Tale of the Nine-Tailed Ep. 06.1

Ji A melepas ciuman Lee Yeon. Ia ingin Lee Yeon menerimanya sebagai Ji A, bukan sekedar boneka A Eum.

Episode 6: Empat Pilar Takdir

Lee Yeon menerangkan, si pejabat adalah satu dari empat spirit yang dulu menguasai Korea. Lee Yeon juga satu dari empat spirit itu, tapi tiga lainnya tidak ada apa-apa dibanding dirinya, OK? Dan mereka tidak perlu mencari, si pejabat lah yang akan menemukan Lee Yeon dan Ji A.

Mereka pergi menemui si peramal, yang menggunakan app untuk melihat masa lalu. Ia berkata Ji A adalah titisan putri raja dan Lee Yeon pekerja yang meninggal saat membuat jembatan. Ia mengingatkan mereka tidak boleh bersama atau salah satu dari mereka akan mati.

Lee Rang memilih naik ‘taksi’ untuk menemui si peramal.

Seseorang mencoba memanah Ji A, si pejabat. Sementara, Lee Rang menyuruh si peramal menghentikan basa-basi, ia tahu siapa si peramal sebenarnya. Si peramal menurunkan kaca mata hitamnya, melihat Lee Rang dengan matanya yang buta.

Lee Rang minta ‘Alis sang Harimau’, dan si peramal mengeluarkan barang-barang dari kantong Doraemon nya. Ia tertawa dan menyebut Lee Rang bodoh, saat Lee Rang ingin menukar ‘Alis sang Harimau’ dengan sekoper uang.

Si pejabat keluar, ia ternyata kakak pengantin/siluman rubah yang dibunuh Lee Yeon. Si pejabat menyuruh anak buahnya menutup gerbang dan menyerang Lee Yeon.

Si peramal menantang Lee Rang kalau mau coba ambil paksa, ia akan tersedot dalam kantong Doraemon nya. Ia minta pembayaran dengan hal yang paling berharga dari Lee Rang.

Si pejabat menahan tombak yang melesat ke arah salah satu prajurit yang mencoba menyerang Ji A. Ia setuju, tidak ada darah dari yang tidak bersalah akan tumpah hari ini. Ia mempersilahkan Ji A duduk dekatnya dan memperingatkan si prajurit.

Ji A berkata pada si pejabat, dialah yang mempergunakan Lee Yeon untuk mendapatkan keinginannya. Dan kalau hidupnya berbau busuk, ia tinggal menanam bunga di tepian jalan yang harus ia lalui. Si Pejabat tersenyum, reputasi Ji A persis sama seperti yang ia dengar.

Lee Yeon bertanya apa si pejabat menggunakan ‘Cermin sang Bulan’, satu dari empat mustika yang masing-masing dimiliki empat spirit untuk melukai semua ciptaan? Si pejabat balik bertanya, bagaimana dengan ‘Manik sang Rubah, bukankan untuk melindungi semua ciptaan, tidak hanya seorang saja?

Mereka setuju untuk bertengkar tanpa senjata atau mustika. Lee Yeon mengalahkan si pejabat dan mengajaknya minum es americano. Ia memperkenalkan si pejabat sebagai teman karibnya, ‘Beruang Bulan’.

Lee Rang berjalan dan terus memikirkan apa yang berharga baginya, memang dia punya?

Lee Yeon memperlihatkan foto orang tua Ji A. Beruang Bulan ingat ada pria mengenakan jas biru tua yang menyebabkan kecelakaan di Yeou Gogae. Dia manusia, bukan siluman, dan di dahinya ada tanda ‘branding’ (cap yang diberikan untuk penjahat) bertuliskan ‘Seogyeong’.

Bersambung

Komentar aku: asyik, bahan untuk googling: ‘Beruang Bulan’, branding: yup, biasanya untuk menandai ternak yang dilepas di padang rumput seperti kuda atau sapi. Tapi, juga menjadi penanda kriminal yang dihukum atau budak.  Yang ini tak mau googling, terlalu berat, gara-gara baca ‘Uncle Tom’s Cabin’. Kantong Doraemon si peramal.

Dugaan aku si pria berjas biru tua itu president kantor Ji A / penjaga Imoogi. Dia manusia yang menukarkan umur panjang dengan jiwanya, seperti pendeta wanita di pulau EoHwa.  Tapi, bisa juga tokoh baru. Sukkaaaaaaa… By the way, di hutan dan di Bulan memang tidak ada es americano, kan?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: