Tale of the Nine-Tailed Ep. 10.2

Di kehidupan sebelumnya, Sae Rom dan Jae Hwan melarikan A Eum jauh dari istana. Mereka hidup bersama sampai A Eum dewasa.

Sae Rom protes, seharusnya ia yang jadi putri, bukan Ji A. ji A memberi tahu mereka karena monster yang mengincarnya lebih dekat dari yang mereka sadari. Sementara Lee Yeon? Lee Yeon masuk dan memperkenalkan diri sebagai siluman rubah berekor sembilan.

Lee Rang memakan kuntum bunga Azalea yang dibawakan Lee Yeon. Ia menangsis tersedu-sedu.

Polisi memperhatikan mummy yang ditemukan tertanam di dalam dinding. Sementara penjaga menelpon pak Choi dan minta bantuan pribadi.

Lee Yeon muncul di rumah penjaga. Pak Choi memperkenalkan Imoogi sebagai pegawai magang baru. Imoogi memperkenalkan diri sebagai Terry. Ji A menebak kalau Terry masuk dengan koneksi yang hebat. Imoogi heran, dari semua, ia tidak bisa mendengar suara hati Ji A.

Taluipa tahu kalau Imoogi telah bergerak. Untuk menghentikan mala petaka ini, apakah pengorbanan seorang anak adalah satu-satunya cara? Ui Ong ingat janjinya untuk membantu Lee Yeon mencari tahu cara menghentikan Imoogi. Taluipa pasti tahu kalau itu akan melanggar aturan yang ada.

Terry menawarkan diri menjadi cameraman untuk cover berita tentang mummy yang ditemukan. Terry juga berkata terang-terangan kalau ia menyukai Ji A. JI A hanya tersenyum.

Lee Yeon menemui Taluipa. Tapi, Taluipa langsung tahu kalau dia bukan Lee Yeon. Taluipa ingin tahu kenapa Lee Rang berani datang ke tempatnya. Lee Rang ingin memutuskan perjanjiannya dengan penjaga. Taluipa berkata hanya kematian yang bisa memutuskan perjanjian siluman rubah.

Ui Ong menarik Lee Rang, memperingatinya. Kematian bukan jawaban. Lebih baik membereskan semua kekacauan ini, karena perjanjian selalu mengikuti aturan quid pro quo, keuntungan karena memberikan sesuatu.

Detektif memberikan izin agar team MTLU bisa merekam video si mummy, yang telah mengering dengan sempurna, tanpa ada tanda kekerasan. Ji A melihat kuku dari si mayat dan teringat pada kuku yang ia temukan di rumah penjaga.

Tanpa tedeng aling-aling, Ji A menanyakan apa President Director tahu siapa wanita yang mempunyai kuku itu. Saat ji A melihat kaca, terlihat branding ‘Seogyeong’ di dahi PresDir. Ji A berteriak, dialah yang menculik ayah-ibunya.

PresDir menaruh bunga kertas yang dibuat Ji A untuk ayahnya. PresDir berjanji akan mengembalikan orang tua Ji A kalau Ji A membawa Lee Yeon padanya.

Imoogi tahu ada yang mengikutinya. Ia melihat Lee Yeon di seberang jalan yang menghilang setelah bis lewat di antara mereka berdua. Tiba-tiba Lee Yeon sudah berada di belakangnya dan menyeret Imoogi dengan cepat.

Imoogi berkata kalau Lee Yeon terlalu arogan. Ia menguasai saudara dan kekasih Lee Yeon, tak terlupa orang tua kekasih Lee Yeon. Sementara, Lee Yeon tidak punya apa-apa. Jadi, kalau Lee Yeon tidak ingin mereka mati, serahkan tubuh Lee Yeon.

Bersambung

Komentar aku: Wah, belajar tentang istilah ‘quid pro quo’. Semakin suka drama ini, karena sedikit basa-basi dan langsung cuuuusss ke permasalahan. Oh, tetap ada filler, seperti hubungan Shun Ji dengan Yu Ri & Anastasia, cerita Hye Ja & suaminya serta masalah Eo Duk Sini, si anjing kecil hitam yang menitis jadi manusia. Bagusnya, di drama ini berkaitan dengan rapi. Kaget juga saat si penjaga tanpa ba, bi, bu menunjukkan dirinya pada Ji A dan langsung minta digantikan Lee Yeon.

Pelajaran dari episode ini, yuk kita manicure terus pasang kuku palsu, biar ketara kalau kita hilang… Eh?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: