Single & Ready to Mingle Ep. 1

Jin Yeon Seo & Bong Joo Yi, murid SMA berusia 19 tahun, menonton K-drama saat istirahat. Mereka belajar tentang percintaan dari web dramas. Mereka vocal saat berada di grup yang semuanya wanita. Tapi, di dunia nyata, setiap ada pria mendekati mereka, anggapan terbagi ekstrim: tertarik pada mereka atau melarikan diri dari pria itu.  

Kini, mereka telah berusia 20 tahun dan kuliah di ‘Seon Women’s University’. Saat minum-minum, Yeon Seo menunjukkan iklan kost campur. Tapi Joo Yi menolak ide itu, baginya tidak pantas. Yeon Seo pamit pergi karena ada acara orientasi yang dihadiri 70% pria. Joo Yi merinding mendengarnya.

Tak disangka teman pria Soo Ji datang ke resto itu dan mengajak beberapa teman pria bergabung dengan Soo Ji cs. Joo Yi tak bisa menolak, karena yang lainnya setuju.

Woo Seung Bong, pria yang duduk di samping Joo Yi menawarkan minum. Saking nervous, gelas minum Joo Yi mendarat di pipi Seung Bong. Yoo Ji minum dan minum sampai mabuk. Saking mabuknya, ia jatuh terduduk dan meletakkan pipinya ke tangan Seong Bong, yang ia kira adalah Yeon Seo.

Keesokan Harinya

Joo Yi bangun di kamarnya karena telp dari Yeon Seo. Ia meyangkal kalau semalam pulang dengan seorang pria. Tiba-tiba ia menerima pesan dan foto dirinya bersama Seung Bong. Yoo Jin melempar ponselnya.Ia samar-samar ingat saat mabuk, ia setuju bertemu Seung Bong tiap hari. Oh… trouble, trouble

Yeon Seo datang dan berkesimpulan kalau semalam Joo Yi setuju untuk berkencan dengan Seung Bong. Buktinya? Mereka pergi berdua ke café, juga kenapa harus bertemu tiap hari kalau mereka tidak pacaran?

Yeon Seo menyuruh Joo Yi pacaran saja, lagi pula Seung Bong cukup tampan. Dan saat Seung Bong mengajak bertemu jam 5 sore ini, Yeon Seo langsung membalas setuju!

Seung Bong sendiri resah, khawatir Joo Yi berubah pikiran. Tadi malam, ia menawarkan Joo Yi kamar di atas café untuk disewa saat Joo Yi bilang sedang cari kost. Joo Yi langsung mengajak pergi melihat kamar itu dan tekan kontrak, meski Seung Bong mengingatkan kalau kost itu campur.

Seung Bong suka dengan kepribadian Joo Yi yang terbuka dan berani ambil resiko. Joo Yi membalas dengan menawarkan diri menjadi teman dan langsung mengambil foto mereka berdua.

Teman sekamar + pegawai café, Kang Joon Woo, berpikir mungkin Yoo Ji menemukan tempat yang lebih baik dan ingin membatalkan kontrak. Joon Woo beranggapan tempat kost Seung Bong itu terlalu mahal kalau dilihat dari lokasinya. Seung Bong mengingatkan, Joon Woo tinggal secara gratisan. Joon Woo membantah, dia yang menjaga dan membersihkan kost, seharusnya dia yang dibayar.

Joo Yi membalas text Seung Bong. Seung Bong akan berusaha sekuat tenaga agar Yoo Ji tidak membatalkan kontrak sewa kost.

Joo Yi datang dengan niat putus dari Seung Bong. Mabuk bukan alasan untuk setuju berpacaran. Kaki Joo Yi bergetar, ia tidak berani melihat Seung Bong. Membuat Seung Bong yakin Joo Yi datang untuk membatalkan kontrak.  

Joo Yi minta agar Seung Bong melupakan apa yang terjadi tadi malam. Tapi, Seung Bong menolak. Seung Bong sudah terlanjur merasa senang, dan tadi malam Joo Yi mengatakan kalau ia menyukai apa yang ia lihat dan langsung setuju.

Seung Bong mengajak Joo Yi melihat tempatnya sekali lagi. Joo Yi heran, apa hubungan putus cinta dengan melihat tempat Seung Bong? Joo Yi menolak dan terburu-buru keluar.

Seung Bong menghalangi jalan Joo Yi dan memegang lengan Joo Yi. Joo Yi menjadi panik dan mendorong Seung Bong. Seung Bong terjatuh dari tangga dan mematahkan lengannya.

Joon Woo yang baru datang heran melihat Seung Bong tergeletak di semen. Seung Bong juga tidak mengerti kenapa ia didorong dan berkata teman kost baru mendorongnya. Yoo Ji heran mendengar dirinya disebut sebagai teman kost baru.

Bersambung

Komentar aku: bwahahahaha… web-drama ringan, pemain rookie tapi kalau diasah akan jadi bagus, mereka berperan alami. Mungkin karena pas dengan usianya, ya? Bagus itu. Juga editing nya keren, hanya 15 menit tapi bisa bercerita banyak. Saat ini dari semua drama yang ada, yang paling aku suka: ‘Delayed Justice’. Tapi, ‘Delayed Justice’ meski pemerannya veteran dan ceritanya bagus, temanya cukup berat. Sama seperti’Forest’. Enak ditonton, berat direkap, kekeke…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: