Flower of Evil Ep. 08.01

Prologue: Musim Gugur 2005

Man Woo berbincang dengan Hyun Soo, yang disekap di kediaman keluarga Baek. Ia menerangkan kalau Hee Sung koma karena kecelakaan, dan ia berniat mempertahankan jabatan baru sebagai pimpinan unit bedah RS universitas. Untuk itu, ia menawarkan Hyun Soo mengambil identitas Hee Sung, putranya.

Kalau Hyun Soo menolak, ia akan dipenjara dan keluarga Baek akan hancur. Hubungan keluarga dengan ayah Man Woo bisa diputuskan di kemudian hari. Tantangan terbesar adalah wajib militer. Hyun Soo berhasil melewati semua itu dan mendaftarkan ID baru sebagai Hee Sung.

Hee Sung minta Moo Jin mencari Hae Soo. Hae Soo pernah bertemu dengan si kaki tangan. Keuntungannya, Hyun Soo bebas dari tuduhan sebagai kaki tangan dan Moo Jin mendapat berita ekslusif.

Melihat hasil lacak di jam Hee Sung, Ji Won heran, kenapa di tengah malam Hee Sung bertemu Moo Jin. Apa yang mereka rencanakan? Malam itu Hee Sung mengatakan kebohongan pertama dengan mengaku kalau ia pergi ke mobil menyiapkan bahan kerajinan.

Ji Won & team mengintai kawanan pencuri. Tak disangka salah satu pencuri adalah In Seo. Muka In Seo penuh lebam. Ji Won melepaskan In Seo. Ae Young bercerita In Seo lari dari rumah sejak ayahnya dipenjara. Ji Won menyarankan mencari In Seo di café internet sekitaran Banjung-dong. Tak lama kepala team Lee datang dan mengumumkan mulai minggu depan, team akan ditugaskan menyelesaikan kasus pembunuh serial kota Yeonju.

Moo Jin menelpon Hee Sung, ia sudah menemukan Hae Soo. Hee Sung minta Moo Jin menemui pak Park di penjara. Di laporan polisi, Mi Sook pergi meninggalkan rumah, lalu kenapa pak Park melaporkan Mi Sook sebagai orang hilang?

Moo Jin bertanya kenapa Hae Soo meninggalkannya setelah mengaku membunuh kepala desa? Hae Soo minta maaf, sekarang ia telah siap menanggung kesalahannya. Moo Jin memberi tahu, ia telah menemukan Hyun Soo.

Ji Won tidak setuju mereka mengambil kasus itu. Mereka seperti mengejar hantu, semua bukti tidak lagi lengkap dan kalau gagal raport mereka jadi jelek. Kasus pak Park menunjukkan kalau mereka nyaris membiarkan pelaku asli lepas karena terlalu bias. Team heran, Ji Won biasanya semangat mengerjakan kasus yang sulit.

Hee Sung menelpon, ia pergi bertemu dengan pemilik Art & Life, membicarakan kerjasama pameran. Ji Won tahu, itu satu lagi kebohongan. Hee Sung pergi ke Marronier Hope Plaza yang terbengkalai untuk bertemu Hae Soo. Sebelum Hyun Soo selesai berbicara, Hae Soo memeluknya sambil menangis.

20 tahun yang lalu, Hyun Soo menemukan Hae Soo berdiri di samping jasad kepala desa. Hae Soo meminta kepala desa untuk menghentikan upacara eksorsis pada Hyun Soo. Tapi, kepala desa malah menyerangnya. Hyun Soo mengambil gunting, melap darah ke baju dan pipinya, dan menyuruh Hae Soo pergi.

Hae Soo sangat menyesal meninggalkan Hyun Soo seorang diri. Hyun Soo mengingatkan kalau itu murni keinginan dan keputusan Hyun Soo.

Mi Ja memasakkan panekuk untuk Eun Ha. Meski seperti tidak ramah, Mi Ja menikmati saat memasak dan menyuapi Eun Ha. Sampai-sampai, ia tidak menyapa Man Woo yang baru pulang.

Man Woo mengajak Mi Ja bicara dan memarahinya. Bagaimana bisa Mi Ja tertawa sementara Hee Sung terbaring tak berdaya? Eun Ha yang ditinggal sendiri minta ditemani ke kamar mandi. Ia mengikuti pembantu yang bisu tuli masuk ke ruang ganti. Saat Eun Ha masuk, pembantu itu sudah menghilang.  

Bersambung

Komentar aku: 2020 sekarang aku tidak heran kalau Hyun Soo berhasil mendapatkan identitas baru. Kasus Djoko Tjandra jadi bukti. Ia bisa melenggang ke Indonesia, punya KTP + passport baru. Drama jadi realita. Apa nanti akhirnya sama, ya? Wkwkwkwkw…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: