Missing: The Other Side Ep. 01.1

Prologue: Dalam lima tahun ini tingkat kasus orang hilang semakin tinggi, jumlah akumulatif telah mencapai 7.000 orang. Seorang gadis murid SMA, berjalan seorang diri ketika bayangan hitam mendekatinya.

Seorang pria, mengenakan jas hujan, membawa ransel dengan kapak mencuat dari dalamnya. Ia menemukan jejak Mi Ok yang telah lama menghilang. Ia membobol lemari es dan membakar selembar kertas. Petugas sekuriti mengikuti bara abu kertas dan mulai berteriak…

Kim Wook, menyamar sebagai Kim Seok Hoon, seorang pialang saham, mulai beraksi memperdaya Bong Pal. Ia berhasil mendapat $100,000. Jumlah yang sama dari uang yang Bol Pal tipu dari ibu penjual di pasar Sangwon.

Ketiga ‘Robin Hood’ masa kini, Kim Wook – artis penipu, Nam Gook – pemilik rumah gadai, Jong Ah – pegawai negeri, merencanakan aksi itu.

Polisi mengeluarkan jasad Mi Ok. Joon Ho menegur Il Do yang dianggap melanggar yuridiksi. Ia tidak peduli Il Do telah berusaha mencari Mi Ok selama setahun ini. Yang ia pentingkan adalah menangkap si pelaku. Yang mati akan tetap mati.

Joon Ho datang ke butik pengantin, tapi tunangannya, Yeo Na, telah membatalkan pembelian tuksedo. Joon Ho mencoba menghubungi Yeo Na.

Di ujung gang, Kim Wook berusaha menggagalkan penculikan seorang wanita muda. Tak disangka kawanan Bong Pal juga mengejarnya. Ahasil, kedua geng berkelahi menyangka Kim Wook anak buah dari lawan mereka. Saat berusaha melarikan diri, ia tertabrak oleh mobil yang dikemudikan Joon Ho. Adalah keajaiban Kim Wook bisa selamat dan langsung boleh keluar dari RS.

Sepasang suami istri menerobos kantor Il Do, berkata kalau putra mereka, Ha Neul, menghilang.  Il Do menenangkan pasangan ini dan bertanya, apa mereka punya foto Ha Neul?

Pan Seok membawa Ha Neul ke kastil milik Thomas. Mereka bertukar pandang. Di kota, satuan tugas orang hilang mulai menyisir kota untuk mencari Ha Neul.

Joon Ho datang ke TKP, membayangkan apa yang penculik/pembunuh lakukan pada Mi Ok. Selembar copy tanda terima ekspedisi yang tejatuh di lantai menarik perhatiannya.

Gerombolan penculik wanita muda berhasil membekuk Kim Wook saat ia sedang menelpon Jong Ah. Mereka membawanya jauh ke pinggiran hutan dan  berniat menguburnya hidup-hidup. Kim Wook berhasil berlari tetapi jatuh ke dalam jurang yang dalam. Pan Seok menemukannya tergantung di pohon dan membawanya pulang.

Aurora menyelimuti desa Duon, lilin mulai menyala satu persatu menyambut kedatangan Yeo Na.

Kim Wook terbangun dan berteriak. Pan Seok masuk, memberinya baju dan sarapan. Di kota,  Jong Ah dan Nam Gook berusaha menemukan Kim Wook, tetapi mereka hanya menemukan gelangnya.

Kim Wook mencari dompet di bawah pohon tempat ia terjatuh. Tapi, gerombolan penculik masih berusaha menemukan jasadnya. Ia sedang bersembunyi saat seseorang memanggilnya kakak. Gerombolan bergerak…

Bersambung

Komentar aku: Huah… penculikan itu kejam, apalagi akhirnya nyaris tidak pernah ‘happy ending’. Saat menonton setengah episode satu ini, aku masih sangat meraba-raba, baik jalan cerita mau pun karakter yang ada. Sering tebak-tebak manggis, berharap dapat yang manis.

Aku menyangka Pan Seok adalah si pembunuh, apalagi dia membawa kapak di ransel + membawa Ha Neul si anak hilang. Makanya, ‘Don’t judge a book by its cover’ kekeke…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: