percaya, Ui Ong.

Mereka akan melakukan itu besok. Terry setuju. Perasaan Yeon tidak enak, Terry menyetujui dengan terlalu mudah. Ada yang tidak beres. Yeon mencoba menepis perasaan itu. Terry tiba-tiba mengulik soal putra Taluipa, dan Yu Ri mendengarkan dari balik dinding.

Yeon pulang dan Ji A menceritakan apa yang terjadi. Yeon mencoba menenangkan Ji A. Semua akan berakhir besok.

Pak Choi masih dirawat Hye Ja. Pak Choi mengakui setiap kali ia makan makanan Hye Ja, sesuatu seperti menggelitik hatinya, mengingatkan hal yang serasa familiar dan membuatnya rindu.

Ui Ong gelisah saat makan di Snail Bride. Ia khawatir obat untuk Taluipa habis. Hye Ja menyuruhnya pulang.  Ui Ong menyesali semuanya. Tapi, ia tahu ia tak kan bisa mengubah jalan pikiran Taluipa. Hye Ja juga sedih, ia tak ingin kehilangan Yeon.

Yeon menceritakan rencana sesungguhnya pada Shin Ju. Bahkan menawarkan untuk menelan sisik. Tapi, Shin Ju bukan lawan Imoogi. Yeon berharap Shin Ju memahami keputusannya.

Ji A datang menemui Rang, berterima kasih karena mengirim presdir untuk membunuhnya. Rang memberi tahu, kerjasama Imoogi dengan Yeon adalah misi bunuh diri Yeon, untuk menyelamatkan Ji A. Tapi, Ji A belum mau mati. Kalau Ji A sampai melukai Yeon, ia akan bunuh diri. Kalau gagal, Ji A berharap Rang membunuhnya. Karena Yeon tidak akan pernah bisa membunuh Ji A. Tujuan mereka sama, melindungi Yeon.

Yeon minta Shin Ju menyingkir dari pertempurannya dengan Imoogi, tetap hidup dan mewakilinya menjaga Ji A.  Juga, kalau Rang sampai patah hati dan bertingkah, Shin Ju harus terus menasehatinya. Yeon memberi hadiah pre-wedding dan mengucapkan selamat tinggal.

Yeon mentraktir Rang semangkuk mie, tepatnya Rang yang akan bayar. Yeon tertawa senang mendengar cerita Rang menyelamatkan Su Oh, atau titisan anjing hitam kecilnya, dari ayah tiri yang abusive. Rang yang dulu suka ngompol telah beranjak dewasa. Yeon bahkan memberikan telur kesukaannya pada Rang. Padahal, dulu ia membebaskan Shin Ju sebagai balas dendam karena dewa pemilik Shin Ju mengambil telur dari mangkuk mie nya.

Mood Yu Ri makin memburuk, ia ingin pulang. Terry terus merendahkan dan menurunkan semangat Yu Ri. Bahwa mahluk seperti Yu Ri hanya bisa berada di sampingnya, karena tidak ada yang menyayangi atau membebaskannya. Meski Yu Ri mencoba meyakinkan kalau Rang dan Shin Ju akan selalu menerimanya kembali.

Kali ini Yeon bersedia memberikan nyawanya, karena dulu Ji A pernah menyelamatkan hidup Yeon. Untuk itu, Yeon perlu Rang menemaninya besok ke sungai Samdo. Agar Rang bisa membantu mencegah hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. Rang akan pikir-pikir dulu.

Terry perlu Yu Ri ikut bersamanya besok ke sungai Samdo. Kalau Yeon bawa sekutu, Yu Ri akan berguna bagi Terry. Atau, perlukah Terry menelpon Rang dan Shin Ju, memerintahkan mereka berdua untuk bunuh diri?

Hye Ja memberanikan diri bertemu Taluipa. Hye Ja merasa Taluipa bukan sekedar penguasa sungai Samdo, tetapi juga seorang istri, ibu dan teman. Hye Ja yakin Taluipa menyayangi Yeon, seperti anaknya sendiri. Mendengar itu, Taluipa semakin berang. Akhirnya Hye Ja memberikan obat dari Ui Ong dan berharap Taluipa tidak menyerah, demi suami dan Yeon.

Bersambung

Komentar aku: so long, farewell, auf wiedersehen, goodbye…semuanya sama artinya, ‘selamat tinggal’. Hmm… Yeon mengucapkannya pada mereka yang dekat dengannya. Aku tidak ingat baca ini di Inuyasha, hiks, hiks…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: