Chip In Ep. 08.01

Episode 08.01: Karya Seni yang Hilang

Di buku catatan Jeong Wook, tertulis In Ho berselingkuh dan mempunyai anak di luar nikah. Tapi In Ho sendiri tidak tahu kalau Seol Young pernah hamil dan keguguran. Akan kah Seol Young bisa memaafkan In Ho?

Dokter memvonis Seol Young tidak akan bisa punya anak lagi setelah mengalami keguguran. Pukulan kembali menghantam Seol Young setelah tak lama kemudian In Ho mengajukan cerai.

Bit Na masuk kamar In Ho, mengambil lukisan dirinya bersama Ji Hye. Ia memukulkan lukisan ke dinding, membuat bingkai retak, dan memunculkan lukisan kedua. Lukisan yang menunjukkan In Ho, Seol Young dan seorang bayi. Seol Young melihat itu dan menangis tersedu-sedu. Tangannya meraba gambar bayi dalam lukisan itu. In Ho tahu.

Bit Na bertanya kenapa Ji Hye memilih pria seperti In Ho yang hipokrit dan tidak manusiawi menjadi kekasihnya? Bit Na tidak lagi mengakui In Ho sebagai ayahnya. Bit Na pergi meninggalkan Ji Hye. Ia perlu udara segar. Ji Hye melongo.

Seol Young memandangi lukisan itu. Ia ingat saat ingin mengakhiri hubungan mereka. In Ho menolak, berasalan dirinya sedang sekarat dan ingin berada di samping Seol Young sampai akhir hayatnya. In Ho berkata kalau saja ia punya anak mungkin cerita mereka akan berbeda.

Bit Na memberikan buku catatan dan flash disk ke Seol Young. Ia menyerahkan keputusan pada Seol Young. Seol Young menjadi frustasi. Ia berharap Bit Na bisa lebih terang-terangan seperti ibunya, tidak menggantungkan keputusan seperti ini. Apa Bit Na menggunakan cara ini agar bisa mengontrol Seol Young, seperti yang dilakukan In Ho? Bit Na hanya diam dan keluar.

Polisi datang memberi khabar kalau Jeong Wook sudah meninggal. Bu Park bertanya apa Jeong Wook meninggalkan surat selamat tinggal? Det. Hong berteriak berapa banyak lagi yang mereka tidak infokan ke polisi?

Seol Young membaca buku catatan Jeong Wook. Semua membawa ingatan saat ia mulai merencanakan pembunuhan In Ho, merekrut Jeong Wook untuk bekerja sama, sampai saat kematian In Ho. Seol Young melihat cermin dan berkata kalau dia adalah monster, benar-benar seorang monster.

Kegemparan mulai di pagi hari saat mereka menemukan semua lukisan hilang plus pengacara Jin datang memberi tahu kalau surat wasiat dicuri. Go Seon mengatakan kalau semua dilakukan oleh Go Cheol, karena Go Cheol meninggalkan pesan, ‘Jangan Cari Saya’.

Bit Na naik ke atap dan meminta maaf pada Go Seon. Go Seon memang kecewa, karena Bit Na satu-satunya yang ia percaya. Bit Na melakukan itu karena ia ingin melupakan segalanya. Begitu juga Go Seon, ia ingin melupakan kalau punya ayah seorang penipu.

Polisi menemukan jasad In Gook di tempat yang disebutkan Jeong Wook pada Hae Joon. Hae Joon menangis tersedu-sedu, hatinya patah.

Di internet, Go Seon menemukan undangan pameran mengenang pelukis Yoo In Ho. Mereka semua percaya kalau ini ulah Go Cheol.

Hae Joon mendatangi Bit Na. Mereka berdua tidak pernah menginginkan harta In Ho yang menyebabkan banyak petaka. Bagaimana kalau semua itu menghilang? Hae Joon punya ide.

Seol Young pamit ke Bit Na sebelum menyerahkan diri ke polisi. Ia menyadari ia telah melewati batas kemanusiaan. Ia tidak ingin hidup bersembunyi dalam kegelapan. Bit Na minta tolong untuk terakhir kali, sebelum Seol Young pergi.

Selanjutnya, Bit Na minta tolong ke bu Park. Sementara, Hae Joon mengajak Go Seon. Bu Park sedih karena ia akan kehilangan harta, tapi ia setuju. Go Seon sedih karena harus meninggalkan rumah, tapi ayahnya musti dapat pelajaran yang tidak akan dia lupakan! Kecuali Ji Hye, yang perlu sedikit lebih bujukan.

Meeting rencana menggagalkan pameran dan penjualan lukisan In Ho dimulai dipimpin Hae Joon. Ji Hye datang dan berkata kalau ia menentang keras semua ini, ia hanya hadir karena tidak mau ditinggal. He!

Bersambung

Komentar aku: Oh, In Ho… Batas kemanusiaannya entah sudah kabur atau memang tidak punya (icon sedih). Untuk generasi muda: Bit Na, Hae Joon dan Go Seon, go, go, go! Kalian tahu yang terbaik dan masih mempunyai idealisme tinggi! Yas.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: