Tale of the Nine-Tailed Ep. 12.2

Tidak berhenti pada Shin Ju dan Hye Ja, Imoogi juga menghipnotis Yu Ri. Menyuruhnya membunuh Rang.  Yu Ri berulang kali menusukkan pisau tusuk konde pemberian Rang, di titik-titik vital yang dulu diajarkan Rang padanya.

Yeon dan Ji A menghabiskan sisa malam di café. Yeon berharap ia bisa menjadi manusia, maka semuanya akan sempurna. Ji A menghadiahi cincin berpasangan untuk Yeon.

Rang terjatuh. Ia tak mengerti kenapa Yu Ri menusuknya. Yu Ri tersadar dan terus berkata kalau ia tidak melakukan semua itu. Yeon yang berada bersama Shin Ju yang mengobati Rang, mengatakan kalau Imoogi yang membuat Yu Ri melakukannya.

Yeon tahu kalau Imoogi ingin ia mengambil buah ceri lentera dan memberikannya pada Rang. Dan itu akan membuat Yeon dikirim ke Akhirat untuk beberapa waktu. Ia menolak meski Yu Ri terus berteriak. Yeon Yeon tidak terlalu heran saat tahu Su Oh ada di rumah Rang.

Yu Ri meninggalkan Rang untuk dirawat Su Oh yang terbiasa merawat ibunya yang sering dipukuli. Yu Ri sendiri pergi ke apartemen Yeon, mencoba mencuri buah ceri lentera. Ia memetik beberapa buah dan membawanya pulang.

Buah-buah ceri lentera membusuk saat dipatahkan dari pohonnnya. Shin Ju melaporkan itu pada Yeon.

Presdir datang ke apartemen dan menangis memohon diberikan buah ceri lentera. Yeon tidak jatuh pada tipuan Presdir dan mengambil pistol dari baju Presdir. Pistol itu kosong, presdir juga tidak mau menghamba pada tuan yang bodoh. Sekarang kedudukan seri.

Hwan melihat kalau cerita Imoogi mirip dengan yang dikarang oleh Kim Young Suk dari pulau Jeju. Seorang wanita persembahan diselamatkan oleh ksatria yang bertempur dan mengalahkan Imoogi. Tapi, selalu berakhir tragis, ksatria itu mati dibunuh oleh Imoogi yang sudah mati. Hwan dan Rom bingung bagaimana Imoogi yang sudah mati bisa membunuh ksatria?

Presdir memberi tahu kalau Imoogi tidak bisa mati. Yeon sudah tahu itu. Tapi, Imoogi bisa ditidurkan dengan cara seperti saat Yeon membangunkannya: ke tempat yang ada air dan memiliki resep: tubuh-tubuh manusia hidup, darah pengorbanan dan tenaga dari seorang setingkat dewa. Tenaga Yeon lah yang dulu membangkitkan Imoogi.

Hwan menemukan kelemahan Imoogi dan Rom menyuruhnya mengirim ke Yeon. Tapi Terry berdiri di depan mereka. Hwan sempat mengirim artikel itu. Yeon meraih leher baju presdir, ia takkan membiarkan Imoogi menang dan ia butuh tubuh-tubuh manusia hidup. Setelahnya, Yeon memberi tahu Ui Ong untuk mengambil pohon ceri lentera.

Taluipa mengingatkan Ui Ong untuk tidak terlalu terbawa semangat. Justru karena Yeon adalah Yeon yang mereka kenal, ia tidak akan bisa menangkap Imoogi.

Yeon menengok Rang dan mengatakan kalau ia tidak akan pernah menyia-nyiakan Rang. Ia berjanji akan menyelamatkan Rang dan menangkap Imoogi.

Hwan dan Rom berdiri di ujung atap. Imoogi mengambil video mereka dan mengirimnya ke Ji A. Imoogi minta Ji A berkencan dengannya dan ia akan melepaskan Hwan dan Rom. Bu Park membawa beberapa bungkus hadiah dari Imoogi.

Ji A datang ke restoran yang dipesan Imoogi. Sebelumnya, Ji A bertemu dengan Yeon memberi tahu kondisi itu. Ia akan pergi dan mereka akan menangkap Imoogi.

Imoogi menceritakan kisahnya. Seorang putra ke sembilan dari keluarga terpandang di Silla. Bayi yang mempunyai cacat di anggota tubuhnya, sehingga mirip dengan ular.  Ayahnya ingin membunuh si bayi, tapi dilarang bidan. Ia dibesarkan dalam lemari. Akhirnya, bayi itu dilempar ke gua tempat pembuangan penderita wabah penyakit dan dimakan oleh mereka.

HyeJa memberikan darah kuda untuk Yeon.

Waktu berlalu… gua itu menjadi kuburan para penderita wabah. Suatu hari seekor ular putih keluar dari dalamnya. Penduduk menyebutnya Imoogi, yang beralamat buruk. Ji A bisa menebak keinginan Imoogi, dicintai seseorang.

Kalau Ji A tidak mau memberikan cintanya pada Imoogi? Imoogi akan membunuh Yeon, membunuh semua yang dekat dengan Ji A, dan akhirnya membunuh Ji A. Setelahnya ia akan menyebar virus dan kebahagiaan akan musnah.

Imoogi memaksa Ji A memberikan jawaban dan menekan pundaknya dengan kuat. Yeon berkelebat melepaskan tangan dan mendorong Imoogi. Imoogi menekan telpon menyuruh Hwan dan Rom terbang. Shin Ju menarik Hwan dan Rom di detik terakhir, menyelamatkannya.

Yeon mendorong Imoogi sampai di genangan air, memberikan rambut, dan Ji A melukai tangannya, meneteskan darah. Yeon memanggil kekuatannya dan petir menyambar Imoogi.

Taluipa berdiri dan berteriak bahwa Yeon salah mengerti!

Imoogi berkata kalau ia hanyalah cangkang kosong. Bagian terpenting dari Imoogi ada pada orang lain. Saat itu Ji A merunduk kesakitan, badannya terasa terbakar. Yeon memeluk Ji A.

Ji A melepas pelukan Yeon. Ia berdiri tegak dan tersenyum, setengah leher dan mukanya bersisik ular. ‘Lama tidak bertemu, Yeon… Dia adalah milikku’. Yeon berteriak menyuruh Imoogi keluar dari tubuh Ji A.

Bersambung

Komentar aku: menunggu 2 minggu? Oiiii… btw, itu cerita Imoogi tragis sekali ya. Jadi ingat cerita tentang pulau Poveglia di Italy. Sebuah pulau tempat pembuangan orang yang terkena wabah, penyakit tidak tertolong lainnya dan kelainan mental. Setelahnya, pulau itu menjadi terkenal sebagai pulau berhantu dan dibiarkan kosong.

Nah, jadi setiap dekade akan punya cerita legenda dan membuat cerita legenda sendiri ya… hadaw..

Episode yang seru, karena akhirnya adalah ‘twist’. Yeon hanya mengulang sejarah, dengan membangkitkan Imoogi di tubuh Ji A. Juga, baru tahu kalau ada mahluk mistikal yang takut/terpengaruh darah kuda? Er, kalau darah Unicorn itu memang myth sich, tapi kuda?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: