18 Again Ep. 04.2

Da Jung mengantar Sang Hwi ke taksi dan memberinya tonic, Sang Hwi terus meneriakkan kalau ia ‘cinta’ Da Jung. Ji Hoon tertawa melihatnya, ia mendekati Da Jung dan melepas celemek yang masih dipakai Da Jung. Ia lalu minta no telp. Da Jung, dengan alasan untuk memberi tahu daftar pertanyaan.

Woo Young menyelamatkan Da Jung, yang dipaksa menemani minum dua pria mabuk. Pria tersebut mengancam akan memanggil polisi karena diperlakukan kasar. Da Jung menantangnya, ia akan menunjukkan rekaman CCTV yang ada di daerah itu pada polisi.

Woo Young, yang sebetulnya sudah lama menunggu Da Jung, mengantar sampai rumah. Ia beralasan habis bertemu teman. Woo Young berharap Da Jung tetap kuat dan semangat menghadapi pekerjaan barunya, ia akan bantu menjaga si kembar di sekolah.

Woo Young juga berkata kalau Da Jung mengagumkan karena memilih membesarkan si kembar, jadi jangan dengarkan komentar negatif. Da Jung membenarkan, si kembar adalah karunia yang ia syukuri. Woo Young beberapa kali ingin mengaku kalau ia Dae Young, tapi tak sanggup.

Di rumah, Da Jung membuka surat keterangan berhenti kerja Dae Young. Ia bertanya-tanya, apa selama ini Dae Young membohonginya dengan berkata ia dinas di Busan?

Saat diwawancara, Ji Hoon secara spektakuler menahan bola yang nyasar nyaris mengenai Da Jung. Membuat Da Jung terpana, tapi dengan sigap Ji Hoon membantu Da Jung meneruskan wawancara. Wawancara berlangsung dan berakhir dengan sangat baik.

Sementara, di SMA, guru Il Kwon menyuruh Ji Ho agar tugas menggambar garis lapangan diberikan pada Shi A dan temannya. Ji Ho turun ke lapangan dan mengerjakannya sendiri. Shi A tiba-tiba terjatuh. Woo Young langsung menghampiri dan berlari menggendongnya ke RS.

Shi A kena keram perut karena stress, setelah menerima IV ia diperbolehkan pulang. Woo Young ingat saat ia berlari membawa Shi A kecil dan mengelus kepala Shi A. Shi A langsung marah-marah. Woo Young berkata, sebaiknya Shi segalak itu pada semua pria lainnya.

Deok Jin sedang bersama Ae Rin saat terima telp dari Woo Young. Mendengar bu Hye In ada di RS, Deok Jin langsung memutuskan berkunjung ke RS. Ae Rin ikut, karena ia ingin bertemu Woo Young, meski Deok jin berkata batas umur menantunya adalah (tidak) seumuran dia.

Da Jung menegur Shi A karena merahasiakan penyakitnya. Meski menggerutu, Shi A berjanji akan memberi tahu ibunya kalau ia ada apa-apa. Da Jung heran, kenapa Deok Jin & Ae Rin bisa ada di RS juga? Da Jung berterima kasih pada Il Kwon yang membayar semua biaya perawatan Shi A.

Da Jung marah pada Dae Young yang seolah meremehkan sakitnya Shi A. Dae Young tetap pada ceritanya kalu ia masih ada di Busan. Da Jung berkata kalau Dae Young tidak pernah ada untuk mereka. Sekarang, mereka tidak lagi memerlukan Dae Young.

Woo Young tidak sengaja mendengar pembicaraan Shi A dan Ji Ho. Shi A tahu, ibunya banyak memendam rasa dan hanya berpura-pura gembira. Shi A membenci ayahnya, yang tidak pernah ada untuk mereka. Shi A juga menyalahkan dirinya, saat orang tuanya mau bercerai, semua terasa berat.

Da Jung menunjukkan surat berhenti Dae Young pada Ae Rin. Ae Rin tahu kalau Dae Young selama ini tidak pernah berbohong. Da Jung berkata kalau Dae Young telah berubah jauh dari Dae Young yang dulu ia kenal.

Di pengadilan, hakim akan memutuskan perceraian atas kuasanya, karena Dae Young tidak juga hadir. Sebelum hakim mengetukkan palu, Woo Young masuk dan berkata, ‘Hakim, saya ada di sini. Hong Dae Young.’

Epilogue… Saat Ji Ho ditanya guru kenapa ia memukul ja Sung, Ji Ho menjawab itu karena ada yang mengingatkan kalau suatu waktu kita harus menghadapi orang yang mem-bully kita.

Ji Ho teringat saat anak-anak mengejeknya karena tidak punya ayah, Dae Young mengajaknya dan si kembar ke kebun binatang melihat Gajah. Saat itu, Dae Young menasehati Ji Ho, kita musti menghadapi bullying, saat kita ingin melindungi seseorang yang kita sayangi.

Ae Rin melihat foto-foto sahabatnya, di antaranya adalah Dae Young.

Voice over: ‘Untuk pemuda yang dulu kita cintai, itu adalah kenangan tentang seseorang. Bagi seseorang, ia adalah hadiah. Bagi yang lain, ia adalah mimpi. Satu saat ia akan menjadi pria paruh baya, ayah dari anak-anaknya. Tetapi, di dalam hatinya, ia tetap seorang pemuda yang dulu kita cintai.’

Bersambung

Komentar aku: berapa banyak yang akan percaya Woo Young adalah Dae Young? Hakim pasti akan sesegera mengetukkan palunya atau memasukkan Dae Young ke dalam penjara dengan tuduhan menghina pengadilan. Ha! 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: