Flower of Evil Ep. 03.01

Prologue: Musim Panas 2007. Ji Won datang ke workshop Hee Sung membawakan bir. Ia banyak bertanya tentang Hee Sung: tanggal lahir, zodiak, latar belakang, bahkan nomor telp. Apa ada orang menyuruh Ji Won menyelidiki Hee Sung? Ji Won berterus terang itu semua karena ia menyukai Hee Sung. Saat itu, seolah ada bayangan hitam berjalan melewati Hee Sung membuatnya terpaku, kehilangan konsentrasi. Ji Won menyadarkan Hee Sung, hanya untuk disuruh pergi oleh Hee Sung.

Ji Won lega saat sosok berjaket kuyup adalah Hee Sung. Hee Sung mengaku bekerja di workshop lalu keluar untuk beli bir. Brand yang dibeli mengingatkan Ji Won akan hari itu. Mereka duduk menikmati bir, tertawa mengenang masa lalu.

Hee Sung memang ke workshop, tapi tidak untuk bekerja. Ia pergi membeli gimbap di sekitar tempat tinggal Moo Jin. Anggap saja gimbap ini adalah makanan terakhir yang akan koroner temukan saat autopsi dilakukan. Moo Jin berteriak, menangis, mengancam, akhirnya memohon agar tidak dibunuh. Hee Sung lalu menunjukkan artikel yang Moo Jin tulis tahun 2011. Moo Jin menyimpan video di mana ia tidak sengaja menjadi kaki tangan pembunuhan. Moo Jin bersumpah akan menutup mulut, selama ia bisa hidup. Hee Sung berkata kalau ia tidak pernah mempercayai siapa pun, yang ia mau bukan ganti rugi tapi pembalasan dendam.

Polisi menyelidiki pembunuhan pak Nam. Kondisi korban mirip dengan pembunuhan Yeonju, kali ini, sampai ke detail yang tidak disiarkan ke media. Mereka melihat rekaman CCTV yang menunjukkan pelaku mengenakan jaket hujan, menutupi mukanya. Kepala polisi Oh ingin agar kasus ini dilimpahkan ke Metro, Kapten Yoon mendukung kepala team Lee yang percaya ia bisa menangani kasus ini. Semua berharap ini bukan kasus pembunuhan berseri.

Pak Nam yatim piatu, istrinya sedang hamil 6 bulan, orang terakhir yang berbicara dengannya adalah reporter Moo Jin. Ji Won dan det. Im ditugaskan mencari Moo Jin, yang tidak bisa dihubungi setelah menelp. pak Nam kemarin pukul 5 sore.

Hee Sung pergi ke apartemen Moo Jin, mengikuti arahan Moo Jin untuk mengakses file di laptopnya. Hee Sung meng-copy file-file tersebut, tentang Kontes Sketsa Alam SMA Sejin, 2002

Kang Pil Young, pemimpin majalah Han Joo Gan memberi tahu reporter tidak harus datang ke kantor dan Moo Jin memang punya kebiasaan mematikan HP. Itu sebabnya ia tidak melaporkan Moo Jin sebagai orang hilang.

Moo Jin berusaha mencuri waktu agar dapat melarikan diri. Ia sengaja memberikan info yang salah pada Hee Sung. Video itu berisi rekaman Hae Soo membuat patung dada Moo Jin. Hee Sung langsung menutup laptop Moo Jin. Di luar, Ji Won menggedor pintu apartemen Moo Jin bersama det. Im dan dua petugas. Mereka akhirnya membuka paksa pintu.

Apartemen Moo Jin kosong dan HP Moo Jin tetap tak bisa dihubungi. Tapi Ji Won memperhatikan ada kaos ber-merk terjatuh di lantai dan laptop terasa hangat. Mereka kembali meneliti setiap sudut apartemen. Di dekat balkon yang bersih dan kosong, sebuah pot terjatuh. Ji Won berjalan mendekati jendela samping balkon, tempat Hee Sung bergelantung bertahan agar tidak jatuh.

Hee Sung menelpon Ji Won memberi tahu kalau Moo Jin datang ke workshop. Ji Won minta agar Hee Sung menyuruh Moo Jin segera ke kantor polisi. Hee Sung baru bernafas lega setelah Det. Im mengajak Ji Won pergi.   

Det. Choi melihat rekaman CCTV di mana si pembunuh menaiki taksi, bingo!

Moo Jin berhasil melepaskan ikatan dan menyerang Hee Sung begitu memasuki basement. Mereka berkelahi, tapi lagi-lagi Moo Jin kalah, ditelikung Hee Sung. Tetangga menanyakan Ji Won apakah Hee Sung baik-baik saja, karena beberapa hari ini, workshop tutup. Tutup?

Ji Won hendak membuka pintu saat Hee Sung keluar, tak lama Moo Jin menyusul. Keduanya babak belur.

Bersambung

Komentar aku: Oi! Itu ‘Mission Impossible’ versi serial killer. Kudos untuk penulis! Kuku aku habis digerigiti menonton episode ini. Apa yang membuat Hee Sung tidak membunuh Moo Jin? Seorang reporter tidak akan melepaskan kesempatan melaporkan pembunuh berseri dan memegang hak (secara tidak langsung) exclusive atas berita itu! Ho!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: