Flower of Evil Ep. 11.01

Prologue: Hee Sung – Ji Won melihat bayi Eun Ha. Hee Sung khawatir Eun Ha tidak menyukai dirinya. Lalu bertanya kenapa Eun Ha menangis? Ji Won menerangkan, mungkin semua rasa, senang + khawatir + takut, hanya, Eun Ha belum bisa menyatakannya dengan kata-kata.

Det. Choi mengajak Ji Won bicara di luar. Ji Won tahu sejak kasus pak Park. Meski Det. Choi akan menganggap Ji Won sebagai salah satu korban Hyun Soo, dan ia punya cukup bukti untuk menangkap Hyun Soo, tanpa melibatkan Ji Won, Ji Won menolak. Ia berlutut memohon agar diberi kesempatan membuktikan kalau Hyun Soo tidak bersalah.

Seorang anak pembunuh berseri, menderita psikopatik, yang beristrikan polisi. Seluruh dunia akan menghujamnya. Dunia tidak peduli pada kebenaran, hanya sebuah cerita yang membosankan…

Det. Choi menyuruh Ji Won mengundurkan diri dari team. Mereka akan menggerebek transaksi penjualan manusia malam ini, dan besok mereka akan menangkap Hyun Soo.

Hyun Soo menyiapkan pelacak di tas uang yang ia bawa. Apabila terjadi hal diluar rencana, Moo Jin yang bertanggung jawab memberi tahu lokasi kedua ke polisi. Saat sedang mendengarkan pembicaraan Sang Cheol – Hyun Soo, Hae Soo menelpon.

Ketua team Lee memberikan briefing. Det. Choi masuk dan mengabarkan Ji Won tidak bisa ikut karena menemani Eun Ha di RS. Tapi, tak lama Ji Won masuk dan mengatakan semua baik-baik saja. Dan Ji Won pasti ikut, karena itu tugasnya sebagai seorang polisi.

Sang Cheol memberikan alamat dan menyuruh Hyun Soo menghafalkan. Moo Jin, berpura-pura sebagai Hyun Soo, memberi tahu Ji Won alamat tersebut.

Sang Cheol nyaris memberikan amplop dengan foto, nama dan alamat, saat Man Woo menelpon. Ia memberi tahu semua tentang Hyun Soo dan menawarkan bayaran dua kali lipat untuk menghabisi Hyun Soo. Sang Cheol mengeluarkan pisau dan mengancam Hyun Soo.

Hee Sung (asli) menunggu di depan kamar Man Woo. Man Woo berkata ia telah membereskan segalanya. Hee Sung akan segera mendapatkan identitasnya kembali. Tiba-tiba bel rumah berbunyi, Hae Soo ingin bertemu mereka, ada hal penting yang ingin ia bicarakan.

Polisi melakukan penggerebekan di alamat yang diberikan. Saat salah satu dari mereka hendak menikam det. Choi, Ji Won menghalanginya. Beruntung ia memakai pelindung. Saat Det. Choi mengajaknya kembali, Ji Won berkata kalau ada hal yang ia harus lakukan.

Di markas Sang Cheol, Hyun Soo sedang dipukuli habis-habisan. Moo Jin berusaha menyelamatkan Hyun Soo dengan membunyikan alarm kebakaran. Sayang, bubuk di fire extinguiser habis, dan Moo Jin harus melarikan diri dikejar salah seorang gangster.

Hae Soo duduk di ruang tamu keluarga Baek. Hee Sung mengintip dari belakang. Hae Soo memberikan print out gelang dan ia minta nama-nama dan alamat mereka yang memiliki gelang ini. Hae Soo menjelaskan kalau ia mencurigai salah satu dari pemilik gelang itu sebagai kaki tangan ayahnya.

Moo Jin sempat-sempatnya membuat live, memberi tahu ia sedang dalam kejaran gangster. Kalau terjadi sesuatu padanya, tolong penonton memberi tahu polisi.

Bersambung

Komentar aku; bwahahaha… tidak tahu harus ketawa atau menangis. Yang pasti penulis menggunakan semua trik yang ada di novel thriller untuk episode ini. 1. Wanita muda cantik tapi tidak pernah baca novel detektif. Hahahaha… Hae Soo mendatangi langsung keluarga Baek. 2. All for followers and likes. Itu sempat-sempatnya Moo Jin live video. OMG… Yah, setidaknya polisi tidak susah cari bukti ya?

Dugaanku tepat, Hee Sung oh Hee Sung… Ini jadi seperti lingkaran setan, ya? Tapi, yang menyentuh adalah kata-kata Ji Won, ‘Dunia tidak butuh kebenaran yang membosankan’. Ouch… sakit bow.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: