Tale of the Nine-Tailed Ep. 01.2

Seseorang yang mengaku kenal sosok pria berpayung, datang bertemu Ji Ah. Ji Ah tidak percaya padanya, sampai ia berkata kalau Ji Ah bisa menemukan pria itu di Yeou Gogae.

Di parkiran, pria itu berubah menjadi Lee Rang. Partner Lee Rang, Yu Ri, bertanya kalau memang Lee Rang menyukai Ji Ah, kenapa tidak dimakan dari kepala sampai kaki? Lee Rang tersenyum, belum saatnya.

Lee Rang mengusik Lee Yeon. Untuk bisa bertemu, haruskah ia membakar rumah Lee Yeon (lagi)? Ia punya khabar menarik. Kalau Lee Yeon tertarik, temui Lee Rang.

Ji Ah mengikuti petunjuk yang diberikan Lee Rang. Di halte ia berusaha menolong seorang kakek bermata satu yang mabuk berat, sehingga ketinggalan bis. Ia hanya bisa melihat bis berlalu dan  ‘Si Payung Merah’ yang terlihat duduk di bis itu juga.

Ji Ah menggendong kakek bermata satu ke bawah pohon rindang. Kakek berkata ia telah menolong Ji Ah. Ji Ah bengong. Ia menyetop taksi. Saat melihat ke belakang, si kakek menghilang. Kakek itu adalah titisan dewa pohon keramat yang tumbuh di situ.

Benar saja, bus yang seharusnya ditumpangi Ji Ah, menabrak pembatas. Seluruh penumpang meninggal, kecuali seorang anak SMA. Di sisi jalan sepi, Lee Yeon berjalan terseok, ia pun terluka.

Ji Ah memberi tahu det. Baek kalau ada satu orang yang menghilang.

Ji Ah menengok Su Young. Su Young menjadi ketakutan saat Ji Ah memperlihatkan foto ‘Si Payung Merah’. Su Young berkata pria itu akan membunuhnya. Jae Hwan memberi tahu dash cam tidak berfungsi dan tidak ada CCTV. Di ruang penerimaan RS, Ji Ah melihat ‘Si Payung Merah’.

Ji Ah mengajak Lee Yeon bicara. Ia melihat Lee Yeon di balai pengantin, bus 1002, dan RS tempat Su Young dirawat. Apa Lee Yeon membunuh mereka semua? Ji Ah melempar tasnya ke Lee Yeon, minta Lee Yeon mengambil kartu namanya. Lee Yeon melempar balik, menolak memberi tahu nama, atau pun bertemu lagi.

Ji Ah minta Jae Hwan membawa tasnya ke det. Baek untuk diperiksa sidik jari yang ada. Tas kulit. Ji Ah membawa Su Young yang ketakutan ke rumahnya. Su Young tersenyum aneh saat tahu Ji Ah tinggal sendiri.

Ji Ah tahu ada yang tidak beres, ia mengancam Su Young dengan pecahan gelas. Su Young berubah menjadi Lee Rang, Su Young asli telah dimakannya. Ji Ah tidak takut, karena ia sengaja menjadi umpan. Umpan? Lee Yeon merangsek masuk.

Ji Ah bengong melihat rumahnya rusak berantakan akibat perkelahian Lee bersaudara. Tapi, sepadan. Ia telah memasang kamera di dalamnya. Perkelahian berlanjut di taman. Lee Rang mengancam, kalau Lee Yeon tidak menemukan yang ia inginkan akhir bulan ini, Ji Ah akan mati.

Lee Yeon menemukan Ji Ah sudah ada dalam rumahnya dan video pertengkaran  dengan Lee Rang diputar di laptopnya. Ji Ah mengaku, sihir Lee Yeon tidak mempan padanya dan melemparkan diri dari balkon. Lee Yeon menyelamatkannya.

Ji Ah ingat kejadian 21 tahun yang lalu, ia telah menunggu selama ini. Ji Ah menusukkan jarum berisi obat bius ke nadi leher Lee Yeon.

Bersambung

Komentar aku: Hah, combo yang menarik. Ji Ah badass dan pikirannya berjalan selangkah di depan yang kita lihat. Kim Bum sebagai Lee Rang, benar-benar membuat aku gemas ingin mencakar, bisa ya jadi rubah hitam yang isengnya jahat dan super manipulative. Lalu, jalan cerita yang cepat. Please, jangan ditengah tiba-tiba melambat, berputar-putar atau penuh filler.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: