Tale of the Nine-Tailed Ep. 05.2

Salah seorang dari mereka memilih kartu ‘Talent Donation’. Lee Rang menyuruh Yu Ri mematahkan tangan mereka, kartu itu artinya mereka menyumbang keahlian mereka.

Ji A mendatangi ayah kakak-adik Seo. Adik si ayah menganiaya kedua saudari saat ayah mereka tugas dinas. Ayah kedua saudari meratap, meminta maaf pada anak-anaknya. Kedua saudari Seo memeluk ayah mereka.

Anjing yang diselamatkan membuat Lee Rang teringat, saat ia terpaksa membunuh anjing pemberian Lee Yeon yang terluka parah saat hutan terbakar dan Lee Yeon menghilang. Hatinya hancur.

JI A dan Lee Yeon mengucapkan selamat jalan pada kedua saudari Seo. Lee Yeon menyuruh arwah anak-anak lainnya pulang saja, karena sudah terlalu terlambat menolong mereka. Kebiasaan jaman dulu adalah mengubur anak-anak tanpa nisan, sehingga orang tua mereka tidak bisa menemukannya.

Sebagai rasa terima kasih, Ji A memilih mentraktir Lee Yeon minum bir. Ia sengaja meninggalkan payungnya, agar bisa berjalan berdekatan dengan Lee Yeon kala hujan turun.

Yu Ri membawa anjing itu ke Shin Ju. Ia mengembalikan kalung Shin Ju dan terus memperhatikannya.

Ji A  dan Lee Yeon menikmati saat minum bir. Mereka punya banyak kesamaan dan perbedaan antara mereka. Kalau Lee Yeon boleh punya mimpi, ia ingin menjadi manusia. Ji A protes, kalau mau jadi manusia naik saja KRL saat jam sibuk atau dengarkan amukan boss saat rating TV turun. Lee Yeon tanya, apa perlu stasiun TV dihapus saja? Ha?

Mimpi Ji A adalah bergabung kembali bersama orang tuanya. Lee Yeon lalu minta foto orang tua Ji A.

Kedua kunang-kunang kembali menyambut Ji A setibanya ia di rumah. Ji A sadar, Lee Yeon lah yang menyuruh mereka menemaninya, begitu juga dulu. Lee Yeon tersenyum dari jauh.

Lee Yeon pergi ke kantor imigrasi jiwa. Ia membujuk Taluipa mencari orang tua Ji A yang tidak mati tapi tidak ada selama 20 tahun. Taluipa tidak bisa mendeteksi keberadaan mereka, tapi ia akan cari tahu.

Si penjaga Imoogi adalah presiden stasiun TV tempat Ji A bekerja. Ia memuji kerja team Ji A.

Jiwa tua Totem Yeou Gogae, yang pernah menyelamatkan Ji A, berkata pada Lee Yeon kalau yang tahu keberadaan orang tua Ji A adalah si pejabat pemerintah.

Rekan se-team bingung, saat Ji A ditarik Lee Yeon masuk mobil mewah dan pergi meninggalkan mereka. Lee Yeon akan mewujudkan mimpi Ji A.

Lee Rang mengancam melemparkan jiwa tua totem Yeou Gogae kalau ia tidak mengatakan di mana ‘Alis si Harimau’ berada. Jiwa tua totem Yeou Gogae berlari sambil menyumpahi para siluman rubah.

Lee Yeon dan ji A pergi ke sebuah desa budaya.  Ji A menyewa baju tradisional. Lee Yeon seolah melihat A Eum berada di hadapannya dan menciumnya.

Bersambung

Komentar aku: aiii… sinematografi nya bagus. Aku juga pernah ke desa budaya, kok tidak seromantis itu, ya? Belajar kalau penduduk menggunakan campuran kotoran kerbau untuk membersihkan lantai. Itu, rumah adat suku Sasak di Lombok… Juga, berenang di kolam renang tradisional yang terhubung dengan kolam rumah dari belut laut raksasa. Hanya masuk 10 menit, terus keluar lagi. Bagaimana kalau tiba-tiba belut itu keluar lalu ingin ikut berenang? Meski katanya kalau bertemu justru beruntung. Errrrr…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: