Flower of Evil Ep. 14.02

Episode 14.02: Tamu Tak Diundang

Man Woo mengaku kalau ia baru tahu setelah polisi datang menyelidiki kasus pembunuhan bu Park. Ia mengkhawatirkan kondisi Ji Won.

Ji Won membuka borgol dan berdiskusi dengan Hyun Soo apa yang sebenarnya terjadi saat ia pergi ke lingkungan bu Park.

Hyun Soo menelpon Sang Cheol. Sang Cheol berkata bukan dia yang menjebak Hyun Soo. Hyun Soo berkata kalau Sang Cheol akan dibunuh si kaki tangan kalau ia menyerahkan Mi Sook. Jadi, bagaimana kalau Sang Cheol mengantongi uang, Mi Sook tetap hidup, Hyun Soo menghadapi si kaki tangan?

Mi Sook minta Sang Cheol membunuhnya saja, daripada menyerahkan pada si blonde. Mi Sook bercerita kalau waktu itu, si blonde mengambil batu dan memukul kepala Min Seok dari belakang. Saat itulah ia berhasil melarikan diri. Jadi, Min Seok tidak bunuh diri?

Ji Won menyarankan ia tetap berpura-pura jadi tawanan, untuk membuat Sang Cheol percaya. Tapi, Hyun Soo memborgol dan memberikan Ji Won jam tangannya. Ji Won memohon agar Hyun Soo tidak pergi. Hyun Soo menciumnya dan berjanji akan kembali.

Hae Soo pergi, meski dilarang Moo Jin. Hae Soo bertanya, kenapa Moo Jin selalu berubah menjadi pengecut saat ia paling dibutuhkan? Sayang, saat Moo Jin hendak pergi, polisi menemuinya dan menggiring ke kantor polisi.

Ji Won memutar rekaman pembicaraan Sang Cheol – Hyun Su, di hadapan Kepala Polisi Kang, Kapten Yoon dan ketua Lee. Kepala polisi Kang mengingatkan kalau Ji Won juga masih tersangka. Tapi, Kapten Yoon dan ketua Lee membelanya.

Hee Sung menyakinkan ayahnya kalau ia memberikan uang, agar Sang Cheol bisa melarikan diri ke luar negeri. Kepala polisi Kang menelpon Man Woo kalau Ji Won sudah ditemukan, tapi mereka kehilangan Hyun Soo.  Hee Sung tahu ia harus mengubah strategi.

Det. Choi & Det. Im berhasil menangkap orang yang mencoba masuk kamar Hae Soo. Tapi, ia adalah wartawan yang selalu membuntuti Hae Soo.

Hae Soo bertemu keponakannya, Eun Ha, untuk pertama kali. Karena ibu Ji Won masuk RS. Ji Won menitipkan Eun Ha pada Hae Soo. Ji Won minta Hae Soo tidak khawatir. Juga, Eun Ha, ayah akan segera pulang…

Hae Soo minta maaf pada Moo Jin telah kasar. Setelah ia mengambil beberapa barang Eun Ha, mereka akan ke rumahnya. Juga, ia heran, kenapa kalung yang waktu itu rusak, bisa bagus lagi sekarang. Moo Jin langsung menggendong kopor Hae Soo dan berlari pulang.

Seseorang mengintai dan merusak kunci rumah Ji Won. Hae Soo – Eun Ha masuk untuk mengambil baju. Hae Soo keluar saat ia mendengar suara. Di ruang tamu, Hee Sung duduk menunggunya. Hae Soo mengalungkan tag name Ji Won di lehernya. Hae Soo tahu dia adalah si kaki tangan.

Hee Sung berkata, Ji Won adalah faktor yang tidak bisa diperhitungkan dan membuatnya stress, karenanya musti dihilangkan. Ia bertanya, kenapa Ji Won menganggap Hyun Soo tak bersalah? Ia ingin tahu apa kesalahan dalam rencananya. Hae Soo berkata karena Hyun Soo tidak pernah bisa membenci orang lain.

Hee Sung menusuk Hae Soo dan mengambil name tag Ji Won. Hal yang terakhir Ji Won ingat adalah bermain bersama Hyun Soo dan Moo Jin.

Bersambung

Komentar aku: korup, korup, korup… ugh.. gemes sama kepala polisi Kang! Hee Sung, sekali gila, tetap gila… Oh, gosh! Aku suka sekali episode ini. Gigit-gigit kuku… Eits, kenapa ketularan kebiasaan Hee Sung, ya?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: