Single & Ready to Mingle Ep. 2

Seung Bong, yang terbalut perban di kedua lengannya, tidak keberatan Yoo Ji membatalkan kontrak. Tapi, Yoo Ji harus membayar semua kompensasi biaya RS + gaji pegawai café yang menggantikan Seung Bo sampai sembuh. Yoo Ji tahu ia salah, jadi bisakah mereka bernegosiasi?

Yeon Seo menanda tangan kontrak sewa tinggal di Sol House. Yeon Seo & Yoo Ji tinggal di Sol House + Yoo Ji jadi pegawai café sampai Seung Bong sembuh = kompensasi lunas.

Pemilik Sol House adalah ibu Seung Bong, dan diserahkan ke Seung Bong. Selain mereka, ada dua penghuni lain: Joon Woo, pengurus RT, dan Ma Hoon yang sedang sibuk buat film. Mata Yeon Seo berbinar saat Seung Bong memperkenalkan Joon Woo.

Yeon Seo dan Yoo Ji membereskan kamar baru mereka. Yeon Seo sangat senang, cita-cita tinggal di kost campur terkabul. Yoo Ji sebaliknya, ia merasa terperangkap di kamar itu, karena takut keluar lalu bertemu penghuni lainnya.

Yeon Seo menasehati Yoo Ji untuk berhenti mencintai seleb dan jatuh cinta benaran pada salah satu pria se-kost. Yeon Seo sendiri sudah langsung membayangkan dirinya bersama Joon Woo.

Yeon Seo kaget membuka kulkas yang bersih, rapi dan teratur. Ia menyapa Joon Woo. Saat Joon Woo menyapa tapi tidak jadi berkata, Yeon Seo langsung beranggapan kalau Joon Woo mulai menyukainya.

Padahal, Joon Woo mengeluh pada Seung Bong.Ia tidak suka pada Yeon Seo yang mengacak-acak kulkas dan membuka pintu kulkas terlalu lama. Seung Bong mengingatkan agar Joon Woo tidak terlalu kaku dan galak, ia tidak ingin kehilangan anak kost (lagi).

Joon Woo turun dan melihat Yeon Seo mencuci peralatan makan, busa dan air berceceran di mana-mana. Tapi, ia menahan diri dan mengambil alih. Yeon Seo berpikir itu karena Joon Woo tidak ingin tangan Yeon Seo jadi basah, ia tersenyum senang.

Di café, Seung Boong mengajari Yoo Ji resep-resep minuman. Yoo Ji berusaha sekuat tenaga tidak melihat mata Seung Bong. Seung Bong mencoba membuat suasana menjadi ringan dengan menggodanya.

Di malam hari, Yeon Seo yakin akan bisa pacaran. Yoo Ji tidak antusias mendengarnya, terlalu sering dan tak pernah terjadi. Yeon Seo yakin 99%, dari 1000% menurut Yoo Ji. Sebagai bukti, tadi pagi Joon Woo mengambil alih pekerjaan Yeon Seo.

Di ruang makan, Joon Woo mengobrol sambil menyuapi Seung Bong. Pekerjaan sampingan sebagai asisten Ma Hoon tidak terlalu menguntungkan, ditambah figuran wanita untuk besok mengundurkan diri. Ia juga capai karena Yeon Seo tidak becus membereskan rumah. Seung Bong berjanji akan berbicara pada Yeon Seo.

Yeon Seo mencuri dengar pembicaraan mereka. Tapi, yang ia dengar hanya penggalan percakapan mereka, yang seolah seperti Joon Woo menyukai gadis berambut panjang berkulit pucat yang ada di sebelahnya dan akan diajak meski kalau ditolak Joon Woo tidak akan kecewa.

Hati Yeon Seo makin berbunga-bunga saat Joon Woo mengirim text. Pesan tambahan untuk jadi figuran film, tidak terkirim oleh Joon Woo. Yeon Seo langsung menjawab ia akan pergi bersama Joon Woo. Joon Woo memberi tahu tempat bertemu dan Yeon Seo terbang ke langit ke tujuh dengan fantasinya.

Joon Woo mengatur para crew karena pemeran hantu sudah siap. Yeon Seo manyun, jadi gadis berambut panjang berkulit pucat itu… pemeran hantu? Yup, Yeon Seo menggantikan figuran yang mengundurkan diri.

Ma Hoon, sang sutradara, memperkenalkan diri dan tak lupa memuji akting Yeon Seo. Cita-citanya ingin menjadi sutradara sekelas Bong Joon Ho. Hati Yeon Seo kembali berbunga-bunga, sampai lupa kalau ia belum ganti kostum.

Sampai di ruang ganti, baju dan tas Yeon Seo hilang. Joon Woo berjanji akan mencarikannya. Joon Woo mengingatkan ia akan memotong ongkos bis dari bayaran Yeon Seo. Teman adalah teman, tapi biaya adalah biaya. Lalu, ia berlalu meninggalkan Yeon Seo yang ternganga dibuatnya.

Shooting berakhir, lampu ruangan dimatikan dan seluruh crew pergi. Woon Joo buru-buru pulang, karena ada klien yang minta dikirimi file. Ia baru sadar telah meninggalkan Yeon Seo sendirian saat Ma Hoon mengirimi text.

Yeon Seo ketiduran di ruang tunggu. Saat terbangun, hari sudah malam, semua gelap. Pak satpam yang berjaga ketakutan dan berlari terbirit-birit saat Yeon Seo menghampirinya. Yeon Seo pun berteriak menyumpahi Joon Woo.

Di Sol House, Yoo Ji senang bisa keluar kamar, lebih senang lagi saat memandang figurine  limited edition idola kesukaannya, Jung Woo. Ia pergi untuk mengambil ponsel . Seung Bong masuk dan tanpa sengaja ia menjatuhkan figurine Jung Woo. Kepala figurine mengelinding ke kaki Yoo Ji.

Bersambung

Komentar aku: bwahahahahaha… 15 menit isinya ketawa. 99% dari 1000%, ouch, touché! Meski Yoo Ji dan Yeon Seo bertolak belakang, tapi mereka teman yang sangat dekat. Senang lho punya teman seperti itu. Meski juga kadang-kadang heran sama keantikan teman dekat kita… But, that what friends are for, right? Dan, untung Yeon Seo tidak mudah patah hati ya. Satu hilang, tumbuh seribu.

Sepertinya, Bong Joon Ho jadi panutan terutama setelah film ‘Parasite’ menang Oscar. Great!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: