Flower of Evil Ep. 16.02

Episode 16.2: Awal Yang Lain

Ji Won menangis dan mengakui, bagaimana mungkin Hyun Soo bisa melupakannya? Melupakan cinta dan kehidupan mereka? Hyun Soo tidak mempercayai dirinya sendiri, tidak mempercayai ketulusan hatinya. Sampai kapan perasaan itu akan bertahan?

Hyun Soo tidak ingin harapan Ji Won terbang tinggi hanya untuk jatuh berkeping-keping. Mereka hanya akan seperti saling terikat di salah satu kaki dan berlari berputar-putar, sampai akhirnya tidak ada dari mereka yang sanggup melangkah lagi.

Moo Jin memarahi Hyun Soo dan menunjukkan kulkas yang penuh egg tart kesukaan Eun Ha. Hyun Soo frustasi memikirkan Ji Won dan Eun Ha. Hyun Soo bertanya kalau saat bertemu Ji Won, ia akan meninggalkan warisan untuk Eun Ha, akan kah Ji Won sakit hati?

Eun Ha bertanya apa ayah dan ibunya akan bercerai? Ji Won mencoba menerangkan kalau ia ingin Hyun Soo hidup bebas sebagai dirinya.

Ji Won menjenguk Hae Soo dan berterima kasih untuk pengorbannya. Hae Soo tahu, penderitaan dirinya dan Hyun Soo, akan membawa ke hidup yang lebih baik. Karenanya, ia minta agar Ji Won menderita sedikit lagi dan tidak melepaskan Hyun Soo.

Berdasarkan bukti-bukti, juri memutuskan perbuatan Hae Soo adalah tindak pembelaan diri. Tapi hakim tidak setuju. Tapi, karena hal itu dilakukan saat Hae Soo masih minor, maka itu bukanlah perbuatan yang menuntut hukuman.

Hyun Soo menjenguk Mi Ja. Ia juga berkunjung ke RS tempat Man Woo dirawat. Tapi, yang dilihat Man Woo adalah Hee Sung. Bahkan Man Woo sudah menyiapkan permen untuk Hee Sung. Hyun Soo memberi tahu itu pada Mi Ja.

Mi Ja berkata, awalnya ia menyangka Hyun Soo tidak suka Ji Won bertemu mereka karena berhati-hati. Tapi, pada akhirnya Mi Ja sadar itu karena Hyun Soo benar-benar peduli pada Ji Won. Mendengar itu, Hyun Soo terpaku.

Hae Soo pamit pada Moo Jin dan Hyun Soo untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri. Moo Jin tanya, tidak ada tempat yang lebih dekat? Hyun Soo senang mendengarnya. Moo Jin tiba-tiba pamit pergi.

Moo Jin bertanya tip agar bisa melupakan Hae Soo, mungkin imsonia? Hyun Soo menyarankan, bagaimana kalau coba retakkan kepala dulu? Seiring waktu, Moo Jin tidak melupakan Hae Soo.

Saat beberes, Hae Soo mengingatkan, mereka berdua tersesat dalam jalan kehidupan mereka. Karenanya, sekarang mereka musti punya titik awal, agar tidak tersesat lagi. Dengan perginya Hae Soo, siapa yang bisa bantu Hyun Soo? Hae Soo menjawab, Hyun Soo lah yang tahu jawabannya.

Hyun Soo pergi ke tempat mereka berkencan untuk pertama kali, di bawah hujan.

Agen perumahan menelpon, ia menemukan rumah persis seperti yang Hyun Soo inginkan. Ia membaca buku harian yang tertinggal di sana. Ji Won masuk, kaget saat menemukan Hyun Soo.

Hyun Soo menerangkan arti nama galeri, yang berasal dari legenda Yunani. Seorang dewa pengrajin logam, Hephaestus, yang memiliki istri yang sangat ia kasihi, Venus. Atau dikenal dengan nama ‘Bintang Pagi’.

Ji Won menjawab ia mengajukan pemindahan tugas ke kota Busan. Jadi, akan kah kau pergi? Ji Won berniat memulai hidup baru di tempat di mana ia tidak punya kesempatan bersinggungan dengan Hyun Soo.

Hyun Soo bertanya kenapa Ji Won berlari, saat Hyun Soo mengambil langkah pertama? Tak bisakah Ji Won mengubah pikirannya?

Kali ini, posisi mereka terbalik. Hyun Soo lah yang mengucapkan semua perkataan Ji Won pada Hyun Soo saat mereka pacaran. Membuat Ji Won terperangah. Hyun Soo juga mengatakan tangannya terluka karena tidak terbiasa tidak menggunakan cincin mereka. Ji Won mengeluarkan cincin yang dipakainya sebagai liontin.

Ji Won memasangkan cincin itu pada jari Hyun Soo. Hyun Soo selalu nervous setiap berada dekat Ji Won, ia takut membuat kesalahan. Ji Won pun demikian. Mereka saling mendekat.. dan lebih dekat lagi…

Pelukan hangat dan erat dari Eun Ha mengingatkan Hyun Soo saat ia pertama memeluk bayi Eun Ha. Eun Ha tidak keberatan ayahnya lupa membawa hadiah, ayahnya adalah hadiah terbaik untukknya. Hyun Soo terbata-bata menjawab ia pun merasakan hal yang sama.

Kali ini, Hyun Soo tidak akan pernah melepaskan keluarganya lagi dan akan menggengam erat sebuah awal baru yang lain…

TAMAT

Komentar aku: 5/5! Wah!

1. Cerita, sutradara, pemain, pendukung, cinematography semua bagus, lebih dari sekedar baik.

2. Pace/jalan cerita, meski sempat sedikit tersendat saat Ji Won – Hyun Soo bolak-balik percaya/tidak percaya, berkelit/menyembunyikan fakta, tapi mulai berjalan dan berlari saat mencapai klimaks.

3. Cerita yang mengupas lapisan dan twist satu persatu, itu yang membuat kuku digigit-gigit (warisan Hee Sung)

4. Humor, meski terkadang humornya gelap, tapi cukup membuat ketawa kanan-kiri.

Untuk perkembangan watak, Hyun Soo, Ji Won, Hee Sung sudah menjalaninya dengan mengagumkan. Ada beberapa lainnya, yang juga aku kasih nilai lebih:

Moo Jin – awal, aku tidak suka wataknya. Tapi, ternyata ia hanya anak laki belasan tahun yang kikuk dan patah hati ditolak idaman hatinya.

Det. Choi – aw, pak detektif yang naluri dan sikapnya sering buat ingin tarik-tarik rambut. Tapi, setelahnya, ia menunjukkan ‘compasssion’, tekad dan pengertian. Kudo pak Choi!

Mi Sook – siapa sangka wanita yang sepertinya hanya tahu rasa takut memegang kunci dan bertahan bertemu 2 orang sadis?

Hae Soo – ini yang paling aku salah sangka. Hanya karena si artist menunjukkan watak yang diinginkan penulis dengan sangat baik. Aku salah, dan aku angkat topi untuk Jang Hee Jin.

Terima kasih team ‘Flower of Evil’ You all did entertain me, for that I give you 5 of 5 stars. You all deserve it! Nilai lebih: mereka sempat delay seminggu, memastikan tidak ada yang terkena SARS-CoV2. Salute, jadi kita juga dong, pakai masker. Juga, terima kasih untuk teman-teman yang telah membaca.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: