Tale of the Nine-Tailed Ep. 14.1

Jalan Buntu

Yu Ri memperhatikan bagaimana orang-orang yang bersentuhan dengan Imoogi berjatuhan. Terry sendiri tak memilih bencana, tapi Yeon tak mau mengalah. Mereka sudah melewati batas dan tidak bisa berbalik.

Tak cukup bagi Yeon kalau hanya mengeluarkan Imoogi dari tubuh Ji A. Ia ingin menguburkan Imoogi selamanya dan tak kan bisa bangkit lagi. Yeon telah mendapatkan rahasia itu.

Sebelum pergi, Ui Ong menerangkan pada Taluipa, kalau ia tak pernah menginginkan menjadi penjaga sungai Samdo, dengan kekuatan tak terbatas dan keabadian. Yang ia inginkan adalah keluarga. Jadi, tak ada lagi yang tersisa darinya untuk diambil oleh Taluipa.

Ji A menyuruh Hwan membawa Rom dan menjauh dari pak Choi. Telur yang keluar dari tubuh polisi saat pak Choi melakukan CPR membuat Ji A khawatir. Tak lama, beredar berita tentang korban penyakit misterius di internet, dan korban terus berjatuhan. Yeon bergegas pergi dan Ui Ong memberi pesan tentang apa yang dikerjakan Taluipa.

Shin Ju akan mengawasi orang tua Ji A. Ia minta Rang mengantar Ji A. Yang ada, Rang dan Ji A bersilat lidah. Ji A menganggap Rang tak jauh beda dari Imoogi. Rang menganggap Ji A adalah Imoogi- perempuan.

Sebuah mobil tiba-tiba kehilangan kendali dan melaju kencang ke arah Ji A. Taluipa menunduk sedih. Tapi, Ui Ong datang dan menghentikan kendaraan itu. Rang tahu, kalau seorang penjaga sungai Samdo terlibat, pasti ada hal besar yang akan terjadi. Ia menyelinap pergi.

Yeon mendatangi Taluipa. Taluipa memilih melakukan itu karena Terry tidak mempan pedang Yeon. Hanya dengan mematikan apa yang ada di dalam Ji A, maka Imoogi akan mati. Yeon memperingatkan agar Taluipa mengembalikan semua seperti semula.  Keduanya tidak mau mengalah. Yeon mengeluarkan pedangnya dan Taluipa bersiap.

Ui Ong memberi tahu Ji A tentang apa yang terjadi. Ji A mungkin akan terus mengalami bahaya karena Talluipa telah menetapkan tanggal kematiannya di hari ini.

Yeon menaruh pedang, meminta Taluipa membunuhnya. Tiga hari, hanya itu yang Yeon minta.  Yeon  menunjukkan sisik Imoogi yang ia dapat. Tapi, bagi Taluipa, Imoogi sudah lepas kontrol. Berapa banyak nyawa yang harus mati demi seseorang yang berharga bagi Yeon? Jiwa-jiwa lain tak kalah berharga.

Yeon berlutut. Taluipa tak bergeming, ia telah kehilangan suami dan anaknya. Kalau itu harga yang musti ia bayar, ia tak ragu kehilangan Yeon juga.

Ui Ong meminta Ji A tidak membenci dirinya. Semua, termasuk mahluk abadi, berpegang pada kenangan mereka yang disayangi. Bagi Ui Ong, anaknya; Hye Ja, suaminya; Yeon, Jia A membuatnya bisa terus hidup. Ui Ong mengingatkan agar mereka terus saling menjaga.

Yeon duduk di samping gedung Imigrasi hingga pagi menjelang. Ia merasa dikelilingi jalan buntu. Taluipa kesal karena korek nya tak mau menyala. Apa yang akan Yeon lakukan kalau hasil akhir tidak akan berubah? Sama seperti apa pun yang Taluipa lakukan, pada akhirnya ia tak bisa berhenti merokok.

Su Oh menempelkan sticker di seluruh tubuh Rang dan mengikutinya ke mana pun Rang pergi. Rang menyuruhnya membeli baju dan memberikan kartu kredit. Su Oh terus mengikuti Rang dan jongkok di depan pintu kamar mandi…

Orang tua Ji A menikmati pagi di kebun depan. Ayah Ji A menerangkan waktu mereka berada di ceri lentera mirip dengan legenda Io, nelayan yang hilang dan menemukan pulau fantasi. Waktu nelayan itu kembali, ia telah hilang selama seratus tahun. Shin Ju mendengarkan percakapan itu dan tersenyum.

Rang sarapan bersama Su Oh. Ia mengeluh kangen masakan Yu Ri. Rang ingat percakapannya dengan Yeon. Yeon meminta Rang menjadi senjata pamungkas dan melanjutkan perjuangan Yeon, saat Yeon gagal dan tiada. Rang memilih Yeon menyelamatkan Ji A, dan Rang sendiri akan menyelamatkan Yu Ji dan Yeon.

Pak Choi makan di Snail Bride dan tiba-tiba merasa tidak sehat. Hye Ja melakukan Heimlich maneuver dan keluarlah telur ular berdarah dari mulut pak Choi. Hwan dan Rom melihat banyak pegawai di stasiun TV tidak sadarkan diri dengan bintik-bintik merah di sekujur tubuh mereka.

Ji A memperhatikan berita di TV bersama Ui Ong. Mereka menyiarkan berita kalau korban-korban akibat penyakit misterius makin banyak berjatuhan di seluruh penjuru kota.

Terry menyuruh Yu Ri pergi menemui Shin Ju, ia sendiri akan pergi minum teh. Shin Ju yang sedang mengawasi orang tua Ji A, tak bisa menolak ajakan Yu Ri.

Ji A menaruh pisau di lehernya, memaksa Imoogi keluar. Imoogi keluar dan mereka saling mengancam. Imoogi yakin Ji A tak kan melakukan apa pun yang akan membahayakan diri Ji A. JI A tak sebegitu yakin, karena orang bisa gila saat ingin melindungi mereka yang disayangi. Ji A mengacungkan cutter ke depan cermin.

Khabar ’baik’ untuk Imoogi adalah, Taluipa telah men-set tanggal kematian Ji A. Jadi, Terry sepertinya akan berusaha sekuat tenaga membawa Yeon dan Ji A bersamanya ke akhirat. Artinya, tidak akan ada tubuh yang bisa Imoogi kuasai. Apa yang akan Imoogi lakukan untuk mencegah itu?

Ui Ong memanggil Ji A keluar.

Bersambung

Komentar aku: setia tapi hanya sampai segitu, re: Shin Ju. Pasti lah dia mementingkan bertemu Yu Ri. Gemes jadinya… mana mungkin Terry hanya pergi minum teh… Setahu aku, ular tidak suka teh. Sukanya wine… (kata siapa?). Itu ada yang tahu legenda Io si nelayan atau tidak? Di legenda Yunani setahu aku Io itu nama manusia yang dicintai Zeus lalu diubah jadi sapi… uh, oh, euwwwwww…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

<span>%d</span> bloggers like this: