Uncanny Counter Ep. 01.1

Pasutri det. So Kwon dan petugas Ha Moon Yeong, berkendara bersama putra mereka, So Moon. So Moon membuat cerita tentang perjalanan liburan bersama kakek-nenek. Baru setelah ayah-ibunya berjanji akan meluangkan waktu untuk berlibur bersama, So Moon menambahkan gambar mereka di cerita yang ia buat.

Det. Ga menelpon, memperingati det. So untuk berhati-hati, karena para penjahat mengincar mereka. Det. So mencoba tetap tenang dan terus menanyakan lokasi det. Ga. Tiba-tiba sebuah truk kontainer menabrak mereka dengan kencang. Di sisi lain, det. Ga jatuh dilempar dari atas atap bangunan oleh para penjahat.

So Moon, satu-satunya yang selamat dari tabrakan, berusaha meminta tolong saat samar-samar ia melihat seseorang mendekati mobilnya. Tak lama, kesadarannya menghilang. Pengemudi kontainer itu turun, melihat untuk memastikan tidak ada yang selamat. Hujan turun dengan teramat deras.

Tujuh Tahun Kemudian

So Moon berusaha membersihkan neneknya, Jang Choon Ok, yang menderita demensia yang tidak lagi mengenali cucunya. So Moon minta bantuan kakeknya, Ha Seok Goo, untuk mengambilkan pakaian bersih untuk Choon Ok.

Di kamar So Moon, terlihat seragam, kruk, piala dan sketsa-sketsa yang sedang ia kerjakan. So Moon bersiap dan pergi bersama kedua sahabat karibnya, Kim Woong Min dan Im Joo Yeon. Sambil bersepeda, mereka berbincang tentang karakter yang dibuat So Moon.

Di pertigaan, So Moon mengambil flyer tentang orang hilang. Ia tidak ingin wanita yang kehilangan anggota keluarganya merasa kesepian karena seolah tak ada yang peduli. Mereka lalu mengantri di warung mie ‘Eonni’, warung mie terkenal yang menolak dibeli oleh grup Tae Shin.

Warung yang selalu penuh, meski tidak pernah beriklan, dan dikelola oleh mereka yang seperti keluarga tapi bukan. Di dapur terlihat chef, Mo Tak, dan sous-chef, Cho Mae Ok, mempersiapkan mangkuk-mangkuk mie dengan mahir. Chef bahkan bisa ‘mendengar’ kalau pisaunya sudah usang.

Do Ha Na, salah satu dari keluarga warung ‘Eonni’, dengan mudah mengangkat 4 galon aqua, saat tiba-tiba mendeteksi kehadiran roh jahat. Ia memberi tahu kedua rekannya. Ha Na menduga roh jahat level 2, bahkan mungkin 3, karena bisa berbicara dalam dua suara. Mereka menyuruh pelanggan yang menunggu pulang, termasuk So Moon dkk.

Mereka menghubungi Jang Cheol Joong dan memberi tahu lokasi si roh jahat. Strategi mereka adalah menggiring roh jahat itu ke tempat di mana portal dunia akhirat terbuka, dimana counters menjadi lebih kuat. Sayangnya, si roh jahat tahu kalau ia diikuti.

Terjadi kejar-mengejar dengan menggunakan kekuatan supranatural mereka, baik si roh jahat mau pun para counters. Dengan mudah ia menahan pukulan bertubi dari Ha Na. Ia bahkan bisa menghantam Mo Tak dan Ha Na dengan kekuatan psikokenesis. Ia lari saat Mae Ok datang bergabung.

Mo Tak memperingatkan Cheol Joong untuk tidak bertindak sendiri, roh jahat ini terlalu kuat. Perkelahian antara si roh jahat dan Cheol Joong berlangsung. Mereka sama kuat, meski Cheol Joong sedikit  di atas angin karena berada dalam teritori. Sayang, portal tiba-tiba menghilang.

Si roh jahat menusukkan batang besi ke dada Cheol Joong. Ia membalikkan muka Cheol Joong yang terjatuh, dan mengisap jiwa/kekuatan Cheol Joong. Jiwa Wi Gen, partner spiritual Cheol Joong, terpental keluar dari tubuh Cheol Joong dan pergi terbang. Ketiga counters tiba terlambat. Jiwa Wi Gen terus terbang, berusaha menemukan orang yang sedang koma.

Jiwa Wi Gen melewati orang-orang yang berjalan, sampai ia berusaha melewati So Moon. So Moon, yang baru selesai makan siang dengan kedua sahabat karibnya, terlempar ke atas. Joo Yeon dan Woong Min hanya tahu kalau So Moon tiba-tiba pingsan. Tiba-tiba mereka berteriak, rambut So Moon mengeriting dengan sendirinya. Popcorn! Aaarrrggghhh…

Bersambung

Komentar aku: wkwkwk… pembukaan yang bagus. Dari awal, sudah diperlihatkan ada benang merah antara So Moon dan kelompok counters, setidaknya hubungan antara ayah So Moon, det. So dan det. Ga Mo Tak. Keduanya seperti dikejar ‘hanya’ segerombolan penjahat. Siapa tahu, para penjahat itu ada di bawah pengaruh roh jahat?  Dan, jujur, tokoh So Moon mengingatkan aku akan Ji A dari ‘Tale of the Nine-Tailed’, latar belakang yang mirip dan keduanya tumbuh dengan baik.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: