Record of Youth Ep. 01.2

Saat sampai di rumah, Ae Suk menerima surat panggilan wamil untuk Hye Jun. Ia tahu, akan terjadi perdebatan keras saat makan malam nanti.

So Min, direktur salon Victory, mengundang Jeong Ha untuk datang ke Homme Fashion Show membantu Jin Ju. Tanpa ragu, Jeong Ha menerima. Su Bin menggoda Jeong Ha, ia bisa bertemu Hye Jun besok.

Kali ini Hye Jun bekerja di kedai terbuka. Jin Wu, temannya, datang dan memesan makanan. Pemilik kedai menawarkan pekerjaan tetap, bahkan kalau kerjanya bagus, ia ingin mewariskan kedai ini pada Hye Jun setelah selesai wamil. Hye Jun menolak. Pemilik minta Hye Jun mempertimbangkan tawarannya.

Hye Jun dan Jin Wu berlari, bertemu Hae Hyo. Jin Wu terengah-engah mencoba mengikuti mereka.

Keluarga Hye Jun dan Jin Wu mengadakan makan malam bersama. Jin Ri, adik Jin Wu, menegur kakek Min Ki karena menganggap Yeong Nam tidak sukses. Yeong Nam menerima semua itu dengan besar hati, kakek Min Ki hanya bisa terdiam. Mereka berharap Hye Jun dan Jin Wu bisa bergabung.

Jin Wu pergi bersama Hae Na, adik Hae Hyo, mereka ternyata berpacaran. Hye Jun berkata kalau kenyataan meninjunya dengan keras hari ini. Hae Hyu minta kalau Hye Jun sudah siap bercerita, ceritakan apa yang membebani pikirannya pada Hae Hyo.

Jeong Ha membuat tutorial cara tetap cantik setelah selesai bekerja.Jeong Ha dan Su Bin makan perut babi panggang malam ini. Su Bin kagum pada Jeong Ha yang mengambil KPR 30 tahun untuk membeli rumah. Itu karena bagi Jeong Ha, rumah melambangkan stabilitas, seperti nama youtube channelnya, ‘Aku Suka Stabilitas’. Bahkan, Hye Jun tidak akan bisa merubah prinsip Jeong Ha untuk hal ini.

Yeong Nam menegur Hye Jun yang baru pulang dan kelihatan gembira. Tapi Hye Jun mengelak pertanyaan ayahnya. Ae Sok memberi surat wamil. Jae Won kakak tertua menimpali, sebaiknya Hye Jun ikut wamil saja. Hye Jun marah, menganggap seluruh anggota keluarga menghakiminya.

Hye Jun masuk ke kamar yang ditempati bersama kakek Min Ki. Yeong Nam masuk dan menyuruh Hye Jun ikut wamil. Hye Jun bertanya, apa ayahnya juga menganggapnya sebagai beban? Yeong Nam menjawab sudah waktunya Hye Jun bangun dari mimpi dan memiliki pekerjaan tetap.

Ae Suk menggelandang suaminya keluar, juga Jae Won. Yeong Nam dan Jae Won tidak ingin Hye Jun berakhir seperti kakek Min Ki. Jae Won menganggap Ae Suk dan kakek Min Ki terlalu membela Hye Jun. Ae Suk hanya ingin Hye Jun diberi kesempatan lagi.

Jeong Ha tidak tidur, ia sibuk mengedit videonya, atau tepatnya, melihat Hye Jun berjalan di catwalk.

Charlie Jung, sang desainer, memperhatikan semua modelnya yang sedang berlatih jalan, ia memuji Hye Jun. Jeong Ha sibuk di ruang make up. Ia menatap Hye Jun dengan mata berbinar. Tak disangka, Hye Jun duduk di kursinya. Dengan sedikit nervous, Jeong Ha mulai mendadani Hye Jun.

Ju Jin kembali menegur Jeong Ha karena dianggap merebut Hae Hyo, padahal Hae Hyo yang minta diselesaikan make upnya, karena ibunya datang. Jeong Ha hanya bisa minta maaf dan menangis di luar, betapa hebat hidupnya saat ini.

Ia berkata, hidup lurus-lurus saja ternyata tidak membuat dirinya bahagia. Orang yang kasar tidak peduli pada orang lain. Tapi, Jeong Ha senang menjadi fans Hye Jun. Hye Jun mendatanginya dan bertanya apakah Jeong Ha menyukainya?

Bersambung

Komentar aku: ahahaha… menjadi muda! Meski dunia serasa menyebalkan, mereka bisa kembali berdiri lagi dan berusaha lagi. Oh, being young! Sementara, yang tua khawatir yang muda akan mengulangi kesalahan yang pernah mereka (yang tua) lakukan. Oh, being old! Kekekeke…. Itulah hidup. Aku suka drama ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: